Beranda Berita Indonesia Kiblat Islam Moderat Dunia

Indonesia Kiblat Islam Moderat Dunia

42
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

, Keberagaman yang luar biasa di
Indonesia, baik keragaman suku, budaya, bahasa dan agama tidak menjadikan
negara kepulauan tersebut terpecah belah. Keberagaman yang ada justru menjadi
kekuatan untuk menjalin persatuan dan kesatuan dengan kesepakatan bersama (ittifaq mutabadal) dan dalam bingkai
Pancasila. Persatuan masyarakat di Indonesia tak lepas dari corak keberislaman
masyarakat Muslim Indonesia yang moderat (tawasut).
Secara kuantitas, masyarakat Muslim di Indonesia menjadi mayoritas. Secara otomatis,
Muslim Indonesia memberi peran besar terhadap persatuan Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, menurut Direktur
Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, Indonesia merupakan pusat Islam
moderat dunia. Pasalnya, pluralitas budaya, suku, dan agama masyarakat Indonesia
tidak menjadi konflik, justru menjadi rahmat. “Indonesia
merupakan pusat wasathiyah (moderat-red) di dunia, keberagaman ini bisa di-managedengan baik karena peran lembaga pendidikan Islam,
dari pesantren hingga perguruan tingginya,” kata Kamaruddin, Ahad (25/8) di
Pesantren Tebuireng Jombang. 

Menurut Kamaruddin, generasi Muslim muda
Indonesia pun memberikan harapan baik untuk masa depan Islam moderat Indonesia.
Sebab, ribuan pesantren tak henti-hentinya mengkaderisasi santri-santri untuk
menjadi pemimpin Muslim moderat di masa depan. Kaderisasi ini menjadi yang terbesa
di dunia. “Santri yang usia anak-anak saja di
pondok pesantren lebih dari tujuh jutaan, ini paling besar di dunia. Maka
karekter keberagamaan Indonesia, dipengearuhi tradisi keilmuan di pendidkan
Islam,” tukasnya. 

Kamaruddin juga menambahkan, jika dibanding
dengan negara-negara dengan penduduk Muslim yang cukup besar seperti
Pakistan, India, Afganistan atau negara Muslim lainnya, maka seringkali
bicara pendidikan Islam dikonotasikan sebagai lembaga pendidikan yang
terbelakang, bahkan lembaga sebagai tumbuh suburnya gerakan intoleran. Namun
Indonesia menjadi pengecualian, bahkan mampu mencengangkan dunia dengan negara
demokrasi terbesar di dunia, namun Islam dan kebangsaan mampu berjalan
beriringan. “Dianggap sebagai tempat berkecambahnya terorisme di
negara Muslim itu, sebagai lembaga nonformal terbelakang,” pungkas
Kamaruddin. 

Hosting Unlimited Indonesia

Artikel Ini Telah Dimuat: IslamRamah.co

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.