Billboard Ads

ARRAHMAH.CO.ID - Kata siapa seorang ibu rumah tangga tidak dapat berperan dalam membentengi keluarga? Ibu rumah tangga harus bisa membentengi keluarganya dari virus radikalime, terutama anaknya. Yenny Wahid, Direktur Wahid Founation memiliki tips-tips jitu khusus untuk ibu rumah tangga dalam menghadapi bahaya radikalisme di dalam keluarga.

Tips pertama: memberi perhatian lebih kepada keluarga.

Menurut putri Gus Dur ini, kedekatan hubungan antara ibu dan anggota keluarganya merupakan penangkal utama bagi berkembangnya bibit radikalisme di dalam keluarga. “Kita sebagai ibu rumah tangga harus tahu seperti apa anak kita, perilakunya, termasuk tahu apa yang sedang dikerjakan oleh anak kita,”ujar Yenny di hadapan ratusan istri polisi sewaktu hadir sebagai pembiacara dalama acara bertajuk Perempuan Pelopor Perdamaian Anti Radikalisme dan Terorisme, di Jakarta Rabu (30/8).

Tips yang kedua: konsolidasi ‘para emak’.

Tahapan ini adalah lanjutan dari yang pertama; yakni, tahapan ini akan membantu pengawasan terhadap perilaku sorag anak yang yang luput dari pengawasannya sendiri. “Kadang-kadang kita sebagai ibunya sendiri tidak ngerti perubahan anak kita, malah yang lebih mengerti adalah ibu dari sahabat anak kita. Dalam hal ini penting menjalin komunikasi antara si ibu kandung dan ibu sahabat si anak,” jelasnya.

Tips ketiga: selektif dalam memilih lembaga pendidikan.

Orang tua memiliki tanggung jawab utnuk mengenalkan toleransi, kebersamaan dan kesetaraan sejak dini, baik di rumah dan di sekolah. Oleh karenanya, menurut Yenny Wahid kewajiban orang tua adalah memastika bahwa lembaga pendidikan temoat anaknya menimba ilmu mengajarkan nilai-nilai tersebut. “Pilih sekolah yang nilainya sejalan dengan nilai keluarga yang mengajarkan kebaikan dan toleransi,”.

(Rozali/Ibn Yaqzan)