Ketum PBNU: Semoga NU Online Makin Maju, Bermanfaat, dan Berkah bagi Pembacanya
Loading...

ARRAHMAH.CO.ID

Jakarta,

Di usianya yang sudah mencapai 17 tahun, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyebut sebagai referensi atau sumber pengetahuan bagi siapa pun yang hendak mendapatkannya.

“Semoga semakin maju, semakin bermanfaat, dan semakin membawa berkah bagi para pembacanya sebagai maraji’ atau sumber literasi bagi para teman-teman yang ingin menuntut ilmu pengetahuan menambah pengalaman dan mengisi kekosongan,” katanya pada Sabtu (11/7).

Loading...

Capaian saat ini, katanya, berkat kerja keras dari teman-teman kru dan kontributor yang tidak mengenal lelah 24 jam mengelolanya dengan tulus, ikhlas, profesional, dan proporsional demi meningkatkan kualitas konten.

“Insya Allah ke depan akan ada pula aplikasi yang lebih sempurna dan akan memberikan kecerahan pencerahan dan kecerdasan kepada bangsa terutama dalam bidang pemahaman agama Islam yang yang benar,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan itu.

Mudah-mudahan, harapnya, diberi kekuatan lahir batin sehingga semakin maju semakin bermanfaat makin membawa berkah bagi para pembacanya.

Senada dengan Kiai Said, Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini juga menyampaikan bahwa merupakan rujukan utama dalam tulisan ilmiah, informasi, dan pengetahuan secara daring. Karenanya, ia berharap hadir sebagai mencerahkan kehidupan keberagamaan di Indonesia.

“Terutama di dalam pengembangan khazanah pemikiran Islam nusantara sebagai beranda Islam Indonesia online media terdepan dan tentu ini menjadi salah satu kebanggaan khususnya bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama juga menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PBNU H Robikin Emhas mengatakan bahwa sudah dibaca oleh jutaan kalangan. Bahkan, berdasarkan pemeringkat pembaca yang dilakukan oleh Alexa, menjadi media Islam terpopuler. Hal ini, menurutnya, prestasi luar biasa.

Dengan begitu juga, Robikin meyakini bahwa Islam moderat sudah cukup mewarnai dunia maya hari ini. “Itu artinya Islam moderat Islam toleran yang damai yang harmoni dalam berelasi dengan negara dan budaya semakin diterima karena memang itulah Islam sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah Muhammad saw,” katanya.

Oleh karena itu, Robikin berharap prestasi ini tidak memudarkan teman-teman dan tidak melenakan. Bahkan lebih dari itu, hal tersebut bisa memicu semangat teman-teman kru agar memperluas daya jangkau dakwahnya. Sebab, bagian dari literasi digital di era teknologi informasi.

Sementara itu, Ketua PBNU H Juri Ardiantoro berharap semakin bermanfaat sebagai sebuah media informasi dan dakwah Islam.

“Semoga di usia yang menginjak dewasa ini semakin memberikan kemanfaatannya baik sebagai media informasi maupun sebagai media dakwah Islam ahlussunnah wal jamaah,” pungkasnya.

Pewarta: Syakir NF

Editor: Fathoni Ahmad

Artikel Ini Telah Dimuat: NU Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.