Mbah Maimoen Sarang: Damaikan Hati Dengan Mengaji

Cak Masykur - Ketika hendak ditawari gelar Doktor Honoris Causa (DR), Mbah Moen dengan penuh santun menyahutnya, “Biarlah ada Kiai yang sep...

Mbah Maimoen Sarang: Damaikan Hati Dengan Mengaji

Cak Masykur - Ketika hendak ditawari gelar Doktor Honoris Causa (DR), Mbah Moen dengan penuh santun menyahutnya, “Biarlah ada Kiai yang seperti saya, yang pekerjaannya hanya mengaji.” Tawaran tidak hanya sekali, akan tetapi dua kali, namun jawaban Mbah Moen tetap sama, ia menolak gelar tersebut. Bagi Mbah Moen, gelar tidaklah begitu penting. Yang penting adalah menolong agama Allah. Barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya.

Mbah Moen Sarang, begitu sapaan akrabnya. Ia sangat disegani di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari rakyat jelata, hingga pejabat tinggi negara (Presiden dan Wakilnya), bahkan sampai dunia internasional namanya begitu harum. Banyak ulama dari manca negara, seperti Haramain (Makkah dan Madinah), Suria, Australia, Turky, Abudabi, Yaman, Mesir, dan sebagian dari negara Eropa yang antusias berkunjung di kediamannya. Mereka kagum dengan sosok Mbah Moen yang dikenal dengan kealiman dan keluhuran akhlaknya dalam bergaul dengan sesamanya.

Mondok ala Ulama Kuno

Mbah Moen dilahirkan di Sarang pada Jum’at Kliwon, 10 Muharam 1347 H / 23 Oktober 1928 M. Ia anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Kiai Zubair Dahlan dan Ibu Nyai Mahmudah. Saudara-saudaranya yaitu, Makmur, Mardiyah, Hasyim, dan Zahro. Semua anak pasangan Kiai Zubair dan Nyai Mahmudah meninggal dunia kecuali Mbah Moen.

Hidup di lingkungan pesantren mengharuskan Mbah Moen untuk mengaji. Meskipun ayahnya, Kiai Zubair bukanlah pengasuh pesantren, namun ia aktif mengajar di pesantren milik mertuanya, Kiai Ahmad ibn Syuaib. Kepada sang ayah, Mbah Moen mengaji berbagai disiplin ilmu agama seperti al-Jurûmiyah, al-Imrîthi, al-Fiyah, Fathal Qarîb, Fathal Wahhab, Fathal Mu’în, Jauharatu al-Tauhîd, Rahabiyah, dan Sullam al-Munawrâq. Untuk masalah al-Qur’an-nya, Mbah Moen belajar kepada ibunya, Nyai Mahmudah. Selain kepada kedua orang tuanya, Mbah Moen belajar kepada ulama-ulama Sarang seperti Kiai Syuaib ibn Abdurrozak, Kiai Ahmad ibn Syuaib, dan Kiai Imam Khalil.

Dalam mendidik Mbah Moen, Kiai Zubair tidak hanya mengajarkan ilmu agama, akan tetapi, ilmu umum pun juga diajarkan. Terlebih ilmu-ilmu yang ada kaitannya dengan nasioanlisme dan patriotisme. Sebab, di waktu itu, Indonesia sedang dalam kondisi dijajah Belanda, Jepang , dan dilanjutkan dengan kembalinya Belanda yang membonceng NICA (Netherland Indies Civil Administration). Ketika umur Mbah Moen 4 tahun, Kiai Zubair mengajarkan menulis huruf latin, huruf hanocoroko, dan cara berbahasa Melayu. Saat umurnya 15 tahun, Kiai Zubair menyuruh Mbah Moen mempelajari koran, majalah, buku-buku penyemangat, seperti majalah “Penyebar Semangat”, buku Imam Supriadi, dan buku-buku terbitan Budi Pustaka Jakarta.

Pada tahun 1945, Kiai Zubair menyuruh Mbah Moen untuk melanjutkan belajarnya di Pesantren Lirboyo asuhan Kiai Abdul Karim atau yang dikenal dengan Mbah Manab Lirboyo. Mbah Manab ini dikenal dengan kepakarannya dalam masalah Gramatika Arab. Kepadanya, Mbah Moen mematangkan kajian Nahwu-Sharafnya seperti al-Jurûmiyah, al-Imrithi, dan al-Fiyah. Selain belajar kepada Mbah Manab, selama di Pesantren Lirboyo, Mbah Moen juga belajar kepada Kiai Mahrus Aly, Kiai Marzuki, dan Kiai Ma’ruf Kedunglo.

Saat mengaji kepada Mbah Manab, Mbah Moen dikenal dengan kealimannya. Dengan cepat sekali ia mampu menyerap semua ilmu yang ditransfer Mbah Manab kepadanya. Dari kecerdasannya ini, maka tidak mengherankan jika ia menjadi salah satu santri andalan Mbah Manab dari tiga santrinya, yaitu Mbah Moen, Kiai Abdul Wahab Sulam, dan Gus Ali Bakar.

Selama nyantri di Pesantren Lirboyo, Mbah Moen tidak hanya mengaji. Namun, ia juga ikut berperang dalam memperjuangkan keutuhan NKRI yang sudah berdaulat semenjak 17 Agustus 1945. Bersama dengan Kiai Mahrus Ali dan para kiai lainnya yang dikomando dalam Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, Mbah Moen ikut berjuang melawan penjajah yang ingin kembali merebut kemerdekaan Indonesia dengan misi Agreesi Militer Belanda I (21 Juli - 5 Agustus 1947) dan Agreesi Militer Belanda II (19–20 Desember 1948.

