Beranda News LAZISNU Wacanakan Koin Muktamar sebagai Bukti Kemandrian

LAZISNU Wacanakan Koin Muktamar sebagai Bukti Kemandrian

28
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID

Jakarta,

Ketua NU Care-LAZISNU Ahmad Sudrajat menginginkan adanya “koin muktamar” untuk membiayai muktamar NU ke-34 yang akan berlangsung tahun depan. Menurut dia, dengan adanya koin tersebut, akan menunjukkan kebesaran dan kemandirian NU.

“Itu menunjukkan kebesaran NU,” ungkap pria yang tak lepas kopiah hitam itu di ruangannya, lantai dua Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (15/7) sore. 

Wacana koin muktamar, lanjutnya akan digenjot setelah PBNU menetapkan waktu dan tempat perhelatan akbar yang menentukan kepengurusan baru 2020-2025. Sementara ketentuan tersebut akan dibahas pada akhir September tahun ini melalui rapat pleno PBNU di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta. 

Hosting Unlimited Indonesia

“Kita menunggu ketok palu PBNU terkait tempat muktamar,” katanya.

Setelah itu, lanjutnya, NU Care-LAZISNU akan membekali semacam surat jalan kepada pengurus-pengurus NU Care-LAZISNU di daerah masing-masing untuk mengupayakannya 

selama tujuh hingga delapan bulan berkeliling menemui banyak kalangan, mulai pengusaha, pejabat, lembaga-lembaga yang dinilai peduli kemanusiaan, hingga kiai dan santri. Dan hasilnya cukup menggembirakan. 

“Potensinya sangat besar,” tegasnya. 

Hal itu terbukti, lanjut Ajat, jejaring NU untuk mengumpulkan uang demi menyelamatkan nyawa seorang tenaga kerja wanita asal Majalengka di Arab Saudi. Jejaring yang dirajut melalui LAZISNU mampu mengumpulkan uang 12 miliar Rupiah. 

Memang, NU Care-LAZISNU tak mampu memenuhi seluruhnya, tapi hanya sekitar 80 persen dari denda yang diminta majikan TKW tersebut. Namun demikian, itu merupakan langkah awal bahwa NU dan segala jaringannya mampu tergerak untuk untuk bergotong-royong. 

Menurut Ajat, ke depan NU bisa lebih mandiri secara ekonomi jika jejaring yang berhasil dibangun tersebut untuk memperkuat ekonomi Nahdliyin yang selama ini menjadi kalangan kelas bawah. 

Ia membayangkan beberapa tahun ke depan NU di setiap daerah melakukan iuran bersama untuk digunakan manfaatnya secara bersama pula. Hal itu bukan tidak mungkin karena selama ini di beberapa daerah, warga NU telah melakukannya. Namun, baru sebagian kecil. Ajat ingin hal itu dilakukan berjamaah secara nasional. 

Sebagai upaya menuju ke arah itu, ia akan mengujicobakannya pada muktamar NU ke-34 yang akan berlangsung tahun depan melalui program Koin Muktamar. (Abdullah Alawi)

Artikel Ini Telah Dimuat: NU Online

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.