Beranda Berita Imam Besar Istiqlal: Jangan Menyalahkan Orang Lain

Imam Besar Istiqlal: Jangan Menyalahkan Orang Lain

39
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

,
Mayoritas masyarakat Indonesia meyakini bahwa agama adalah sumber kebajikan dan
pedoman hidup bagi umat manusia. Islam sebagai agama terbesar yang dianut oleh masyarakat
Indonesia hadir sebagai agama yang mengedepankan akhlakul karimah, kebajikan, dan keindahan. Karena itu, setiap umat
Islam hendaknya menampilkan agama Islam sesuai makna kata Islam itu sendiri,
yakni keselamatan bagi orang lain. Bila ada dakwah mengatasnamakan Islam, namun
dalam waktu yang sama kerapkali menebarkan ketakutan, maka hal itu sesungguhnya
bukanlah cara-cara dakwah sesuai ajaran Islam.

Menurut
Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr KH Nasaruddin Umar, Islam adalah yang
menyuruh umatnya untuk senantiasa menebarkan kebajikan dan kearifan. Bila ada
sekelompok mengatasnamakan Islam, namun menyalahkan keyakinan orang atau
kelompok lain, maka kelompok tersebut tidaklah mendakwahkan ajaran Islam.

“Kalau masih ada di antara kita atau diri kita sendiri kerjanya
marah, membenci, bahkan mem-bid’ah–kan apalagi
mengkafir-kafirkan orang lain seolah-olah yang lain tidak Islam kecuali
dirinya, itu tanda bahwa belum muncul tanda-tanda kearifan,” katanya dalam ceramahnya
di akun @nasaruddin_umar (29/8).

Pria yang juga mengajar di UIN Jakarta ini, menambahkan bahwa setiap
orang tidak berhak menjustifikasi orang atau kelompk lain, karena yang berhak
memvonis apakah orang itu baik atau buruk, benar atau salah dan sebagainya,
apalagi yang mejamin masuk syurga, hanya Allah Swt. Karena itu, ia meminta umat
tidak mudah memberi label terhadap orang lain. “Kita hanya menghukum apa yang tampak, Allah-lah yang mengurus
hatinya orang, isi hatinya itu apa, hanya Dia yang tahu,” pungkasnya.

Hosting Unlimited Indonesia

Artikel Ini Telah Dimuat: IslamRamah.co

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.