Loading...

Di era 1960-an, istilah penentangan terhadap Neo-Kolonialisme (Nekolim) cukup mencuat, terutama setelah Presiden Soekarno mencetuskan politik konfrontasi atas pendirian Federasi Malaysia, yang dinilai sebagai proyek imperialisme Inggris. Semangat tersebut juga muncul dalam Muktamar ke-23 di Kota Sala. Slogan-slogan bernada anti-imperialisme dan anti-neokolonialisme seperti “Menentang Pemerasan, Pengisapan, Riba, dan Kapitalisme Matjam Apapun Djuga”, “Menentang Pengaruh Kebudajaan […]

The post Muktamar NU 1962: NU, Soekarno, dan Semangat Anti-Nekolim appeared first on PesanKiai.com.

Artikel Ini Telah Dimuat Di PesanKiai.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.