Billboard Ads

Jokowi, Pemimpin Asia Pertama yang Mengunjungi Pengungsi Rohingya di Rakhine State, Myanmar
Presiden Jokowi Kunjungi Kamp Pengungsian Rakhine State di Cox’s Bazar, Didampingi Relawan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU).
ARRAHMAH.CO.ID - Di sela-sela kunjungan kenegaraan ke lima negara di Asia tengah dan selatan, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana mengunjungi pengungsi Rohingya di Bangladesh. Minggu (28/1), setelah bertemu Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina, Jokowi beserta rombongan terbatas menuju Kamp Jamtoli, salah satu tempat penampungan pengungsi asal Rakhine State, Myanmar.

Ini merupakan kunjungan pertama seorang pemimpin negara di Asia ke kamp pengungsi Rohingya. Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang turut mendampingi Jokowi mengatakan, Presiden memberikan bantuan kemanusiaan atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia.

”Presiden Jokowi merupakan Pemimpin Asia pertama yg mengunjungi Kamp Pengungsi di CoxĂ­s Bazar #Mengharukan,” tulis Pramono dalam akun Twitter-nya. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis menyebutkan, pesawat kepresidenan yang membawa Presiden dan rombongan tiba di Bandara Cox’s Bazar sekitar pukul 12.40 waktu setempat atau 13.40 WIB.

Jokowi disambut oleh Deputy Commissioner Cox`s Bazar MD Ali Hossain dan sejumlah pejabat. Presiden kemudian mendapat penjelasan tentang penanganan terhadap pengungsi asal Rakhine State. Setelah itu, rombongan menuju ke Kamp Jamtoli. Perjalanan sepanjang 70 kilometer ditempuh selama satu jam melalui jalur darat dengan menggunakan mobil.

Presiden Jokowi Kunjungi Kamp Pengungsian Rakhine State di Cox’s Bazar
Presiden Jokowi Kunjungi Kamp Pengungsian Rakhine State di Cox’s Bazar. Image: Presidenri.go.id
Di sepanjang perjalanan, warga Cox`s Bazar menyambut kedatangan Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Koordinator Staf Khusus Teten Masduki, dan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno. Selain memberikan bantuan dan memantau penyaluran sumbangan asal Indonesia, di kamp pengungsi itu Jokowi juga bertemu dengan sejumlah sukarelawan Tanah Air.

Ringankan Beban

Pemerintah Bangladesh mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan Indonesia untuk warga Rohingya yang mengungsi di Cox`s Bazaar. ”Negara kami sangat senang bisa menerima kunjungan Yang Mulia Presiden. Suatu kehormatan yang berarti bagi kami,” demikian Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hasan Hassan Mahmood Ali seperti dikutip oleh Menlu Retno Marsudi, saat bertemu Jokowi di Hotel Pan Pacific Sonargaon, Dhaka, Bangladesh, Sabtu (27/1).

Presiden Jokowi Kunjungi Kamp Pengungsian Rakhine State di Cox’s Bazar
Presiden Jokowi Kunjungi Kamp Pengungsian Rakhine State di Cox’s Bazar. Image: Presidenri.go.id
Sebaliknya, Jokowi mengapresiasi kerja sama yang baik antarkedua negara, termasuk dalam penanganan krisis kemanusiaan Rohingya dan dampaknya terhadap Bangladesh. Presiden juga memuji Bangladesh yang bersedia menampung pengungsi Rohingya. Karena itu, sebagai negara sahabat, pemerintah dan rakyat Indonesia berusaha meringankan beban Bangladesh dengan mengirimkan berbagai bantuan kemanusiaan. Selain membahas soal Rohingya, Jokowi dan PM Hasina juga menandatangani nota kesepahaman bilateral menyangkut kerja sama di bidang perdagangan.

Setelah berkunjung ke Bangladesh, Senin (29/1) ini Jokowi dijadwalkan meneruskan kunjungan kenegaraan ke Afghanistan. Presiden tetap akan terbang ke Kabul meski ibu kota Afghanistan itu baru saja diguncang bom mobil dahsyat yang menewaskan 95 orang dan melukai ratusan lainnya. Seskab Pramono Anung mengakui, banyak yang menyarankan agar Jokowi menunda kunjungan ke Afghanistan.

”Presiden @jokowi besok (hari ini- Red) tetap akan ke Afghanistan, walau banyak yang menyarankan untuk menunda kunjungannya karena adanya ledakan bom di Kabul. Presiden nggak ada takutnya #Bismillah,” ujar Pramono di akun Twitter. Afghanistan adalah negara terakhir yang akan dikunjungi Jokowi dalam kunjungan maraton ke lima negara.(Antara/SuaraMerdeka.com/PresidenRI.go.id)