Setelah kondisi Indonesia aman, pada 1949, Mbah Moen  meminta izin kepada Mbah Manab untuk meneruskan belajarnya menuju Haramain. Dengan antusiasnya, Mbah Manab merestui keinginan Mbah Moen tersebut. Maka, berangkatlah ia menuju Haramain bersama dengan Kiai Abdurrahim ibn Ahmad dengan biaya dari kakeknya, Kiai Ahmad ibn Syuaib.

Selama di Haramain, Mbah Moen belajar di Masjidil Haram dan Madrasah Dar al-Ulum yang merupakan madarasah rintisan Ulama Jawiyyin (ulama Nusantara di Haramain). Di antara gurunya selama belajar di Haramain adalah, Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki, Syaikh Muhammad Amin al-Kutbi, Syaikh Abdul Qodir ibn Abdul Muthalib al-Mindili, Syaikh Abdullah bin Nuh al-Malaysiai, Syaikh Hasan Al-Masyath, Syaikh Yasin al-Fadani, dan Syaikh Zakaria Bela. Kepada ulama-ulama Haramain ini, Mbah Moen mempelajari berbagai disiplin ilmu agama dengan penuh ketekunan sehingga menjadi ta’ammuq (mendalam). Karena tertarik dengan kealimannya, ada salah satu ulama Haramain yang ingin menjadikan Mbah Moen sebagai menantunya. Namun, tawaran tersebut tidak diiyakan olehnya. Mbah Moen lebih suka kembali ke Indonesia dan mengamalkan ilmunya di tanah kelahirannya.

Pada tahun 1950, Mbah Moen kembali ke tanah airnya. Kembalinya ke Indonesia ini tidak menyurutkan niatnya untuk terus mengajari. Ia mengaji lagi ke berbagai ulama Nusantara seperti Kiai Baidlowi bin Abdul Aziz (Lasem, Rembang), Kiai Bisri Mustofa (Leteh, Rembang), Kiai Abdul Wahab bin Hasbullah (Tambak Beras, Jombang), Kiai Abdul Wahib bin K Abdul Wahab (mantan Menteri Agama), Kiai Ma’sum Ahmad (Lasem, Rembang), Kiai Bisri Syansuri (Denanyar, Jombang), Habib Abdullah bin Abdul Qodir (Malang), Habib Ali bin Ahmad Al-Athas, Kiai Thohir (pengasuh yayasan At-Thohiriyyah Jakarta), Kiai Ali bin Ma’sum (Jogjakarta), Kiai Abdul Hamid (Pasuruan), Kiai Muslih bin Abdur Rahman (Mranggen, Demak), Kiai Abbas (Buntet), Kiai Khudori (Tegalrejo), Kiai Asnawi (Kudus), Kiai Ihsan Jampes (Kediri), Kiai Abu Fadhol (Senori, Tuban), dan Kiai Abu Khoir (Jatirogo, Tuban).

Membangun Peradaban Islam dari Pesantren

Usai menjalani rihlah panjang dalam study ilmiah di berbagai pesantren, Mbah Moen berkeinginan mengabdikan dirinya untuk mengajar di pesantren milik kakeknya (Kiai Ahmad ibn Syuaib), Pesantren Ma’had al-Ilmy Asy-Syar’iyyah (MUS).  Ia juga ikut berkiprah dalam mengihidupkan Madrasah Nahdlatul Wathan yang dahulunya organisatorisnya masih kurang tertata baik, kemudian dirombaknya dengan nama baru Madrasah Ghozaliyah Syafi’iyyah (MGS). Dalam membangun madarasah ini, Mbah Moen dibantu Kiai Ali Masyfu’, Kiai Zubair Dahlan, Kiai Abdullah ibn Abdurrahman, Kiai Musa ibn Nur Hadi, Kiai Abdul Wahhab ibn Husein, Kiai Haramain Ma’shum, dan lain-lain dari ulama Sarang dan sekitarnya. Semenjak dideklarasikannya Madrasah Ghozaliyah Syafi’iyyah, Mbah Moen diangkat menjadi Mudir ‘Am hingga sekarang.

Melihat kealiman Mbah Moen yang dianggap sudah mumpuni, Kiai Ahmad ibn Syuaib menyuruhnya untuk membuat mushalla yang terletak di depan rumahnya sebagai media dakwah untuk menyebarkan ilmunya kepada masyarakat Sarang. Lambat laun, mushalla ini berubah menjadi pesantren dengan jumlah ribuan santri yang datang dari penjuru Nusantara.
Dalam diri Mbah Moen tidak terbesit sedikitpun untuk membuat pesantren. Masyarakat sendiri yang berkeinginan memondokan anaknya kepada Mbah Moen. Bagi Mbah Moen yang terpenting adalah menolong agama Allah dengan cara mengaji, mengajar para santri dengan materi kitab-kitab turast peninggalan ulama. Karena antusiasnya santri yang ingin ber-istifadah dengan ilmunya Mbah Moen, mereka menyekat mushalla Mbah Moen menjadi dua. Yang satu untuk untuk tempat shalat dan mengaji, dan yang satunya lagi sebagai kamar santri yang mereka namai dengan POHAMA (Pondok Haji Maimoen). Nama ini kemudian hari diganti Mbah Moen menjadi PP. Al-Anwar. Nama Al-Anwar diambil dari nama ayahnya sebelum berangkat haji yang diubah menjadi Zubair.

