Beranda Berita Berdoalah Bukan Untuk Meminta, Tetapi Mensyukuri Nikmat Allah

Berdoalah Bukan Untuk Meminta, Tetapi Mensyukuri Nikmat Allah

38
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

, Setiap manusia merupakan
makhluk lemah di mata Tuhan Yang Maha Kuasa. Tak ada satu pun seorang manusia
yang bisa menolak kehendak Allah Swt. Karena itu, dalam ajaran Islam, Allah Swt
meminta umatNya untuk senantiasa berdoa sebagai wujud pengakuan diri bahwa
tiada Tuhan Yang Maha Besar dan Maha Kuasa selain Allah Swt.

Dalam kaitannya dengan doa, Kiai Luqman Hakim
meminta masyarakat agar tidak lupa untuk senantiasa berdoa setiap usai
menunaikan ibadah shalat wajib. Menurut Kiai Luqman, penyesalan yang begitu mendalam
adalah ketika kelak manusia mengetahui kedahsyatan doa setelau usai shalat. “Nyesel
seumur hidup jika ini tidak dilakukan setiap habis shalat,” tegas Kiai Luqman sebagaimana
dikutip NU Online, Sabtu (5/10) lewat twitternya.

Menurut Direktur Sufi Center tersebut, yang
harus dilakukan setelah habis shalat adalah para
orang tua harus mendoakan putra-putrinya jadi anak sholeh dan sholihah, manfaat
dunia akhirat. Para guru harus mendoakan murid-muridnya agar
ilmunya manfaat dunia akhirat dan anak-anak mendoakan kedua orang tua dan
guru-gurunya. Menurut Kiai Luqman, doa sesungguhnya bukan tentang diterima oleh
Allah, melainkan tentang hubungan yang begitu privat antara seorang hamba dan
TuhanNya. “Bergembira bukan karena
ijabah-Nya tapi karena engkau ditakdirkan masih bisa bermunajat kepada-Nya,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin,
Bogor itu menambahkan bahwa berdoa adalah bentuk pengakuan seorang hamba bahwa
ia fakir di hadapan Allah, hina, lemah serta tak berdaya. Karena itu, berdoa
merupakan bentuk keimanan yang harus terus menerus dijaga oleh umat Islam. “Berdoalah untuk menjaga kefakiranmu, kehinaanmu,
kelemahanmu, ketakberdayaanmu di hadapan-Nya,” jelas Kiai Luqman.

Hosting Unlimited Indonesia

Selain itu, Kiai Luqman juga menjelaskan
bahwa puncak tertinggi dalam doa bukanlah meminta sesuatu kepada Allah untuk
dikabulkan, apalagi menyangkut keinginan, bukan kebutuhan. Menurutnya, puncak doa
adalah ketika seorang hamba berdoa bukan untuk meminta sesuatu kepada Allah,
melainkan karena bentuk syukur atas semua anugerah yang telah dilimpahkan
kepadanya. “Berdoalah bukan untuk
meminta apalagi memaksa Allah menuruti selera anda,” pungkas Praktisi Tasawuf
ini.

Artikel Ini Telah Dimuat: IslamRamah.co

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.