Beranda Berita Tampilkan Akhlak di Media Sosial

Tampilkan Akhlak di Media Sosial

54
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

, Di era ini, media sosial tidak
saja menjadi gaya hidup masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Media
sosial telah menjadi bagian dari kebutuhan hidup masyarakat modern. Pasalnya,
semua informasi dan kepentingan hidup masyarakat luas tak bisa lepas dari media
sosial. Meskipun demikian, media sosial acapkali disalahgunakan oleh sebagian
pihak untuk menebar ketakutan dan keburukan. Karena itu, betapapun media sosial
menjadi kebutuhan, tetapi yang lebih penting adalah menampilkan akhlakul karimah demi terciptanya
keindahan dan kebaikan di jagat di media sosial.

Selaras dengan hal tersebut, salah satu ketua
PBNU, Kiai Robikin Emhas mengingatkan
masyarakat untuk menampilkan nilai-nilai kebaikan di media sosial. Seseorang bisa
terkuak sifat dan kepribadiannya di media sosial karena rekam jejak status atau
unggahan yang mencerminkan kepribadian seseorang bisa dilacak dengan mudah di
media sosial.

“Mereka yang beragama
Islam, berakhlak mulia, dan taat pada kiai. Itulah santri. Di era milenial,
kemuliaan akhlak dan ketaatan santri pada kiai bisa di track rekam jejaknya
melalui sosial media. Jadi screaning pertama santri, dia harus berakhlakul medsosiyah,”
kata Kiai Robikin kepada NU Online di Jakarta, Jumat (18/10).

Kiai Robikin juga mengatakan, bila dalam
kehidupan sehari-hari masyarakat ada adagium yang mengatakan mulutmu harimau
mu, maka dalam dunia media sosial adagium itu adalah statusmu adalah harimaumu.
Bila kita tidak berhati-hati dan bijak menggunakan medsos, maka konsekuensi
akan kembali kepada diri kita sendiri. “Ingat,
jarimu adalah karaktermu. Statusmu adalah harimaumu,” katanya.

Hosting Unlimited Indonesia

Ia juga meminta kepada para santri untuk
bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, kalangan muda relatif lebih aktif
di medsos dibanding kalangan tua. Karena itu, generasi muda terutama, diminta menunaikan
tugasnya untuk menjadi penebar kebaikan, baik di dunia nyata maupun di media
sosial.

“Saya menyeru kepada
para santri milenial, berakhlaklah yang baik dan bijak dalam menggunakan media
sosial. Saya mengamati, interaksi sosial anak-anak milenial cenderung lebih
interaktif dan massif di jejaring dunia maya dibandingkan di dunia nyata. Oleh
karenanya, dalam diri santri milenial juga melekat tugas yang saya sebut dakwah
bil medsos,” pungkasnya.

Artikel Ini Telah Dimuat: IslamRamah.co

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.