Billboard Ads

Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan Saat Terpilih Menjadi Ketua DPW Partai Amanat Nasional
Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan Saat Terpilih Menjadi Ketua DPW Partai Amanat Nasional Lampung

ARRAHMAH.CO.ID
 - 
Ratusan warga Nahdlatul Ulama yang tergabung dalam Front Muda Nahdliyin Lampung bergerak melakukan aksi di depan kantor bupati Lampung Selatan, Senin sore, 23/10/2017. Aksi tersebut terkait video pernyataan Bupati Lamsel Zainuddin Hasan yang diduga menghina ketua PBNU KH Said Aqil Siroj.

Dalam pidatonya pada peringatan Hari Santri, 22 Oktober 2017, Zainuddin Hasan membuat statemen kontroversial. Berdasarkan status-status di medsos dan potongan-potongan video mengatakan dirinya marah pada KH. Said Aqil Siraj, terkait statemen Ketum PBNU itu soal jenggot.

"Saya walau tidak masuk pengurus NU, saya marah itu pada Said Aqil Siraj itu sodara sekalian. Pendiri NU dicaci maki setiap hari. Buka youtube, buka medsos. Yang pakai sorban dicaci maki. Guoblok..guoblok pakai sorban. Mustinya pak Ismail (PCNU Lampung Selatan) marah, berangkat ke Jakarta, nggak ada bus, saya siapkan bus nanti. Ganti Said Aqil Siraj, yang suka NGACO itu sodara sekalian."

Koordinator Front Muda Nahdliyin Een Riansah mengatakan, ratusan massa berangkat dari Bandar Lampung naik lima bus untuk menyampaikan tuntutannya kepada Zainuddin Hasan. Mereka marah atas pernyataan Bupati Zainuddin dalam sambutannya di acara Hari Santri Nasional di lapangan cipta karya Lampung Selatan, Minggu, 22/10/2017.

“Kami meminta Zainuddin Hasan meminta maaf secara terbuka, baik tertulis dan secara langsung kepada semua Nahdliyin. Kemudian meminta Zainuddin Hasan juga meminta maaf secara langsung kepada orang tua kami, dalam hal ini ketua PBNU,” kata Een dilansir duajurai.com melalui pesan whatsApp Senin malam, 23/10/2017.

Aksi Kecam Bupati Lampung Selatan Hingga Senin, Malam, 23/10/2017
Aksi Kecam Bupati Lampung Selatan Hingga Senin, Malam, 23/10/2017
Sementara itu Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung menyesalkan ucapan kasar yang dilontarkan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan dalam peringatan Hari Santri Nasional, Minggu kemarin, (22/10).

KH. Soleh Bajuri, ketua PWNU Lampung menegaskan bahwa perkataan yang dilontarkan Zainudin melecehkan seluruh warga NU, meskipun yang dimaksud dalam sambutannya tertuju ke Ketua NU Pusat, Kiai Said Aqil Siradj.

“Itu jelas melecehkan seluruh warga NU, memberikan ujaran kebencian karena mengajak membenci Kiai Said Aqil,” kata Soleh Bajuri, Senin, (23/10).

Soleh menyayangkan perkataan-perkataan yang justru dilontarkan seorang pejabat pemerintah, mengingat sebagai pemimpin dia seharusnya memberikan contoh yang baik bukan justru memprovokasi masa.

“Sebetulnya yang disampaikan Bupati Lampung Selatan itu tidak pas, bukan kapasitas dia, itu bentuk provokasi untuk menurunkan Said Aqil, ini Marwah NU, walaupun menghina ketua NU, artinya menghina seluruh warga NU, Warga NU akan marah,” ucapnya.

Oleh karenanya PWNU Lampung dalam waktu dekat akan melakukan upaya hukum terkait pernyataan Ketua DPW PAN Lampung tersebut.

“Kita sedang rapat membahas langkah-langkah yang akan dilakukan, yang pasti  ada upaya hukum,” tegasnya.

Tonton Video Bupati Lampung Hina dan Provokasi Pengurus NU Turunkan KH. Said Aqil Siraj:


(duajurai/lampungnews.com)