Headlines
Loading...
Tentang Dhania, Mantan Warga Khilafah ISIS di Syria

Tentang Dhania, Mantan Warga Khilafah ISIS di Syria

Tentang Dhania, Mantan Warga Khilafah ISIS di Syria
Nurshadrina Khaira Dhania atau Dhania. Image: Tribunnews
Cak Masykur - Nurshadrina Khaira Dhania atau Dhania adalah seorang anak perempuan, yang saat itu berusia 16 tahun, dari upper-middle class, yang berhasil membujuk keluarganya untuk pergi dan bergabung dengan ISIS di Raqqa, Syria.

Interaksi beta pertama kali dengan Dhania dan keluarganya ini terjadi di bulan Juni 2017, saat mereka pertama kali teridentifikasi sebagai 'kelompok orang Indonesia' yang ditahan di Camp pengungsi yang dikuasai oleh SDF.

Saat info itu beta tulis di publik dan saat pihak Kemenlu dan lembaga terkait datang pertama kali ke Erbil, Kurdistan untuk memulai upaya pemulangan mereka, beta diundang untuk bertemu dengan rombongan ini. Mereka meminta bantuan dari beta untuk memfasilitasi upaya pemulangan Dhania dan keluarganya dari Syria. Dengan banyak pertimbangan, beta menolak untuk terlibat dalam upaya tersebut.

Semalam, untuk pertama kalinya beta ketemu dengan Dhania dan 2 orang anggota keluarganya yang dulu pernah bergabung dengan ISIS di Syria, dan mendengar cerita yang dia bagikan. Dari kacamata intelijen tentunya ada banyak plots yang tidak diungkapkan ke publik, tentu dengan berbagai pertimbangan pribadi, maupun mungkin atas anjuran dari instansi terkait, misalnya BNPT.

Dhania adalah satu contoh bagaimana propaganda ISIS itu mampu mengubah perilaku seorang anak remaja, anak gaul dari kalangan upper-middle class sehingga bisa pergi ke daerah perang. Dhania juga menjadi contoh bagaimana healing dalam proses deradikalisasi itu harus berdasar pada memanusiakan manusia, sesuai dengan profiling yang dilakukan secara ketat.

#IndonesiaTanahAirBeta

Oleh: Alto Luger, Konsultan Keamanan Timur Tengah

0 Comments:

Cloud Hosting Indonesia