Beranda News Apel Kebangsaan, Sejumlah Tokoh Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

Apel Kebangsaan, Sejumlah Tokoh Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

38
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID

Semarang,

Sejumlah tokoh nasional tampil memberikan orasi kebangsaan dalam acara Apel Kebangsaan ‘Kita Merah Putih’ yang digelar di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Jawa Tengah, Ahad (17/3).

Selain orasi, acara juga dilengkapi dengan doa dan shalawat bersama dan dimeriahkan berbagai hiburan dengan menampilkan sejumlah band dan artis papan atas. Puluhan ribu masyarakat dari seluruh Jateng dan sekitarnya berdatangan memadati lokasi itu. Mereka sambil berdiri dan duduk lesehan dengan khidmat mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk mempersatukan bangsa itu.

Sejumlah tokoh nasional yang hadir memberikan orasinya di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, KH Maimun Zubair, Habib Luthfi bin Yahya, Gus Muwafiq, KH Munif Zuhri, H Mahfud MD, KH Ahmad Daroji, Uskup Rubiatmoko (Keuskupan Agung Semarang), Pendeta Eka Laksa (PGI), Nyoman Suraharta (PHDI), Go Boen Tjien (Matakin) dan Pujianto (Walubi).

Hosting Unlimited Indonesia

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD dalam orasinya mengatakan kegiatan Apel Kebangsaan ini sangat bagus. Menurutnya, bagaimanapun dan apapun caranya, semua harus dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pemilu sekalipun, itu koridornya jangan merusak ikatan bangsa. Boleh berbeda pilihan baik partai dan siapapun, tapi satu hal, jangan rusak ikatan kebangsaan. Rugi semua nanti,” ujarnya.

Menurutnya, upaya menjaga keutuhan NKRI sangat penting. Bahkan semua langkah dan upaya bisa dilakukan seperti yang dilakukan para pejuang terdahulu yang memerdekakan negeri ini dari para penjajah.

Habib Luthfi bin Yahya dalam orasinya menyerukan bangsa Indonesia harus bangga memiliki Merah Putih. Karena di dalamnya, memiliki tiga hal, yakni sebagai kehormatan bangsa, harga diri bangsa, dan jatidiri bangsa. “Dari dulu, merah putih tidak akan berubah meski dilekang oleh zaman. Kalau sudah kumpul seperti ini dan berkomitmen untuk menjaga NKRI, menjaga Pancasila, menjaga Merah Putih, maka Indonesia akan tetap jaya,” tuturnya.

Selain Mahfud MD dan Habib Luthfi, sejumlah tokoh nasional lain juga ikut tampil menyampaikan orasi kebangsaan di antaranya KH Maimoen Zubair, Gus Muwafiq, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Dalam orasinya, Ganjar mengatakan jika Apel Kebangsaan ini diikuti oleh seluruh elemen masyarakat. Tidak memandang suku, agama, ras bahkan pilihan politik, semua berbaur jadi satu untuk Merah Putih.

“Hari ini komplit, ini ada TNI, Polri, Kajati, Ketua DPRD, Wagub dan juga tokoh nasional serta para ulama. Saya minta segenap rakyat Indonesia, segala golongan, semua harus bersatu padu bulat, berdiri di belakang pemimpin. Janganlah menjadi kacau, bekerja tak tentu arah, hanya tuduh menuduh dan menyalahkan orang lain,” ujarnya.

Apa yang disampaikan Ganjar tersebut adalah pidato pertama Bung Karno saat dilantik menjadi Presiden. Dalam pidato pertama itu, Soekarno sudah mengingatkan bahwa yang menjadi ancaman bagi Indonesia adalah dari bangsa Indonesia sendiri.

“Lihatlah bangsa kita saat ini, fitnah merajalela, hoaks, maki-memaki, saling menyerang bertengkar antar kawan bahkan saudara sedarah. Apakah fitnah dan hoaks yang mengoyak ini akan kita biarkan,? apakah sikap intoleran akan kita biarkan? apakah rasa permusuhan yang merusak sendi berbangsa akan dibiarkan? Pasti semua berkata tidak. Mari kita berdiri untuk menjaga NKRI,” tutur Ganjar.

Selain shalawatan, orasi kebangsaan, dan doa bersama, Apel Kebangsaan juga diisi dengan ikrar bersama menjaga NKRI. Acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis Bendera Merah Putih oleh para tokoh nasional kepada generasi penerus yang diwakili oleh Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Tengah serta makan bersama brokohan nasi Kebuli. (Muiz)

Artikel Ini Telah Dimuat: NU Online

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.