Billboard Ads

Intoleransi Melanggar HAM
AGENDA, ARRAHMAH.CO.ID - Sebagai upaya untuk menekan penyebaran radikalisme dan intoleransi di tengah-tengah masyarakat, Wahid Foundation menggandeng alim ulama NU dalam sebuah FGD bertajuk Pencegahan Intoleransi dan Radikalisme di Indonesia yang akan dilaksanakan besok, Kamis (16/11/17) di Hotel Harris Tebet.
Hasil FGD ini akan diserahkan ke Komisi Rekomendasi pada musyawarah nasional alim ulama dan Konfrensi Besar Nahdlatul Ulama mendatang dalam upaya pengayaan wacana dan penajaman perspektif tentang fenomena intoleransi dan radikalisme di Indonesia.

FGD ini juga diharapkan mampu mendorong peran strategis NU sebagai Organisasi Keagamaan Moderat di Indonesia dalam pencegahan Intoleransi dan radikalisme di Indonesia. 

Kegiatan ini akan dihadiri oleh 30 orang Ulama dan Intelektual Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah, serta menghadirkan Prof. Irfan Idris (Direktur Deradikalisasi BNPT) dan KH Yahya Cholil Staquf (Katib Aam PBNU).
Karenanya, dalam rangka pengarusutamaan narasi perdamaian, Wahid Foundation mengundang rekan-rekan jurnalis untuk meliput kegiatan ini.

Tokoh Yang Disarankan untuk menjadi Narsumber Wawancara
1. Yenny Wahid (Direktur Wahid Foundation)
2. KH. Yahya Cholil Staquf (Katib Aam PBNU)
3. Prof. Irfan Idris (Direktur Deradikalisasi BNPT)
Narahubung: Aprida Sondang (0813-1731-1250)