Syubbanul Wathan Bergema di Pengenalan Kampus IAIN Pontianak
Loading...

ARRAHMAH.CO.ID

Pontianak,

Semangat keberislaman yang dibingkai dengan nasionalisme dan cinta tanah air kembali digelorakan pada acara Pengenalan Budaya AKademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat. Pada pembukaan PBAK tersebut, civitas akademika kampus setempat mengajak segenap mahasiswa baru menyanyikan lagu Syubbanul Wathan gubahan KH Abdul Wahab Chasbullah.

Dalam video yang dikirim oleh salah seorang peserta PBAK, tampak mahasiswa dan mahasiswi baru IAIN Pontianak peserta PBAK menyanyikan lagu Syubbanul Wathan dengan mengibarkan bendera merah putih kecil.

Loading...

Hal ini kemudian disambut positif oleh mahasiswa baru. Salah seorang di antaranya adalah Muhammad Viki Riandi, mahasiswa Jurusan Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pontianak.

“ini sangat bagus. Inisiatif ini sangat bagus, karena memang mahasiswa baru perlu diingatkan kembali akan pentingnya semangat nasionalisme bagi integrasi bangsa ini,” katanya, Senin (27/8). 

Dalam pandangannya, biar bagaimanapun, mahasiswa dalam aktivitasnya nanti akan dihadapkan dengan berbagai macam pemikiran dan gerakan baik yang bersifat konstruktif maupun destruktif bagi kesatuan dan persatuan NKRI.

“Saya juga menilai pemilihan Lagu Syubbanul Wathan ini sangat relevan dengan tujuan PBAK sesuai arahan Diktis Kemenag yang ingin semangat nasionalisme hidup di kampus dan dapat menghalau gerakan radikalisme,” ujarnya.

“Kampus IAIN Pontianak perlu memperkuat pemahaman mahasiswa akan hubungan antara Islam dan nasionalisme yang sebetulnya tak dapat dipisahkan,” kata alumnus MAN 2 Pontianak ini. 

Bagi mahasiswa baru, tidak terbatas dengan kegiatan yang ada dalam PBAK. Kampus perlu menindak lanjuti program membangun pemahaman mahasiswa aka keterkaitan antara Islam dan nasionalisme. “Harus berkelanjutan, dan memikirkan sisi khas generasi milineal agar program tersebut tepat sasaran dan memberi pengaruh yang baik,” katanya.

Ditemui terpisah, Tiara Sari, Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) IAIN Pontianak juga menyambut baik ikhtiar panitia tahun ini yang memasukkan lagu Syubbanul Wathan dalam agenda PBAK. 

“Tidak dapat dipungkiri, banyak mahasiswa hari ini terjebak pada aliran radikalisme yang merongrong keutuhan NKRI,” ungkapnya. Oleh karena itu, peran mahasiswa khususnya panitia PBAK mengajak seluruh mahasiswa baru untuk memfilter aliran yang menjerumuskan ke radikalisme, serta tidak lupa pula mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menjaga keutuhan dan  Kesatuan NKRI mulai dari hal kecil dengan menyanyikan lagu Syubbanul Wathan yang memiliki makna besar untk menjaga NKRI, lanjutnya.

PBAK IAIN Pontianak 2018 sendiri merupakan agenda rutin yang diselenggarakan IAIN Pontianak sebagai wadah orientasi bagi peserta didik baru IAIN Pontianak. Tahun ini kegiatan diikuti sebanyak 1768 mahasiswa baru yang akan berlangsung dari 27 Agustus hingga 1 September. 

Calon mahasiswa yang menjadi peserta PBAK yaitu dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) berjumlah 666 peserta, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) berjumlah 649 perserta, sedangkan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) berjumlah 453 peserta. Jumlah tersebut dari jalur SPAN-PTKIN sebanyak 541 peserta, UM-PTKIN sebanyak 393 peserta dan SPMB sebanyak 834.

PBAK kali ini dibuka secara langsung Rektor IAIN Pontianak, Syarif dan dihadiri seluruh civitas akademika IAIN Pontianak. (Siti Maulida/Ibnu Nawawi)

Artikel Ini Telah Dimuat: NU Online, Dengan Judul – Syubbanul Wathan Bergema di Pengenalan Kampus IAIN Pontianak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.