Billboard Ads

Sama-sama Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem, Netizen Malaysia Bandingkan Statemen PM Najib Malah Puji Statemen Jokowi, Alasannya Fundamental....

ARRAHMAH.CO.ID - Pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Yerusalem menjadi Ibukota Israel, memunculkan gelombang protes di seluruh dunia. Sikap trump ini memunculkan kemarahan publik.

Kebijakan Presiden AS ini dikecam banyak kepala negara khususnya negara Islam seperti Indonesia dan Malaysia.

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengecam tindakan Trump tersebut.

Hal demikian juga dinyatakan Pedana Menteri Malaysia Najib Razak.

Statment kedua pemimpin negara ini juga disampaikan melalui akun sosial media pribadi mereka.

Jokowi melalui akun Twitternya mengatakan mengecam keras pengakuan sepihak AS tersebut.

Menurut Jokowi pengakuan itu melanggar resolusi DK dan Majelis Umum PBB.

Jokowi memberikan statment ini mewakili rakyat Indonesia.

"Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Jerusalem sebagai ibu kota Israel."

"Pengakuan itu melanggar resolusi DK dan Majelis Umum PBB. Saya dan rakyat Indonesia tetap konsisten bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya -Jkw" tulis Mantan Walikota Solo tersebut.

Sedangkan PM Malaysia, Najib Razak memberikan senada.

Statment itu diberikan Najib selaku Presiden UMNO -partai politik- dan Perdana Menteri Malaysia.

"Saya selaku Presiden UMNO dan Perdana Menteri Malaysia, mengajak semua bangun dan zahirkan pendirian selantang-lantangnya, agar dunia dengar gema suara Umat Islam Malaysia, kita tolak sekeras-kerasnya cadangan jadikan Baitul Maqdis sebagai ibu negara Israel sampai bila-bila !" kicaunya.

Ternyata statment kedua negara soal klim Trump tentang Yerusalem sebagai ibu kota Israel ini mendapat perhatian netter di Malaysia.

Hal ini tampak dari unggahan pemilik akun Twitter Effi Saharudin atau @10befiend, Jumat (8/12/2017).

Netter di Negeri Jiran membandingkan sudut pandang yang diambil Najib dan Jokowi untuk menyampaikan kecaman tersebut.

Jokowi memilih menulis mewakili Indonesia sedangkan Najib mewakili partai politik dan dirinya sendiri.

Kendati juga menulis sebagai PM Malaysia tetapi netter menilai statment tiu hanya mewakili beberapa golongan saja.

Netter Malaysia memilih memuji statment Jokowi yang mewakili seluruh rakyat Indonesia.

Netter Malaysia malah murka membaca statment pedana menteri mereka sendiri yang seolah hanya mewakili beberapa golongan saja.

Melihat ini membuat netter asal Indonesia merasa bangga seperti yang ditunjukan @kemalarsjad.

"Netizen Malaysia membandingkan Statement Najib dan Jokowi."

Sama-sama Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem, Netizen Malaysia Bandingkan Statemen PM Najib Malah Puji Statemen Jokowi, Alasannya Fundamental....


"Mereka Bangga dengan statement Jokowi yg mewakili SELURUH RAKYAT Indonesia, sedangkan Najib berbicara mewakili satu golongan. baca reply2nya deh, Kita harus bersyukur Allah memberi kita ‘hadiah’ JKW memimpin Negeri ini" tulis akun tersebut. (Tribunnews.com)