Ketegasan Habib Luthfi di Haul Habib Anis: Jangan Kotori Haul Ini Dengan Politik

ARRAHMAH.CO.ID –

– Jangan kotori haul ini dengan politik!”, begitu pesan tegas Habib Luthfi di Solo. Apakah politik itu kotor? Ya, kotor, ketika dimainkan oleh para politisi kotor. Tapi bisa bersih, ketika dimainkan oleh politisi bersih.

Apakah JATMAN berpolitik? Ya. JATMAN berpolitik. Tapi politik JATMAN adalah politik yang bersih. Ketika kita sepakat untuk mengatakan bahwa demokrasi adalah kekuasaan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, maka kembalikan semua kedaulatan kepada rakyat. Jangan ada lagi rekayasa, tipu daya, apa lagi pemaksaan kepada rakyat. Bentuk praktisnya bagaimana? JATMAN mengembalikan kedaulatan politik kepada rakyat. Minimal rakyat yang menjadi anggota atau keluarga besar JATMAN.

JATMAN tidak ikut-ikutan nyemplung menjadi operator dan instrumen (alat) politik bagi pihak manapun. JATMAN menyerahkan urusan politik kepada masing-masing pribadi anggotanya. Semuanya dikembalikan kepada hak anggota untuk memilih mana yang terbaik untuk bangsa dan negara.

Bukankah JATMAN adalah banom NU? Betul! Ada yang berpikir bahwa, jika JATMAN tidak ikut berpolitik (terutama dalam Pilpres 2019) maka NU tidak akan kebagian “kue kepresidenan”?

Salah! Itu pandangan keliru!

NU dan Muhammadiyah adalah dua ormas terbesar yang dimiliki umat Islam Indonesia. NU dan Muhammadiyah adalah dua organisasi Islam Wasathiy. Soko guru dan penyangga yang paling kokoh bagi republik ini. Tanpa keduanya, NKRI ini tidak akan pernah tegak dan stabil. Mana ada presiden, siapapun dia, yang berani meninggalkan dua ormas terbesar ini? Siapapun yang terpilih menjadi Presiden, pasti memperhitungkan dua ormas terbesar ini, terutama NU. Maka, JATMAN (NU) pun akan selalu diperhitungkan dan dilibatkan dalam peran. Gak perlu khawatir soal “kue kepresidenan”. Tanpa harus menjadi operator dan instrumen politik, NU (termasuk JATMAN yg ada di dalamnya) tak akan pernah ditinggalkan oleh Sang Presiden.

Apalagi JATMAN adalah organisasi para pengamal tarekat-tarekat yang terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Peran JATMAN dalam membangun, menjaga, merawat, dan mengembangkan spiritualitas bangsa Indonesia tidak akan pernah dipandang sebelah mata oleh siapapun. Dengan posisi besar ini, tidak perlu JATMAN menjadi operator, atau instrumen, atau petugas partai politik dan capres manapun.

Melalui semangat dan nilai tarekat, JATMAN akan terus dibutuhkan konsistensinya mengawal qalbu bangsa Indonesia. JATMAN memiliki peran spiritualitas bagi bangsa ini, agar politik dan demokrasi berproses dengan cara-cara yang etis, elegan dan bersih.

Politik JATMAN adalah politik yang bersih. Bersih artinya mengedepankan basis qalbu sebagai pertimbangan berpolitik. Qalbu itu sumber spiritualitas. Jika spiritualitas menjadi inspirasi dalam berdemokrasi, maka akan melahirkan pemimpin bangsa yang bersih.

Soal pilihan capres, kedaulatannya dikembalikan kepada rakyat. Apa yang terbaik bagi rakyat Indonesia, JATMAN akan mendukungnya. Dengan catatan dan himbauan: proses pilihan berbasis pada kebebasan dan kejujuran nurani, tanpa keculasan, tipu daya dan tekanan. Itulah politik bersih ala JATMAN.

Ditulis oleh KH. Wahfiudin Sakam, Mudir Aam JATMAN

Artikel Ini Telah Dimuat: PesanKiai.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.