Beranda Ibadah Saat Ramadhan, Rasulullah Melakukan Apa di Siang Hari?

Saat Ramadhan, Rasulullah Melakukan Apa di Siang Hari?

19
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID –

Beliau sangat memahami bahwasannya waktu di bulan Ramadan dipenuhi dengan keberkahan yang melimpah, oleh karenanya beliau selalu memanfaatkan waktu di bulan Ramadan baik siang maupun malam, untuk meningkatkan kapasitas amal kebaikan beliau sebagai hamba Allah SWT.

Bahkan, jika pada bulan-bulan selain Ramadan beliau dikenal dengan pribadi yang sangat antusias untuk melakukan kebaikan, maka, di bulan Ramadan aktifitas kebaikan beliau meningkat hingga berlipat-lipat, dan beliau tidak bermalas-malasan meskipun beliau berpuasa, sebagaimana disebutkan oleh al-Hafnawi dalam kitabnya yang berjudul “Al-Rasul Shallallahu Alaih Wa Sallama Fi Ramadhan”

Selanjutnya, bagi Rasulullah SAW, orang yang mendapati bulan Ramadan, namun tidak memanfaatkannya untuk memperbanyak kebaikan dan meminimalisir keburukan, sehingga tidak berhasil mendapatkan ampunan Allah SWT dan rahmat-Nya pada bulan itu merupakan orang yang merugi.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Amar bin Yasir bahwasannnya suatu hari Rasulullah SAW naik ke mimbar dan mengucapkan “amin, amin, amin” sebanyak tiga kali, lalu beliau berkata, “Orang yang mendapati kedua orangtuanya, atau salah satunya, namun tidak meraih pengampunan Allah SWT, maka Allah SWT menjauh darinya, katakanlah ,“Amin”, lalu, orang yang mendapati bulan Ramadan, namun, tak berhasil meraih pengampunan Allah SWT, maka Allah SWT akan menjauh darinya, katakanlah: “Amin”, kemudian, orang yang namaku disebut di dekatnya, namun ia tak bershalawat kepadaku, maka Allah SWT akan menjauh darinya, katakanlah: “Amin”. (HR. Bazzar)

Hosting Unlimited Indonesia

Hadis tersebut meskipun secara sanad lemah, namun memiliki substansi peringatan yang bisa diambil faidahnya bagi orang-orang yang lebih memilih bermalas-malasan di siang hari bulan ramadan, terkhusus pada bagian peringatan bagi seseorang yang mendapati bulan Ramadan, namun tidak memanfaatkannya dengan baik sehingga ia tak berhasil meraih ampunan Allah SWT ketika bulan Ramadan berakhir.

Kemudian jika kita telisik melalui pendekatan sejarah dalam kehidupan Rasulullah SAW khususnya di bulan Ramadan, banyak sekali peristiwa-peristiwa besar terjadi di siang hari bulan tersebut, diantaranya, perang badar al-kubro, dan pembebasan kota Mekah.

Dari peristiwa-peristiwa besar yang terjadi di siang hari bulan Ramadan pada masa Nabi Muhammad SAW, kita bisa mengetahui bahwasannya beliau selalu mengisi siang-siang bulan Ramadan yang beliau dapati dengan aktifitas-aktifitas yang bermanfaat bagi umat, dan tidak merasa lemah serta bermalas-malasan di siang hari bulan Ramadan.

Dengan pelajaran tersebut, semoga kita bisa meneladani beliau untuk senantiasa memanfaatkan waktu di bulan Ramadan, dengan aktifitas-aktifitas yang positif, serta bukan malah bermalas-malasan dengan dalih sedang berpuasa, apalagi jika sampai beranggapan bahwasannya tidurnya orang yang berpuasa lebih baik dari beraktifitasnya.

Artikel Ini Telah Dimuat: ISLAMI.CO

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.