Beranda Berita Indonesia Negeri Perdamaian Dunia |

Indonesia Negeri Perdamaian Dunia |

10
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

, Indonesia
adalah rumah bersama. Perbedaan yang bersumber dari agama, ras, maupun suku
tidak menjadikannya terpecah-belah. Keadaan damai inilah yang seharusnya
dipertahankan oleh masyarakat terutama generasi muda, sebagai pelanjut tongkat
estafet kepemimpinan bangsa. Segenap masyarakat Indonesia patut bersyukur,
semua damai, semua nyaman.

Sebagai negara
dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Habib Husein Ja’far Al Haddar merasa bersyukur menjadi bagian dari warga Indonesia.
Menurutnya, budaya masyarakat
Indonesia adalah budaya cinta damai dan sopan-santun. “Kita hidup di Indonesia yang
negeri terlampau damai, bukan damai, (melainkan) terlampau damai,” kata
Habib Husein saat menjadi narasumber di acara Komunitas Musisi Mengaji (Komuji) di Jeruk Purut, Jakarta
Selatan, beberapa waktu lalu.

Habib muda yang mempunyai
ribuan jama’ah digital di kanal Youtube Jeda Nulis itu mencontohkan salah satu
budaya di Nusantara yang mengedapankan kesopanan, yaitu ketika orang Jawa
ataupun Sunda kakinya terinjak oleh kawannya, maka ia dengan halus memberi tahu
sembari meminta kalau kakinya terinjak. Berbeda dengan kebanyakan orang Arab yang langsung mengucap laknat dan sumpah
serapahnya. Hal ini menunjukkan bahwa budaya Indonesia adalah budaya yang arif
dan adiluhung. “Orang Sunda, orang
Jawa itu kalau diinjak kakinya masih (bicara dengan dengan halus) ‘Nyuwun
sewu,
kaki saya keinjek’, kalau orang Arab kan terinjak (ngomong)
‘Hai, mal’un (terkutuk) ente, himar, keledai’,” papar Habib Husein.

Habib yang menempuh
studinya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut memaparkan, kultur budaya
Indonesia yang sedemikian damai menjadikan ciri khas Islam Indonesia menjadi
sejuk dan ramah. Sehingga
ketika ada dakwah yang bermuatan keras maka akan tertolak dengan sendirinya.
Hal ini mengindikasikan bahwa Islam keras bukanlah wajah Islam Indonesia.

Hosting Unlimited Indonesia

“Makanya di Indonesia ya walau pun mau
didakwahkan seperti apa, yang namanya kekerasan tidak akan laku sebagai basis
budaya Indonesia. Ajaran itu (kekerasan yang puncaknya terorisme) mau
dijejalkan seperti apa tidak akan laku,” pungkas Habib kelahiran Bondowoso, Jawa Timur tersebut.

Artikel Ini Telah Dimuat: IslamRamah.co

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.