Mulanya santri Mbah Moen hanya empat orang, yaitu Kiai Hamid Baidlowi (Lasem, Rembang), Kiai Ashari (Yek Pongge), Kiai Hasib, dan Kiai Imam Yahya Mahrus Aly (Pengasuh Pesantren Lirboyo). Karena istiqamahnya Mbah Moen dalam mengajar, jumlah santri Al-Anwar cepat sekali bertambah hingga ribuan. Bangunan yang asalnya berupa sekatan mushalla, kini bergantikan gedung-gedung pesantren yang begitu megahnya. Al-Anwar yang asalnya cuma satu, kini bertambah menjadi Al-Anwar 2 dan Al-Anwar 3. Pesantren Al-Anwar I hanya mengajarkan kitab-kitab turast, sedangkan Al-Anwar 2 dan 3, selain mengajarkan kitab turast, diajarkan pula ilmu umum dan modern.

Karena laju ilmu pengetahuan cepat berkembang pesat dan zaman yang selalu berubah, Mbah Moen mengharapkan sebagian santrinya bisa menguasi ilmu agama dan umum secara seimbang dan selaras. Untuk menjembatani cita-citanya ini, dibangunlah Madrasah Ibtidaiyyah, Stanawiyah, Aliyah, hingga Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Anwar (STAIA).

Dalam nguri-nguri budaya pesantren salaf  kuno, Mbah Moen selalu menekankan kepada santri-santri nya agar selalu mengaji, dan mengedapankan kitab-kitab turast. Ia sering berpesan, “Yang penting mengaji, jangan berfikir jadi apa. InsyaAllah Allah akan menempatkan kalian dengan sebaik-baiknya tempat.”

Dengan strategi Mbah Moen yang berupa pengembangan pesantren secara bilingual, pesantren salaf dan  modern, ia berharap kelak akan lahir  dari Al-Anwar para ulama, cendiakiawan, pengusaha, pejabat, dan masyarakat sipil yang menjunjung tinggi nilai-nilai pesantren sebagai acuan dalam membangun peradaban Islam Indonesia.

Selain khidmah mengajar di pesantren, Mbah Moen juga aktif dalam dunia pemerintahan dan ormas Islam. Ia pernah menjadi anggota DPRD (1967-1975 M), MPR (1978-1991 M), Ketua Majelis Syariah PPP (sampai sekarang), Mustasyar PBNU (sampai sekarang), dan lain-lain.
Kiai Inovatif, Kreatif, dan Produktif
Dalam sebuah ceramahnya, Mbah Moen pernah dawuh, “’Alal âqili ayyakûna ‘ârifan bizamânihî (bagi orang yang dianugerahi akal sehat, hendaknya bijak dalam mensikapi zamannya).” Mbah Moen selalu mengajak santrinya agar tanggap dengan perubahan zaman. Tidak beku dalam berfikir. Ia sering memaknai ayat-ayat suci al-Qur’an sesuai dengan konteks zamannya. Untuk memompa semangat santri-santrinya agar inovatif dan kreatif dalam mensikapi perkembangan zaman, Mbah Moen mengarang kitab yang berjudul, al-Ulamâ al-Mujaddidûn (Ulama Modernis). Pembaharuan yang diharapkan Mbah Moen dalam kitab tersebut tidak seperti tajdid dari kelompok yang baru memahami segelintir ilmu Islam sudah mengaku  mujtahid dan mereka mengesampinkan madzhab empat. Akan tetapi, Mbah Moen mengajak untuk menggunakan kaidah-kaidah yang dirumuskan oleh madzhab empat yang kemudian disesuaikan dengan perkembangan zamannya.

Mbah Moen sering bertafakkur terhadap ayat-ayat suci al-Qur’an yang kemudian dicocokkan dengan kejadian alam yang dihadapinya. Seperti halnya, ketika terjadi Stunami di Aceh, selang beberapa hari, Mbah Moen mengunjungi tempat kejadian perkara. Tidak lama kemudian, ia mengarang kitab yang berjudul Tastunami fi Biladina Indonesia Ahuwa ‘Adzabun am Mushibatun. Dalam kitab ini, Mbah Moen mengkaitkan ayat-ayat suci al-Qur’an dengan kejadian alam berupa Stunami Aceh.

Selain karya di atas, Mbah Moen juga mempunyai karya tulis yang berjudul, Risâlah Mauqûfina haula al-Shaumi wal Ifthâr, Maslakut al-Tanassuk al-Makki fi al-ittishalati bi al-Sayyid Muhammad bin Alawi, Takmilatu al-Maslaku al-Tanassuk al-Makki, Tarâjim Masyâyikhi al-Ma’âhid al-Diniyyah bi Sarang al-Qudamâ’, Taqriraratu al-Jauharu al-Tauhîd, Taqriraratu al-Bad’u al-Amâli, al-Fuyûdu al-Rabbaniyyah, Sirah Hamzah Syatha (sejarah cucu Syaikh Abu Bakar Syatha, pengarang kitab I’ânatu al-Thâlibin), dan lain-lain.

