IAI-UNU Bojonegoro Perkuat Aswaja Bagi Mahasiswa Baru
Loading...

ARRAHMAH.CO.ID

Bojonegoro,

Ratusan mahasiswa baru Institut Agama Islam (IAI) – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sunan Giri Bojonegoro, mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin-Selasa (27-28/8). 

Dalam kegiatan yang berlangsung dua hari, para mahasiswa diperkenalkan dan mendalami Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) pada mahasiswa-mahasiswi baru.

Loading...

Rektor IAI Sunan Giri Bojonegoro, Jauharul Ma’arif menyampaikan, pendaftar mahasiswa baru sampai gelombang tiga awal ini sudah ada sekitar 750 mahasiswa baik IAI maupun UNU Sunan Giri. Mereka masuk di fakultas sesusai dengan keinginannya, karena untuk IAI ada 6 jurusan yang terbagi 3 fakultas. Sedangkan UNU, memiliki 10 jurusan dalam 3 fakultas.

Diantaranya IAI ada Fakultas Tarbiyah, Syariah dan Adab, untuk UNU terdapat tiga fakultas yang sudah ada Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi serta Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 

“Membekali mahasiswa untuk menjawab perkembangan menjadi tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya, termasuk memperdalam Aswaja ada mahasiswa baru,” jelasnya.

Gus Arif, panggilan akrab Jauharul Ma’arif menerangkan, dalam kegiatan ini mahasiswa dikenalkan lingkungan kampus dan proses pembelajarannya. Selain kegiatan kampus, juga kemahasiswaan, dan pengenalan metode pendidikan kampus.

“Termasuk pendalaman Aswaja dan lebih mengenalkannya tentang keaswajaan tersebut, serta menyiapkan guru yang siap bersaing untuk menjawab tantangan ke depan,” terangnya.

Seperti halnya seorang guru dalam proses belajar mengajar tidak monoton, tapi bisa disampaikan dengan bercerita maupun metode yang lainnya. Dengan bercerita guru pandai mengemas, karena nanti ketika sudah lulus akan mendapatkan surat keterangan pendamping ijazah sesuai keahliannya.

“Mahasiswa yang nantinya menjadi guru bisa mandiri. Apalagi banyaknya guru membuat guru harus kompeten dan mampu menguasai materi,” ungkap Gus Arif yang juga pengurus PCNU Bojonegoro.

Ketua Yayasan, Muslih Fattah menambahkan, perkembangan kampus tidak hanya sarana dan prasarananya saja, tetapi aktivitas proses belajar mengajar juga ditingkatkan. “Sehingga dosen dan mahasiswa saling pro aktif dalam pembelajaran,” imbuhnya.

Apalagi untuk menjawab tantangan guru ke depan dimungkinkan semakin berat. Agar mampu bersaing, IAI dan UNU Sunan Giri terus melakukan inovasi dan aktualisasi. 

“Guru lulusan IAI-UNU tidak hanya di sekolah swasta, tetapi juga banyak yang menjadi guru negeri,” pungkas mantan Ketua PC LP Ma’arif dan Ansor Bojonegoro itu. (M Yazid/Muiz)

Artikel Ini Telah Dimuat: NU Online, Dengan Judul – IAI-UNU Bojonegoro Perkuat Aswaja Bagi Mahasiswa Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.