Menag Lukman Hakim Saifuddin Jelaskan Kenapa Idul Adha di Indonesia Dengan Di Arab Saudi Berbeda Tanggal

0 376

ARRAHMAH.CO.ID – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama RI telah menetapkan Idul Adha 1439H Jatuh pada 22 Agustus 2018. Hal ini berdasar sidang Isbat penetapan tanggal 1 Dzulhijah 1439H.

Sementara itu Mahkamah Agung Arab Saudi telah menetapkan Idul Adha 1439 H jatuh pada Selasa, 21 Agustus 2018.

Perbedaan penetapan hari raya Idul Adha antara Indonesia dan Arab Saudi berselisih satu hari mendapat respon Menteri Agama Lukman Saifuddin. Menag menjelaskan duduk perkara penyebab perbedaan itu.

“Perbedaan Idul Adha antara Indonesia dengan Arab Saudi itu karena perbedaan menetapkan kapan tanggal 1 Dzulhijah. Jadi perbedaan itu sesuatu yang biasa. Tak perlu berlebihan, karena muncul terkait dengan tata cara penetapan 1 Dzulhijah,” ujar Lukman di kantor daker Mekah Al Mabrur, Syisyah, Selasa (14/8/2018).

Penyebab perbedaan penetapan itu, lanjut Lukman adalah karena adanya ketidaksamaan mathla’ atau tempat melihat munculnya hilal. Beda tempa berpotensi membuat hasil berbeda dalam peneropongan hilal.

“Dalam kalender Islam untuk menentukan awal bulan berdasarkan hilal. Berbeda dengan masehi yang berdasarkan matahari. Meski Indonesia lebih awal dari sisi waktu karena perhitungan matahari, tapi karena hilal yang terlihat di mathla’ berbeda, menyebabkan perbedaan menentukan 1 Dzulhijah,” tutur Lukman.

Selanjutnya Lukman meminta agar masyarakat di Indonesia tidak menyikapi hal perbedaan ini secara berlebihan. Perbedaan, menurut Lukman, merupakan hal yang biasa.

“Ini biasa saja. Perbedaan seperti ini tak perlu disikapi berbeda,” tutur Lukman. (detik.com/Iqbal)

80%
Awesome
  • Artikel Ini Menarik? Beri Rating

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...