Billboard Ads

Heboh, Tak Terima Syiah Disebut Sesat, Driver Ojol Bikin Video Tantang Ustadz Abdul Somad Debat Terbuka....

ARRAHMAH.CO.ID - Seorang driver ojek online membuat heboh jagat maya, lantaran videonya yang berani menantang ustadz Abdul Somad.

Video ini ramai beredar di youtube, media sosial, dan group-group perpesanan whatsappa beberapa hari ini.

Dalam video berdurasi berdurasi 5 menit 43 detik itu, pria dengan jaket ojek online itu mengaku sengaja membuat video tantangan lantaran ceramah Ustadz Somad tak lagi bisa ditolerir.

Dalam video tersebut, pria yang mengaku murid Habib Husein Yapi, Bangil itu tak terima dalam ceramah-ceramah Ustadz Somad suka menghujat pengikut syiah.

“Saya mendengar saya melihat dan saya kalkulasi begitu banyak sekali beliau selalu menghujat para pengikut syiah. Saya tidak membawa partai, saya tidak membawa sebuah organisasi, saya berbicara tidak membawa bendera seorang syiah atau seorang sunni. Tapi saya bicara di sini atas nama muslim.” ungkap Pria.

Pria itu mengaku murid dari Habib Husen Alhabsi, Bangil, Ia mengundang Abdul Somad untuk berargumentasi secara terbuka. Pria ini tidak menerima ustadz Abdul Somad menghina dan menjelek-jelekkan ajaran Syiah.

“Bagi antum Abdul Somad, di mana pun anda berada, saya selaku murid Al Ustad Husen Al habsi, saya menantang antum Ustad Somad untuk berargurmentasi, saya demi Allah, demi Rasulullah, demi Al Husein, saya tak menerima bahwa anda telah menghina dan menjelekan seluruh ajaran kami.” Kata dia.

Di akhir video, pria tersebut meminta bagi siapa saja yang bisa menghubungi Ustad Abdul Somad menyampaikan pesan tantangan adu argumen soal Syiah.

“Bagi siapapun yang bisa menghubungi Abdul Somad itu, tolong kirimkan vidoe saya kepada Ustad Somad, berika tempat, ruang dan waktu, untuk kita bertemu. Bawah kitab semua punya anda untk meyakinkan kami, kalu anda bisa menunjukan Syiah itu sesat, saya akan keluar dari Syiah.” Katanya

Lihat Nih, Video Tantangan Debat Terbuka Driver Ojol yang Tak Terima Syiah Disesatkan Ustadz Abdul Somad:




(Ibn Yaqzan)