Amirul Ulum (Santri Mbah Moen & Khadim Ulama Nusantara Center)

COMMENTS

Nama

.,1,#AyoMondok,12,#BelajarIslam,8,#CintaNKRI,2,#DanaHaji,1,#HariSantri,19,#HariSantri #HariSantri2017,1,#HariSantri2017,1,#HarlahNU,4,#HarlahNU91,2,#HaulKiaiHasanGenggong,2,#IslamIndonesia,1,#IslamNUsantara,4,#KajianRamadhan,1,#SavePalestine,3,#SaveRohingya,3,1 Muharram,3,1 Syawal,1,2016,1,A. Zakky Zulhazmi,1,Abdlul Halim Hasan,1,Abdul Mun'im DZ,1,Abu Bakar Hasan Assegaf,1,Adab Rasulullah,1,Advetorial,2,Afif Sunakim,1,Agama,1,Agama Cinta,1,Agenda,25,Agenda NU,1,Agnez Mo,1,Agus Zainal Arifin,3,Ahlusunnah wal Jama'ah,31,Ahmad Baso,1,Ahmad Mujib Rahmat,1,Ahmet Davutoglu,1,Ahsunnah,1,AJaran Islam,1,Akhir Zaman,1,Akhlakul Karimah,1,Al-Nimr,1,Al-Qaeda,1,Al-Qur'an,4,Al-Qur'an Raksasa,1,Al-Zastrow Ngatawi,1,Alamsyah M. Dja’far,3,Ali bin Abi Thalib,2,Ali Zawawi,1,Alissa Wahid,1,Allah,1,Almanak,1,Alumni Madrasah,1,Amalan,16,Amalan di Bulan Ramadhan,2,Amalan NU,4,Amalan Rasulullah,1,Amaliah,19,Aman Abdurrahman,1,Amirul Ulum,2,Anas Saidi,1,Angka Istimewa dalam Islam,1,Angka Tiga,1,Angker,1,Ansor,3,Ansor Garut,1,Ansor Malang,1,Ansor Surabaya,1,Anti Korupsi,4,Anti Narkoba,1,Anti Radikalisme,3,Anti Terorisme,2,Anti Wahabi,1,Aplikasi Batik,1,Aqidah,2,Arab,1,Arab People,1,Arab Saudi,2,Arief Mundatsir Mandan,1,Arifin Junaidi,1,Arrahmah Channel,5,Arrahmah Featured,11,Arrahmah.com,1,Articles,2,Artikel,26,Asian Youth Robot Olimpiade,1,Asosiasi Pesantren NU,1,Aswaja,24,Asy'ariyah,1,Australia,1,Avicenna Roghid Putra,1,Ayat-ayat Toleransi,1,Ayman Adz Dzawahiri,1,Ayo Mondok,1,AYRO,1,Bahtsul Masail,1,Bangsa Indonesia,1,Banser,14,Banten,1,Batik,1,Batik Indonesia,1,Battle,1,Battle of Uhud,1,Beasiswa,12,Beasiswa Kemenag,3,Beasiswa Madrasah,1,Beasiswa Santri,1,Beasiswa Santri 2016,1,Beasiswa Santri Berprestasi,2,Beasiswa Santri Berprestasi 2016,1,Bekasi,1,Belajar Islam,26,Berita,148,Berita Duka,5,Berita Islam,3,Bid'ah,2,Bid'ah para Sahabat,1,Bima Arya,1,Biseksual,1,Bisnis Haram,1,BNN,1,BNN di Jepara,1,BNPT,2,Bodo Kupat,1,Bogor,1,Bom Kuningan,1,Bom Sarinah,2,Bom Thamrin,2,BPOM,1,Brain,1,Budaya,1,Buku,6,Bulan Rajab,1,Buletin Jumat,5,Burdah,1,Cak Masykur,25,Cak Nun,1,Cak Nur,1,Cangkir9,2,Cep Herry Syarifuddin,1,Cerpen,2,Channel Arrahmah,37,Charlie Hebdo,1,Cheng Ho,1,Choirul Anam,1,Cinta,1,Cinta Bangsa,1,Cinta Tanah Air,1,Counter Radicalism,6,Cybercrime,2,Dajjal,1,Dakwah Islam,4,dan Transgender,1,Darurat Narkoba,3,Dea Anugerah,1,Deklarasi Nahdlatul Ulama,1,Deklarasi Serpong,1,Densus 88,2,Digital Media,2,Direktorat Pendidikan Madrasah,1,Dit PD Pontren Kemenag,1,DKI Jakarta,1,Doa,31,Doa Akhir Tahun,1,Doa Anak Sholeh,1,Doa Awal Tahun,1,Doa Berbuka,1,Doa dan Tirakat,1,Doa Gus Mus,1,Doa Harian,1,Doa Nabi,1,Doa Pernikahan,2,Doa Setelah Shalat,1,Doa Wudhu,1,Dosen UIN Walisongo,1,Download,1,Dr. Amin Haedari,1,DR. KH. M. A. SAHAL MAHFUDH,1,Dr. Nadirsyah Hosen,10,Dubes,1,Dzikir dan Doa,2,Dzikir Setelah Shalat,1,Editor's Choice,10,Effendi Choirie,1,Ekologi,3,Ekonomi,3,Eksekusi Mati Al-Nimr,1,English Edition,1,Esensi Syariah,1,Fadhila Haifa’ Afifah,1,Fadilah,1,Falak,1,Fardhu Wudhu,1,Fatayat NU,2,Fathoni Muhammad,1,Fatwa MUI,1,FDS,11,featured,133,Featured Arrahmah,44,Fikih,2,Fikih dan Muamalah,3,Fikih Ibadah,10,Fiqh,8,Fiqh Ibadah,1,Fiqh Qurban,6,Fiqh Shalat,3,Fiqih Lingkungan,2,Firqaf,1,Firqah,1,Firqoh,1,Fokus