Billboard Ads

NEWS, ARRAHMAH.CO.ID - Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang bersama Pengajian Ahad Pagi 1939 dan Komunitas Pecinta Kyai Sholeh Darat (KOPISODA) menggelar Haul ke-117 maha guru ulama nusantara KH Sholeh Darat besok pagi (Selasa, 4/7/2017) di Makam Bergota Semarang.

Haul ini akan dihadiri oleh ulama, habaib, pemerintah, dzuriyah Mbah Sholeh dan santri dari berbagai daerah. Mauidzah hasanah anak disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah, KH Dr Ahmad Daroji MSi. Sebelumnya digelar khatmil qur'an, pembacaan yasin dan tahlil serta sambutan dari Walikota Semarang.

Haul ini dalam rangka mengenang kembali jasa besar Kyai Sholeh Darat yang telah sukses membina komitmen ilmu pengetahuan agama dan mendadar muridnya hingga jadi tokoh bangsa. "Kyai Sholeh Darat memang banyak memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia" tegas Ketua Tanfidziyah PCNU, KH Anasom MHum.

Meniru jejak keilmuan Mbah Sholeh memang sangat diperlukan. Sebab, kitab-kitab yang ditinggalkannya dengan berbagai ragam keilmuan akan menguatkan wawasan keagamaan dan kebangsaan. "Mbah Sholeh sangat konsisten dan tegas dalam soal ilmu" pungkas Anasom.

Haul Mbah Sholeh sudah sejak 1955 digelar setiap 10 Syawwal sesuai kesepakatan para Kyai. "Tanggal wafatnya Mbah Sholeh Darat adalah 28 Ramadan 1321 H, tapi para Kyai sepakat acara Haul digelar 10 Syawwal" lanjut Anasom.

Haul ini juga menjadi ajang meneladani figur Mbah Sholeh yang sukses mencetak ulama besar se-Indonesia. "Pendiri Nahdlatul Ulama dan pendiri Muhammadiyyah pernah menjadi murid Mbah Sholeh, termasuk RA Kartini" ungkap Ketua KOPISODA, KH Dr In'amuzzahidin Masyhudi MAg.

Para peziarah yang ingin mengikuti haul diharapkan sudah dalam kondisi berwudlu dan membawa Al Qur'an. "Akses keamanan parkir kendaraan sudah disiapkan oleh Polisi, Banser  Kota Semarang dan Linmas" pungkas In'am.

FOTO:
Suasana makam KH Sholeh Darat di Komplek Makam Bergota menjelang Haul ke-117