Beranda News Pendidikan Dirjen Pendidikan Islam Minta Jajarannya Jadi ASN Berkelas, Maksudnya?

Dirjen Pendidikan Islam Minta Jajarannya Jadi ASN Berkelas, Maksudnya?

17
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID

Jakarta () — Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) jajarannya, terutama para Eselon III dan IV untuk menjadi aparatur yang berkelas. Hal ini ditegaskan Kamaruddin Amin pada Rapat Kerja Pimpinan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Senin (12/08) kemarin di Jakarta.

Salah satu indikator ASN Berkelas lanjut Kamarudin Amin adalah harus memahami visi besar pendidikan Islam dengan benar, mau kemana dan peran apa yang bisa dilakukan. Para Eselon III, IV dan para staf harus mempunyai cita-cita besar, kreasi dan inovasi dalam meningkatkan PTKI berkelas dunia (world class university).

Guru Besar Hadits UIN Alauddin Makasar meminta agar ASN menjadi solusi atas berbagai masalah Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam dan jangan menjadi masalah itu sendiri. “Kalau kita tidak berkelas, sulit rasanya membawa PTKI kita menjadi berkelas di level word class university”, tegasnya.

Langkah mewujudkan ASN Berkelas lainnya, menurut Kamaruddin, adalah dengan merancang program-program pengembangan pendidikan tinggi yang berkelas, yang dihasilkan dari diskusi yang intens dengan para ahli.

Hosting Unlimited Indonesia

Untuk mencapainya, kata Kamaruddin, dibutuhkan kemampuan melakukan tata kelola pemerintahan yang baik, kemampuan berorganisasi, harus kompak dan ketrampilan berkolaborasi. “Hargailah bawahan anda seperti atasan anda menghargai anda, hormatilah atasan anda seperti bawahan anda memperlakukan anda,” pesan Kamaruddin.

Dirjen Pendidikan Islam yang sudah kenyang makan asam garam di dunia birokrasi ini memberikan penguatan program-program PTKI yang harus mendapatkan perhatian serius, seperti percepatan guru besar, akreditasi kelembagaan, ijin prodi, kurikulum integrasi, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan pengembangan dunia kemahasiswaan.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim GP mengatakan kegiatan Rapat Kerja diharapkan mampu mempercepat realisasi program pada tahun anggaran 2019. “Para Kasubdit yang baru saja dilantik menjadi energi baru bagi kami untuk berlari mencapai mimpi-mimpi pengembangan pergruan tinggi keagamaan Islam,” katanya.

Di samping membahas percepatan program, lanjut Arskal, Raker juga membahas rancangan Renstra Pendidikan Islam dan implementasi Sistem Manajemen Strategis (SMS) yang akan digunakan PTKI dalam mengembangkan performance dan quality control.

Kegiatan Raker berlangsung tanggal 12 hingga 13 Agustus 2019 yang diikuti oleh Pejabat Eselin III, IV dan Jabatan Fungsional Umum. Hadir memberikan penguatan Sesditjen Pendidikan Islam Imam Safei, Syaiba Perancang SMS dan Muljani Nurhadi dari Tim TAS. (RB/SOLLA)

Artikel Ini Telah Dimuat: Kemenag.go.id

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.