Khusus,1,FSN,2,Fulldayschool,4,Fundamentalis akan Habis,1,Gafatar,1,Galeri,4,Gay,1,Geluntung Agel Wafi,1,Gerakan Nasional AyoMondok,1,Gerhana,1,Gerhana Bulan,1,Gerhana Matahari,3,Gerhana Matahari Total,1,GIYE,1,Good Muslim,13,GP Ansor,8,Grand Syaikh Al-Azhar,1,Grants,1,Griya Gus Dur,1,GTK Madrasah,2,Guru Inspiratif,2,Guru Madrasah,2,Guru MAN,1,Guru Mughni,1,Guru PAI,1,Gus Ahmad Muwaffiq,1,Gus Aqib,1,Gus Dur,23,Gus Miek,1,Gus Mus,9,Gus Muwafiq,1,Gus Rizal Mumaziq,1,Gus Sholah,1,Gus Ubaidillah Achmad,1,Gus Yaqut,1,GusDur.net,1,Gusdurian,2,Habib Abu Bakar,1,Habib Lutfi,1,Habib Luthfi bin Yahya,1,Habib Novel,10,Habib Novel Alaydrus,7,Habib Salim Bin Jindan,1,Habib Sholeh Al-Hamid Tanggul,1,Habib Syech,1,Habib Umar bin Hafidz,3,Hadist,1,Hadist Jibril,1,Hadits,1,Hadits 72 Bidadari,1,Hadits Diskriminatif,1,Hafidzoh,1,Haji,7,Haji 2015,1,Haji 2017,1,Haji 2018,1,Hajj,1,Halal bi Halal,3,Halaqah,1,Hamid Ahmad Masduki Baidlawi,1,Har Santri,1,Hari Arafah,2,Hari Batik Nasional,1,Hari Natal,1,Hari Pahlawan,2,Hari Santri,32,Harlah,2,Harlah NU,3,Hasan al-Bashri,1,Haul,4,Haul Gus Dur,9,Haul Kiai Sholeh Darat,2,Haul Sunan Ampel,1,Haul Sunan Bonang,1,Haul Syekh Nawawi Al-Bantani,1,Headlines,20,Hikam Zain,15,Hikmah,83,Hikmah Islam,45,Hipsi,3,Hisab,1,Hizb,1,Hizbut Tahrir,2,Hizbut Tahrir Indonesia,2,Hoax,2,Hong Kong,1,HTI,2,HTIBubar,6,Hubbul Wathan minal Iman,1,Hukum Islam mengenai LGBT,1,Hukum Melangkahi Kuburan,1,Hukum Membunuh,1,Hukum Membunuh dalam Islam,1,Hukum Ucapan Natal,1,Humor,3,HUT TNI,1,Hymne,1,I-Banking,1,Ibadah,4,Ibn Muljam,1,Ibn Yaqzan,1,Ibu Nabi Muhammad,1,Ibunda Nabi Muhammad,1,IDC,1,Ideologi,1,Idhul Adha,1,Idul Adha,14,Idul Fitri,7,IIEE,1,IISRO,1,Ijazah,6,Ijtihad,1,Ikhbar,42,Ilmu Kalam,1,Image,1,Imam al-Syafi’i,1,Imam Ghazali,1,Imam Malik,1,Imam Muslim,1,Imam Nawawi,1,Imlek,1,INC,2,Indonesia Darurat Narkoba,1,Info Haji,2,Inspirasi,11,Inspirasi Pesantren,2,Interfaith,3,Internasional,98,International,3,International Islamic School Robot Olympiad,1,International Peace Day,1,Internet Banking,1,IPNU,1,IPPNU,1,Iqbal Khalidi,3,Iqbal Kholidi,1,Iran,1,ISIS,11,Islah Gusmian,1,Islam,16,Islam dan Perdamaian,1,Islam Di China,3,Islam di Papua,1,Islam Indonesia,3,Islam Nusantara,28,Islam Nusantara Center,1,Islam Papua,1,Islam Radikal,1,Islamic Event,1,Islamic State,1,Isra' Mi'raj,1,Istighosah Kubro,1,Istikharah,1,Ito Surmardi,1,JAD,1,Jakarta,4,Jamiyatun Nasihin,1,Jasad Utuh,1,Jawa Barat,3,Jawa Tengah,7,Jawa Timur,4,Jazirah Arab,1,JIhad,3,Jihad fi Sabilillah,1,Jokowi,5,Jonru,1,Jurnalistik,1,K.H. Ahmad Umar Abdul Manan,1,Kabar Duka,1,Kabar Pesantren,5,Kabar Pesantrens,1,Kajian Islam,18,Kajian Ramadhan,1,Kalam Ulama,4,Kalender,2,Kalender Islam,2,Kalimah Syahadat,1,Kalis Mardiasih,1,Kampung Damai,1,Kampus,1,Kekerasan,1,Kemenag,3,Kementerian Agama,1,Kementerian Agama RI,3,Keraton Sumenep,1,Kesehatan,4,Ketua PBNU,1,Ketum PBNU,1,Ketupat,1,Keutamaan Bulan Rajab,1,Keutamaan Shalat Tarawih,16,Keutamaan Shalawat Nabi,2,Keutamaan Tarawih,1,KH A Ghazalie Masroeri,1,KH Abdurrahman Wahid,5,KH MA Sahal Mahfudh,2,KH Maemon Zubair,1,KH Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh,1,KH Sahal Mahfudh,3,KH Said Aqil Siraj,1,KH Wahab Hasbullah,1,KH. Abdul Aziz Manshuri,1,KH. Abdul Ghoffar Rozien,1,KH. Abdul Karim,1,KH. Abdul Muhaimin,1,KH. Abdurrahman Wahid,1,KH. Ali M. Abdillah,1,KH. Bisri Mustofa,1,KH. Cep