Beranda Berita NU Urus Radikalisme Sejak Sebelum Kemerdekaan

NU Urus Radikalisme Sejak Sebelum Kemerdekaan

12
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

, Gerakan atau paham radikalisme
di Indonesia telah ada sejak dulu, bahkan sebelum kemerdekaan Republik
Indonesia. Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di dunia sejak
awal telah mengurus dan membendung infiltrasi paham dan gerakan radikal di
Indonesia. Bahkan, sejarah pendirian NU tak lepas dari ancaman nyata dari
gerakan-gerakan radikal yang mulai menyasar Muslim Indonesia. Kontribusi NU terhadap
eksistensi Republik Indonesia tidak saja perlawanannya terhadap kolonialisme,
tetapi juga bagi tumbuh suburnya perkembangan gerakan radikal di Indonesia.

Peneliti senior Perhimpunan
Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), Agus Muhammad mengatakan hal itu pada
acara Diseminasi Hasil Penelitian INFID di Gedung PBNU, Jakarta Pusat,
Kamis (24/10). Menurut Agus, sikap nasionalisme NU tercermin pada sikapnya
yang sejak awal pendiriannya selalu siap untuk mengurus ancaman paham-paham
radikal. “Itu menurut saya cerminan
yang sangat nyata. Sikap moderat NU, sikap nasionalisme NU dan sikap perlawanan
NU terhadap radikalisme,” katanya.

Agus mencontohkan, gerakan radikal seperti kelompok
Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia tidak bisa berkembang di Indonesia tak
lepas dari kontribusi NU membendung gerakan-gerakan radikal tersebut. “Maksudnya (kelompok) itu kelompok-kelompok
DI/TII, Permesta dan semacamnya yang sebagian itu didukung Masyumi dan sampai
sekarang berjalan. Nah, genealoginya sebetulnya dari sana. Kenapa kita begitu
getol sekarang, ya karena genealoginya panjang sekali. Sejak dari awal
kemerdekaan,” ujar Agus.

Pria asal Bondowoso, Jawa Timur itu bahkan
menegaskan, ketika banyak ormas keagamaan menolak keberadaan Pancasila, NU
senantiasa berada di barisan paling depan untuk menjadikan Pancasila sebagai falsafah
negara Indonesia. Menurutnya, NU adalah ormas paling tegas yang mengatakan Pancasila
sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.

Hosting Unlimited Indonesia

“Pada saat semua ormas
Islam yang lain menolak (Pancasila), NU satu-satunya yang menerima. Itu yang
saya sebut NU adalah pionir soal Pancasila. Kalau NU sekarang atau Nahdliyin
fanatik, begitu militan membela Pancasila itu akar sejarahnya sangat panjang
dan sangat kuat tradisi kebangsaan NU,” pungkasnya.

Artikel Ini Telah Dimuat: IslamRamah.co

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.