Billboard Ads

Peringatan Sewindu Haul, Yenny Wahid Sampaikan Pejuangan Gus Dur Untuk Perdamaian dan Keberagaman
Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid Sampaikan Visi Perjuangan Gus Dur. Photo: Dedik, Islami.co

ARRAHMAH.CO.ID - Direktur Wahid Foundation Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid), menyampaikan visi kebangsaan dan jejak perjuangan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Putri presiden ke-4 RI ini, menyampaikan bagaimana sosok Gus Dur memperjuangankan perdamaian dan keberagaman di Indonesia. 

Yenny Wahid membuka dengan mengingatkan kembali, tanggal 30 Desember 2017, genap 8 tahun kepergian Gus Dur.

"Tanggal 30 Desember tahun 2017 ini nanti, adalah tepat sewindu kepergian Gus Dur. Ada yang masih banyak mengekspresikan kepada kami, kehilangan mereka akan sosok Gus Dur. Namun semua ini kita bersyukur, hari ini kita bahagia, karena di sini kita melihat ada banyak sosok-sosok seperti Gus Dur yang hadir." ucap perempuan yang kerap disapa Mbak Yenny ini, di kediaman Gus Dur, Jl Warung Silah, Ciganjur, Jaksel, Jumat (22/12/2017).

Jejak perjuangan Gus Dur, sebut Yenny Wahid dapat dilihat salah satunya dengan membaca Pribumisasi Islam.

"Ada keadilan bagi yang miskin dan tak berdaya, pernah Gus Dur menulis tentang pribumisasi Islam. Yang artinya Islam yang mengakar pada memeluk, menghormati tradisi dan budaya Indonesia, bahkan diamalkan dalam profesi sehari-hari," kata perempuan yang akrab disapa Yenny Wahid ini

Dia menjelaskan pribumisasi Islam yang dimaksud Gus Dur ialah bentuk sikap ketika nilai agama Islam diamalkan dalam kehidupan sehingga menjadi sosok yang menyejukkan. Nilai ini kemudian terpancar menjadi teladan.

"Inilah pribumisasi Islam, sosok yang menyejukkan pada setiap diri TNI dan Polri. Inilah pribumisasi Islam ketika kiai menjadi panutan, inilah pribumisasi Islam dalam pemimpin bangsa yang menjadi teladan," papar Yenny.

Bertepatan pada Hari Ibu, Yenny tak lupa mengapresiasi ibu-ibu di majelis taklim yang telah mendidik dan mengajarkan nilai-nilai Gus Dur kepada anak-anaknya.

"Apresiasi saya ke Ibu-ibu majelis taklim, yang ada di masjid, di lapangan, dan ibu-ibu lainnya di seantero negeri yang istikamah mengajarkan nilai-nilai Gus Dur. Membantu sesama apa pun latar belakang agama dan keyakinan," ucap Yenny.

"Saya hormati Bapak-bapak yang tak kenal lelah menyuarakan ajaran Gus Dur bahwa nilai kejujuran dan lawan korupsi," imbuhnya.

Di akhir kata, Yenny meminta para santri yang hadir mendoakan bakal calon Gubernur Jawa Timur, yaitu Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa. Dia berharap yang terpilih menjadi gubernur dapat membawa kebaikan bagi rakyat.

"Ada Gus Ipul dan Khofifah yang akan berlomba jadi Jatim-1. Mari kita berdoa agar siapa pun yang terpilih bisa memberikan kebaikan pada rakyat," terangnya. (detik/iqbal)