Billboard Ads

WAWASAN, ARRAHMAH.CO.ID - Dalam satu acara peringatan hari lahir suatu pesantren, para banser mendemonstrasikan banyak keahlian, seperti pencak silat, sepakbola durian, sepakbola api, dan pertunjukan mengerikan lainnya.

Hingga tidak tahu bagaimana awalnya, seorang peserta demonstrasi tertusuk perutnya, ususnya putih terburai, darah mengucur deras. Peserta berhampuran panik, wartawan memperoleh foto eksklusif menegangkan.

Panitia kebingungan, lantas memerintahkan beberapa orang untuk menandu korban dimasukkan ke tenda dome kesehatan yang telah disediakan. Mereka semua kalut kebingungan, tega tidak tega, memegangi usus yang terburai dalam genangan darah segar.

Seorang sesepuh Banser ala kyai memasuki tenda dome sambil membawa beberapa daun yang lebar, daun jati rupanya, mulutnya nampak berdoa, tangannya menengadah sebentar, mendatangi dipan korban, membuka baju korban, memasukkan usus yang terburai, menata daging dan kulit yang sobek tersabet pedang, menutupinya dengan daun jati layaknya perban dan mengusapnya beberapa kali. Masya Allah... itu luka sudah kembali sedia kala... wartawan kebingungan... beberapa orang yang mengantar korban mulai agak rileks dari beberapa menit yang lalu gemetaran dengkulnya...

Bayangkan bila 5 juta Banser bergerak dengan semangat kepahlawanan mempertahankan NKRI!

Selamat Hari Pahlawan!

Mari kobarkan semangat kepahlawanan dengan mengaktifkan NSP Syubbanul Wathon karya KH Wahab Chasbullah dengan cara menekan *121*72*6# dari hape Telkomsel sampeyan semua.

Oleh: Cak Usma