Herry Syarifuddin,3,KH. Hasyim Asy'ari,1,KH. Hasyim Asyari,3,KH. Husein Muhammad,2,KH. Iftah Sidiq,1,KH. Lukman Harits Dimyati,1,KH. Ma'ruf Amin,2,KH. Maimoen Zubair,11,KH. Marzuqi Dahlan,1,KH. Masdar F. Mas'udi,2,KH. Mustofa Bisri,2,KH. Said Aqil Siraj,5,KH. Sholeh Darat,8,KH. Thobary Syadzily,1,KH. Tubagus Muhammad Falak,1,KH. Yahya Cholil Staquf,3,KH. Zainal Mustafa,2,KH. Zakky Mubarok,2,KH.Shalih Darat,1,Khanza Iliyina Syafa,1,Khawarij,1,Khazanah,3,Khazanah Isam,7,Khazanah Islam,379,Khilafah Islamiyah,5,Khofifah Indar Parawansa,1,Khoirul Anam,2,Khulafaur Rasyidin,1,Khutbah,4,Khutbah Idul Fitri,2,Khutbah Jumat,1,Kiai Abdul Hamid,1,Kiai Hasan Genggong,1,Kiat Menulis,1,Kiddle,1,Kilas,1,Kirab Santri,1,Kisah Hikmah,16,Kisah Nabi,1,Kisah Rasulullah,1,Kisah Teladan,1,Kita Tidak takut,1,Kitab Durrotun Nasihin,1,Kitab Jawahirul Bukhori,1,Kitab Kuning,5,Kitab Pegon,1,Kitab Suci,1,Kokam,1,Kolom,96,Komedi Religi,1,Kominfo,1,Konferwil NU Jabar,1,Konflik Sunni-Syiah,1,Kongkow Sufi,3,Konsultasi Agama,1,Konsultasi Islam,1,Kontra Radikal-Terorisme,1,KPAI,1,KPK,1,Kreatif Indonesia,1,Kriminal,1,Krisis Jerusalem,2,Krisis Rohingya,7,KUPI,1,Kurban,7,Kyai Maimoen Zubair,1,Kyai Masdar,1,Kyai Pahlawanku,1,Kyai Pesantren,1,Lailatul Qadr,1,Lambang NU,1,Lapan-A2,1,Laporan,1,Lazisnu,1,Le Petit Prince,1,Lebaran,1,Lebaran Ketupat,1,Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama,2,Lesbian,1,Letter of Acceptance,1,LFNU,1,LGBT,2,Liberalisme,1,Life of Mohammed,3,Life of Muhammad,2,Liga Santri,2,Liga Santri Nusantara,3,Lingkungan,1,LIPI,1,Litbang Kemenag,1,Literasi,7,Literasi Digital,3,LoA,1,Logo Muktamar NU ke-33,1,Logo NU,1,Love Peace,1,LPDP,1,LSN,5,LSN 2017,3,LTN NU,3,Lukman Hakim Saifuddin,3,Lunar System,1,M. Kholid Syeirazi,1,M. Nur Kholis Setiawan,1,M. Rikza Chamami,13,M. Rikza Khamami,1,Ma'arif NU,2,Madrasah,24,Madrasah Diniyah,5,Madrasah Lebih Baik,2,Madrasah TBS,1,Mahasiswa,2,Mahbub Ma'afi,2,Mainstream Media,1,Majelis Dzikir,1,Majelis Shalawat,1,Makalah,3,Makam Gus Dur,1,Makam Nabi,1,Makam Nabi Muhammad SAW,1,Makam Rasulullah,1,Makam Sunan Bonang,1,Makkah,1,Maklumat,3,Makna Bismillah,1,Makna Logo Muktamar NU ke-33,1,Malik bin Anas,1,Mama Falak,1,MAN IC,1,Manhaj Salafi Imam Syafi’i,1,Manhaji,1,Manusia Robot Bali,1,Mars,1,Masjid,1,Masjid Zhenjiao,1,Masjidid Haram,1,Masjidil Haram,1,Maturidiyyah,1,Maulid,4,Maulid Burdah,1,Maulid dalam Islam,1,Maulid Nabi,7,Maulid Nabi Muhammad SAW,3,Mbah Maimoen Zubair,2,Mbah Moen Sarang,2,Mbah Mun,1,Mbah Sahal,1,Mbah Sholeh Darat,1,MCA,1,Media,2,Media Sosial,1,Media Watch,1,Mehmet Gormez,1,Melangkahi Kuburan,1,Meme,1,Meme Islami,1,Menag,2,Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia,1,Mengenal Jejak Mengenal Watak,1,Menristek,1,Menulis,1,Merayakan Maulid,1,Milad,1,Minal Aidin Wal Faizin,1,Minhajul 'Abidin,5,Moment,1,MTs Surya Buana Malang,1,MTsN 2 Pamulang,1,MTT,1,Mualaf,2,Mudik Lebaran,1,Muhammad,2,Muhammad bin ‘Abd al-Wahhab,2,Muhammad Nasir,1,Muhammad Niam,1,Muhammad PBUH,1,Muhammad SAW,3,Muhammad Tijany,1,Muharram,2,MUI,1,Mujaheeden,1,Mujahidin Palestina,1,Mukiyah,1,Mukjizat,2,Muktamar NU,1,Muktamar NU ke 33,2,Munas-Konbes NU,20,Munawir Aziz,1,Muntaha Azhari,1,Museum Keraton Sumenep,1,Muslim Hong Kong,1,Muslim Kagetan,1,Muslim Papua,1,Muslimat NU,2,Nabi dan Rasul,1,Nabi Ibrahim,1,Nabi Muhammad,2,Nabi Muhammad SAW,6,Nadirsyah