Beranda News Rekonsiliasi Elit, Pesan Simbolik Pertemuan Jokowi-Prabowo

Rekonsiliasi Elit, Pesan Simbolik Pertemuan Jokowi-Prabowo

8
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID

 

Jakarta,
Pertemuan antara Jokowi dan Prabowo kemarin memantik respon yang positif dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah Ketua Suluh Kebangsaan, Muhammad Mahfud MD. Menurutnya, pertemuan tersebut  merupakan hembusan kabar baik bagi bangsa Indonesia di tengah gonjang-ganjing terbelahnya elit-elit politik  dua kubu kontestan Pilpres. Sebab masing-masing-masing punya pendukung.

“Kalau Prabowo mendapat dukungan (rakyat) 45,5 persen, dan Jokowi mendapat 55,5 sekian persen, dan itu pecah, akan merepotkan. Tetapi kalau bersatu akan lebih mudah kita melaksanakan (pemerintahan),” tukasnya saat telewicara dalam program Sapa Indonesia Malam di Kompas tv, Sabtu (13.7) malam.

Mahfud menambahkan, pertemuan Jokowi-Prabowo mengandung pesan simbolik yang cukup penting, dan harus dipahami oleh masing-masing elit dari kedua tokoh tersebut. Yakni simbol bersatunya dua tokoh yang selama ini tidak harmonis akibat  persaingan politik.  Makna dari simbol  itu adalah rekonsiliasi, tentu saja. Yang dimaksud rekonsiliasi adalah kembali ke posisi konstitusional masing-masing. Tidak lagi memelihara pertikaian politik, namun meneruskan tugas-tugas politik kenegaraan sesuai posisi masing-masing, khususnya kalangan elit politik.

Hosting Unlimited Indonesia

“Itu nanti bisa berkoalisi (bagi Prabowo) atau menjadi oposisi sebagai lembaga penyeimbang,” jelasnya.

Penasehat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU)-PBNU itu mengaku yakin bahwa pertemuan dua tokoh tersebut akan berpengaruh dalam menurunkan ketegangan politik di negeri ini, khususnya di kalangan elit. Hal ini berbeda dengan masyarakat akar rumput, mereka sudah mengangap Pilpres sudah selesai menyusul putusan Mahkamah Konstitusi tanggal 27 Juli 2019 yang menolak gugatan Prabowo-Sandi. Saat ini, yang perlu dituntaskan adalah ‘perseteruan’ di kalangan elit politik yang mengitari Jokowi-Prbowo.

“Pertemuan itu tinggal menuntaskan (persoalan) di kalangan elit di bawah kendali langsung Prabowo dan Jokowi. Saya meyakini itu akan lebih banyak menolong memperlancar tugas-tugas kenegaraan,” terangnya. (Aryudi AR)

Artikel Ini Telah Dimuat: NU Online

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.