Beranda Nahdlatul Ulama Wagup Lampung: Komitmen, Kunci untuk Menyelesaikan Persoalan Perempuan

Wagup Lampung: Komitmen, Kunci untuk Menyelesaikan Persoalan Perempuan

5
0
Hosting Unlimited Indonesia

ARRAHMAH.CO.ID

Jakarta,

Wakil Gubernur Lampung terpilih Chusnunia Chalim mengatakan, perempuan dimanapun berada memiliki permasalahan yang sama seperti persoalan pendidikan, kesehatan ibu hamil dan menyusui, lanjut usia, dan lainnya. 

Di samping itu, lanjutnya, perempuan –baik di desa atau pun di kota- juga memiliki beban ganda. Di samping memiliki pekerjaan untuk menunjang ekonomi keluarga, mereka juga harus memastikan rumah tangganya berjalan dengan baik. Mulai dari mengurus anak hingga suami.     

Nunik, panggilan akrabnya, menambahkan, persoalan kesetaraan gender (gender equality) kerap kali tidak dimasukkan ke dalam program prioritas pemerintah. Mengapa? Karena persoalan kesetaraan gender dinilai kurang seksi dibanding dengan yang lainnya seperti infrastruktur, kualitas pelayanan, pengangguran, isu HAM, dan lainnya.  

Hosting Unlimited Indonesia

“Perempuan jumlahnya sama dengan laki-laki. Namun dalam hal kebijakan anggaran, pemerintah belum memberikan perhatian tentang isu kesetaraan gender (gender equality). Karena isu ini kurang seksi,” kata Nunik dalam acara The International Young Muslim Women Forum di Jakarta, Kamis (25/10).

Nunik menegaskan, isu kesetaraan gender harus diletakkan di depan dan diprioritaskan. Ia yakin, dengan komitmen yang kuat maka segala persoalan perempuan bisa diatasi.

“Kata kuncinya ada di komitmen. Mau seperti apa pemerintahannya, pasti memiliki keterbatasan. Siapapun pemerintahannya, pasti mengakomodir isu-isu perempuan jika memiliki komitmen,” jelasnya.

“kalau pemimpinnya perempuan tapi tidak mengakomodir (isu-isu perempuan), itu keterlaluan,” imbuhnya. 

Program pemberdayaan perempuan

Nunik menjelaskan, ada beberapa program pemberdayaan perempuan yang telah dikerjakan selama ia menjabat sebagai Bupati Lampung Timur. Diantaranya pelatihan industri rumahan bagi perempuan hingga pemasaran produk, layanan Jumat Sehat, dan pelatihan teknologi informasi.

“Ini bukan hanya dilatih, tapi produknya juga dipasarkan. Kita pasangkan dengan retail-retail kita,” katanya.

“Kita ajarkan ibu-ibu untuk bikin akun di Tokopedia,Bukalapa, FB, dan lainnya. Karena jualan online semakin diminati,” ucapnya.

Nunik menambahkan, ada juga program Nemui Nyimah. Semacam ruang konsultasi. Siapapun bisa datang untuk mencurahkan segala persoalan dan aspirasinya. Melalui program ini, masyarakat juga diajak terlibat dalam pembangunan setempat. 

“Kata kuncinya ini soal komitmen,” tegasnya.

Nunik menjadi Bupati Lampung Timur sejak 17 Februari hingga 2018. Pada 12 Agustus 2018, Nunik dan Arinal Djunaidi ditetapkan KPU sebagai Wakil Gubernur Lampung dan Gubernur terpilih. (Muchlishon)

Artikel Ini Telah Dimuat: NU Online

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.