Beranda Berita Sejarah Islam Harus Tonjolkan Sisi Damai

Sejarah Islam Harus Tonjolkan Sisi Damai

22
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

, Islam adalah agama yang memiliki misi
mulia, yakni mewujudkan perdamaian bagi peradaban umat manusia. Semenjak lahir di
Mekkah sampai berkembang ke berbagai penjuru pelosok dunia, Islam telah berhasil membangun suatu peradaban yang menakjubkan.
Bahkan hal ini diakui oleh hampir peneliti Islam dari Barat yang melihat Islam bukan hanya sebagai agama teologi, namun suatu
agama yang membangun peradaban di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan perdamaian.

Akan tetapi, pemahaman mengenai Islam sebagai agama peradaban perdamaian belum diaplikasikan secara utuh dalam materi Sejarah Kebudayaan Islam. Selama ini, muatan sejarah Islam
masih menonjolkan sisi perang dan kekerasan. Hal ini tentu berbahaya bagi generasi
muda Muslim, karena berpotensi memahami Islam sebagai agama perang, bukan agama damai.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Agama akan memberikan porsi lebih
terhadap muatan sejarah Islam damai di madrasah-madrasah agar
pemahaman siswa tentang sejarah Islam tidak semata-mata terfokus pada perang,
namun Islam adalah agama yang membangun kebudayaan dan peradaban. Langkah
Kemenag diapresiasi oleh Guru Besar Sejarah Kebudayaan Islam Universitas Islam
Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra. Menurut Azra, langkah
yang diambil sudah tepat dan perlu diapresisasi. “Saya
kira itu inisiatif yang perlu diapresiasi. Memang selama ini, sejarah Islam
lebih banyak menonjolkan kekerasan dan perang,” tutur Azra seperti yang
dilansir dalam laman republika.or.id

Akademisi yang dikenal sebagai cendekiawan Muslim Indonesia tersebut
berpendapat bahwa untuk membangun suatu masyarakat Islam yang maju dan
progresif harus mempunyai dasar pemahaman sejarah komprehensif. Islam tidak
melulu tentang perang, akan tetapi agama yang melahirkan suatu harmoni
peradaban yang agung. “Sekarang harus lebih banyak sisi damai dalam
kehidupan sosial budaya untuk kemajuan dan peradaban, menampilkan Islam sebagai
rahmatan lil alamin,”
jelas akademisi yang memperoleh gelar kehormatan
dari Kerajaan Inggris tersebut.

Hosting Unlimited Indonesia

Azra memaparkan bahwa fakta
sejarah tentang peperangan memang ada, dan tidak perlu dijadikan landasan
dakwah pada masa sekarang. Hal yang perlu dilakukan adalah mengajarkan Islam damai dan maju dari segi intelektualnya
agar bisa sejajar dengan bangsa lain. “Tapi (sisi
perang ini) jangan diglorifikasikan (diagungkan). Perlu narasi lebih berimbang
dengan sejarah sosial-intelektual,” pungkas Cendekiawan Muslim yang pernah menimba ilmu di
Columbia University tersebut.

Artikel Ini Telah Dimuat: IslamRamah.co

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.