Hosen,6,Nadlatul Ulama,2,Nahdatul Ulama,18,Nahdlatul Ulama,157,Nahdlatul Ulamata,1,Name of Allah,1,Narkoba,3,Nasehat,8,Nasihat,1,Nasional,412,Nasionalisme,1,Natal,1,Natal 2015,1,Natal dan Maulid,1,Netizen Jurnalistik,1,New,1,News,677,News Ikhbar,2,News IPPNU,1,News Pictures,17,Ngaji Live,1,Ngaji Puasa,27,Ngaji Ramadan,8,Ngaji Ramadhan,20,Ngaji Video,1,Niat Puasa,1,Nishfu Sya'ban,1,NKRI,1,NKRI Harga Mati,3,NU,7,NU ANZ,1,NU Batang,1,NU Bogor,13,NU Care,2,NU Care LazisNU,2,NU Garis Lurus,1,NU Jabar,2,NU Jatim,1,NU Klaten,1,NU Semarang,1,NUCare,4,NUPeduli,1,Nur Kholik Ridwan,1,Nur Rofiah,1,Olimpiade Kedokteran,1,Opini,283,Opinion,1,Opnion,1,Orbituari,2,Pagar Nusa,13,PAI,2,Palestina,2,Palestine,1,Palestine Mujaheeden,1,Papua,1,Parenting,1,PBNU,8,PBSB,3,PBSB 2016,1,Peace,1,Peduli Bencana,2,Pelajar NU,1,Pendaftaran PBSB 2016,1,Pendididkan Islam,18,Pendidika Islam,1,Pendidika Islam,1,Pendidikan,171,Pendidikan Agama,1,Pendidikan Islam,158,Pendidikan Karakter,2,Pendidikan Madrasah,5,Pendidikan Politik,3,Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam,1,Pendidikn Karakter,1,Pendis Kemenag,2,Penggrebekan di Jepara,1,Pengobatan Islami,1,Penjajahan,1,Pentas PAI,1,Penulis,1,Perang,1,Perang Badar,1,Perang Uhud,1,Perguruan Tinggi NU,1,Perkemahan Rohis,1,Perppu Ormas,2,Perpres,1,Perpu Ormas,1,Perwimanas,2,Pesan Kiai,1,Pesantren,70,Pesantren Assalafiyah Cirebon. Assalafiyah,1,Pesantren Ibnu Mas'ud,1,Pesantren Lirboyo,2,Pesantren Mahasiswa,1,Pesantren Salaf,1,Photo,1,Pilihan Editor,105,Pilkada,1,Pilkada 2017,1,Pilkada DKI,1,Pilkada Jatim,1,Ploso,1,PMII,3,Polemik Sejarah Tere Liye,1,Politik,13,Ponorogo,1,Ponpes Al-Anwar,1,Pontianak,1,PPMN III,1,Pra Munas,4,Pramuka,1,Prof. Dr. Ahmad Tayyeb,1,Prof. Dr. Quraish Shihab,3,Profil,3,PTKI,1,Puasa Arafah,1,Puasa Ramadhan,1,Puisi,12,Pustaka,10,Pustaka Pesantren,8,Qawli,1,Qunut Nazilah,1,Quote,1,Qurban,5,Radicalism,1,Radikalisme,10,Rajab,1,Ramadan,2,Ramadhab,1,Ramadhan,72,Ramadhan 2015,12,Ramadhan 2016,2,Ramadhan di Hong Kong,1,Ramadhan Video,25,Rasis,1,Rasullah,1,Rasulullah SAW,6,Recommended,2,Refleksi Akhir Tahun,1,Release,2,Release PBNU,1,Religion,2,Remaja Islam,1,Resolusi Jihad,2,Resolusi Jihad NU,1,Rezeki Halal,1,Rijal Mumazziq Z,1,Risalah NU,1,RMI NU,4,Robikin Emhas,1,Robot,1,Rohingya,11,Rokok,2,Rubbubiyah,1,Ruchman Basori,2,Rukun Islam,1,Sahabat,1,Sahabat Nabi,2,Sahih Muslim,1,Said Budairy,1,Saifuddin Zuhri,1,Saifullah Ma'shum,1,Sajak,2,Salafi,2,Salam,1,Sanad Keilmuan,1,Santri,6,Santri Goes To Papua,3,Santri Menulis,1,Santri Urban,1,Sarkub Papua,1,Sastra Islam,11,Satelit,1,Satelit Indonesia,1,Save Rohingya,6,Sayembara Logo Muktamar NU ke-33,1,Science,5,Sedekah,3,Sejarah,5,Sejarah Al-Qur'an,1,Sejarah Indonesia,2,Sejarah Islam,1,Sejarah NU,2,Sekolah Lima Hari,1,Seni dan Sastra Islam,12,Seri Belajar Islam,8,Seri KH. Said Aqil Siraj,1,Seri Tokoh,1,SGTP,1,Shahih Muslim,1,Shaikh Nimr Baqir al-Nimr,1,Shalat,18,Shalat Gerhana,3,Shalat Idul Adha,1,Shalat Istiqa,1,Shalat Jum'at,6,Shalat Sunah,1,Shalat Sunnah,3,Shalat Tarawih,15,Shalawa Nabi,1,Shalawat,2,Shalawat Nabi,4,Shalawat Nabi Muhammad SAW,2,Shalawat Nariyah,3,Sholat Tarawih,1,Sholawat,1,Sholeh Darat,1,Short Course,1,Sifat Mulia Rasulullah SAW,1,Silsilah Nabi Muhammad SAW,1,Silsilah Rasulullah,1,Sindikasi Damai,15,Sindikasi Media,1,Singaparna,1,Sinopsis,1,Sirah Nabawiyah,2,Sirah