Beranda Berita Kelompok Takfiri Kafirkan Sayyidina Ali

Kelompok Takfiri Kafirkan Sayyidina Ali

64
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

, Fenomena kelompok takfiri, golongan yang kerapkali
mengkafir-kafirkan Muslim lain telah ada sejak era khulafaurrrasyidun, atau era awal generasi sahabat pasca wafatnya
Nabi Muhammad Saw. Kelompok takfiri
dikenal sebagai golongan ekstrem yang merasa hanya kelompoknya lah yang paling
berislam dan muslim lain yang tidak sesuai dengan pemahaman atau pengamalan
keagamaannya sebagai Muslim yang salah. Bahkan tak sedikit para sahabat Nabi
yang begitu dicintai Nabi dan dijami surga untuknya, juga mendapatkan label
kafir dari kelompok takfiri.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren
Buntet, Cirebon KH Muhammad Abbas Billy Yachsyi Fuad Hasyim, kelompok takfiri juga menuduh sahabat Ali bin Abi
Thalib sebagai kafir karena tidak sesuai keberislamannya menurut keyakinan
mereka. Padahal Ali bin Abi Thalib dikenal sebagai salah satu sahabat yang paling
depan memperjuangkan dan menyampaikan Islam secara baik dan bijaksana.

“Sejak zaman Khulafaurrasyidin, kaum
takfiri berani mengkafir-kafirkan sahabat Nabi, terutama sayidina Ali RA yang
jelas termasuk calon ahli surga serta menantu Nabi Muhammad SAW,” jelasnya
dalam acara haul ke-45 KH Abdal Adzim bin Mad
Nahri di Pesantren Sarongge Desa Cigintung Kecamatan Singajaya, Garut, Jawa
Barat, Kamis (3/10).

Kiai Abbas menambahkan bahwa sejak dahulu
kelompok takfiri acapkali menggunakan
al-Quran dan al-Hadis sebagai legitimasi atas tindakan kekerasan mereka. Doktrin-doktrin
pembenaran atas kekerasan pun kerap mereka lakukan dengan mengutip ayat-ayat
al-Quran yang seolah-olah membenarkan kekerasan. Pada faktanya, sikap itu muncul
karena kedangkalan ilmu yang dikuasainya sehingga tidak berhasil mengambil
ajaran sesungguhnya dari Islam yang menekankan perdamaian, welas asih, dan
persaudaraan.

Hosting Unlimited Indonesia

“Kelompok takfiri
gunakan Al-Qur’an dan hadits sebagai tameng, terutama untuk mengambil simpati
masyarakat. Pada zaman Khulafaur Rasyidin, kaum takfiri doktrin masyarakat awam
dengan Al-Qur’an dan hadits sebagai senjata, sehingga mereka ikut mengkafirkan
Sayidina Ali pada saat itu,” tegas KH Abbas

Artikel Ini Telah Dimuat: IslamRamah.co

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.