Beranda News Halal Bi Halal Wagub dengan Para Gus di Jawa Tengah

Halal Bi Halal Wagub dengan Para Gus di Jawa Tengah

6
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID

Semarang,
Wakil Gubernur Jawa Tengah KH Taj Yasin Maimun (Gus Yasin) menggelar Halal bi Halal dengan para putra kiai (Gus) yang tergabung dalam komunitas Aspirasi Para Gus (Asparagus) Jawa Tengah di Rumah Dinas Wagub Jalan Rinjani 1 Semarang, Rabu (12/6).

Selain dijadikan wahana silaturahmi, Halal bi Halal pada momentum Idul Fitri 1440 H ini digunakan juga oleh Gus Yasin untuk menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai elemen untuk pembangunan Jawa Tengah ke depan.

Dalam pertemuan tersebut didiskusikan terkait penguatan pesantren dan masyarakat. Gus Yasin mengungkapkan sejak dilantik pada September 2018 lalu Pemprov Jateng telah menyalurkan insentif bagi guru madrasah diniyah (Madin), ustadz TPQ dan ustadz pondok pesantren.

Insentif yang diberikan tersebut dianggarkan melalui dana hibah dengan total anggaran sekitar Rp 205 miliar. Tercatat hingga saat ini sudah 170.949 orang yang terdaftar menerima insentif tersebut. Bahkan dalam catatan untuk pengajuan 2020 terus mengalami kenaikan jumlah ustadz dan anggarannya.

“Tak hanya itu, Pemprov Jateng juga telah memberikan perhatian terhadap wisudawan santri tahfidz yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz. Dalam bidang ekonomi, sedang dirintis Ekonomi Pesantren (Ekotren) yang bersinergi dengan stakeholder bidang perekonomian di Jawa Tengah,” jelas pria kelahiran Rembang ini.

Hosting Unlimited Indonesia

Perhatian kepada Madin ini menurut Gus Yasin didasarkan pada fakta bahwa gerbang pesantren awal berada di Madin. Penguatan Madin juga akan menguatkan pesantren dalam hal input santri selain juga merupakan ladang perjuangan alumni Pesantren.

Gus Yasin juga mengajak semua elemen untuk bersinergi dalam upaya menjaga NKRI, menanggulangi terorisme, dan radikalisme.

Sementara Sekretaris Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jateng Gus Abu Choir sangat mendukung program penguatan Madin di Jateng. Pasalnya program ini sudah diamanatkan ke RMI sejak Muktamar 32.

“Dengan menguatkan Madin, secara tak langsung menguatkan pesantren itu sendiri,” ungkap Dosen IAIN Kudus ini.

Sementara Pengasuh Pesantren Asasul Huda Batang Gus Miftah menambahkan perlu adanya skala prioritas dalam penyelesaian permasalahan mendasar terkait pesantren. Dalam hal ini, Asparagus Jateng ikut mendukung Pemerintahan Jawa Tengah dalam membangun SDM dengan baik.

Tampak hadir dalam Halal bi Halal tersebut Gus Karim (Solo), Gus Basyar (Kendal), Gus Eko (Pekalongan), Gus Dhuha (Grobogan), Gus Munif (Banyumas), Gus Nabil (Rembang) dan Gus Thoyyib (Semarang). (Muhammad Zulfa/Muhammad Faizin)

Artikel Ini Telah Dimuat: NU Online

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.