Nabi,2,Siswa Berprestasi,1,Slamet Basyid,1,solar system,1,Solidaritas,1,Sponsored,2,Suara NU,1,Sudut Pandang,1,Sudut Taman Ramadhan,7,Sufistik,1,Sumanto Al Qurtuby,9,Sumenep,1,Sunnah,2,Sunnah Rasulullah,1,Sunnah Shalat,1,SUNNI,1,Sunni-Shia,1,Sunni-Syiah,1,Suraji,6,Surat Edaran Gubernur Jateng,1,Surat Terbuka,3,Suriah,2,Syafa'at Rasulullah,1,Syafaat Nabi,1,Syahid,1,Syahrozad Zalfa Nadia,1,Syaikhona Kholil Bangkalan,1,Syarat Wajib Zakat,1,Syariah,2,Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani,1,Syeikh Abdul Qodir Al-Jailany,1,Syekh Abdul Qadir Al-Jailani,1,Syekh Dr. Muhammad Fadhil,1,SYIAH,3,Tafsir,1,Tafsir Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani,1,Tahlilan,2,Tahun Baru 2016,1,Tahun Baru Islam,2,Tahun Baru Masehi,1,Tanah Suci,1,Tarawih,21,Tasawuf,3,Tawan,1,Tawariq,1,Tayyip Erdogan,1,Tebuireng,6,Tekno,20,Teladan,1,Teladan Nabi,3,Teologi Teror,1,Teraweeh,1,Tere Liye,1,Teror,1,Teror 2016,1,Teror Jakarta,1,Teror Sarinah,1,Teror Thamrin,1,Teroris,4,Terorism,10,Terorisme,25,Tionghoa,1,Tips and Trick,2,Tokoh,86,Tokoh Betawi,1,Tokoh Bogor,1,Tokoh Dunia,3,Tokoh Indonesia,19,Tokoh Islam,114,Tokoh Kemerdekaan,2,Tokoh Muda Islam,25,Tokoh NU,17,Tokoh NU Bogor,1,Tokoh NU Jabar,1,Tokoh Perempuan,1,Tokoh PMII,1,Tokoh Rembang,1,Tokoh Syiah,1,Tolak FDS,12,Toleransi,5,Tradisi,2,Tragedi Crane di Masjidil Haram,1,Trend Sosial,2,Tuah Pesantren,1,Tulisan Arab,1,Tuntunan Islam,1,Turats,1,Turki,1,TurnBackHoax,4,Tutorial,1,TV9,1,Ubaidillah Achmad,23,Ubaidillah Ahmad,1,Ucapan Minal Aidin Wal Faizin,1,Ucapat Selamat Natal,1,Udhiyah,1,Uhud,1,Ulama,11,Ulama Bogor,1,Ulama Indonesia,1,Ulama NU,3,Ulama Nusantara,1,Ulama Perempuan,1,Ulama Salaf,1,Uluhiyah,1,UNU,2,Ustad Ahmad Ikrom,1,Ustadz,1,Ustadz Ahmad Ali MD,2,Ustadz Ali MD,1,Ustadz Fathuri,24,Ustadz Fatoni Muhammad,1,Ustadz Lc,1,Ustadz Ma'ruf Khozin,3,Ustadz Menjawab,5,Ustadz Yusuf Mukhtar Sidayu,1,Ustadz Yusuf Suharto,1,Uswah,3,Uswatuna,3,UU Ormas,1,Video,5,Vinanda Febriani,7,VoA-Islam,1,Wahabi,4,Wahabism,2,Wahabisme,2,Wahid Foundation,6,Wali Pasemone,1,Wali Songo,2,Walisongo,5,Waliyullah,1,Wardi Taufik,1,Wawasan,79,Wawasan Islam,54,Wawasan Kebangsaan,12,Wawasan Nusantara,43,Website Islam Indonesia,1,Website Islam Nusantara,1,Wirid dan Doa,2,Wirid dan Doa Setelah Shalat,1,Women and Jihad,1,Women Fighter,1,World Peace,1,Wudhu,3,Yahya Staquf,1,Yasin,1,Yayasan Saifuddin Zuhri,1,Yenny Wahid,3,Yogyakarta,8,Z-Featured,3,Zainal Mustafa,1,Zakat,4,Zakat Fitrah,2,Zakir Naik,1,Zakky Zulhazmi,2,ZIarah,4,Ziarah Kubur,2,Zikir,1,Zuhairi Misrawi,1,Zulkilfi Hasan,1,خطبة كسوف الشمس,1,
ltr
item
Arrahmah.co.id - Portal Dunia Islam: Mbah Maimoen Sarang: Damaikan Hati Dengan Mengaji
Mbah Maimoen Sarang: Damaikan Hati Dengan Mengaji
https://3.bp.blogspot.com/-5Tf95sGMCNc/XGViinkjClI/AAAAAAAAdRE/iCt95X-uqTcSR0MMMyWlCCoNr8aZIl7pQCLcBGAs/s640/FB_IMG_1550147799538.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-5Tf95sGMCNc/XGViinkjClI/AAAAAAAAdRE/iCt95X-uqTcSR0MMMyWlCCoNr8aZIl7pQCLcBGAs/s72-c/FB_IMG_1550147799538.jpg
Arrahmah.co.id - Portal Dunia Islam
https://www.arrahmah.co.id/2019/02/mbah-maimoen-sarang-damaikan-hati.html
https://www.arrahmah.co.id/
https://www.arrahmah.co.id/
https://www.arrahmah.co.id/2019/02/mbah-maimoen-sarang-damaikan-hati.html
true
766049156261097024
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content