Headlines
Loading...
Fakta Seputar Narkoba Flakka 'Zombie' yang Mengerikan

Fakta Seputar Narkoba Flakka 'Zombie' yang Mengerikan

Flakka dan Pecandunya yang Menjadi Seperti Zombie
Flakka dan Pecandunya yang Menjadi Seperti Zombie
ARRAHMAH.CO.ID - Flakka adalah sejenis obat baru yang sangat berbahaya. Awalnya flakka diproduksi sebagai obat sintetis pada 2012. Namun obat berkenaan kemudian dilarang penggunaannya karena dokter menemukan bahan yang sangat berbahaya pada obat tersebut yang menyebabkan penggunanya berada dalam fase ilusi akut menyebabkan dokter akhirnya meningkatkan tingkat yang sebelumnya di kategori sebagai obat sintetis menjadi obat paling berbahaya.

Flakka berasal dari bahasa Spanyol yang berarti seorang wanita cantik (la flaca). Flakka adalah bahan kimia yang dinamakan MDPV, bahan utama untuk membuat bath salts atau garam mandi yaitu Epsom (Epsom salt) atau magnesium sulfat. Garam mandi itu adalah bahan kimia yang memiliki MgSO4.7H2O.

Garam mandi Epsom telah menjadi sangat populer karena membantu penyerapan magnesium dan sulfat oleh tubuh yang tidak mudah diserap melalui makanan. Magnesium sangat penting bagi sel-sel tubuh, sama pentingnya dengan kalsium dan zat besi.

Bahan kimia ini merangsang bagian otak yang mengatur mood, hormon dopamin dan serotonin sehingga pengguna narkoba itu merasa lebih kuat, tidak takut, hilang rasa malu dan menjadi gila.

Flakka mengandung bahan aktif kimia alpha-PVP. Bahan ini adalah perangsang utama yang mendorong naiknya hormon dopamin. Para peneliti menemukan dopamin seperti neurotransmitter yang ada di otak dengan jumlah berlebihan akan menimbulkan kesenangan berlebihan, agresif tinggi sampai tidak sadarkan diri.

Efek samping dari penggunaan Flakka hampir mirip dengan narkoba jenis kokain dan amfetamin. Dalam jangka pendek, pengguna yang ketagihan Flakka mengalami euforia yang berlebihan, denyut jantung lebih cepat, kenaikan tekanan darah dan perilaku berhati-hati yang terlalu berlebihan.

Efek ini akan membanjiri otak, dan methamphetamine memiliki cara kerja yang sama di dalam otak tetapi bahan kimia pada flakka meninggalkan efek yang lebih tahan lama.

Meskipun efek seperti kecanduan atau Withdrawal Syndrome yang ditimbulkan, Flakka hanya bertahan beberapa jam tetapi hal tersebut bisa terjadi secara permanen pada otak.

Lebih mengkhawatirkan bukan hanya tinggal di otak, tetapi obat ini juga bisa merusak otak. Flakka berada di dalam otak lebih lama dibandingkan kokain.

Menurut beberapa peneliti, negara-negara di Asia ditargetkan sebagai pasar yang potensial terhadap peredaran narkoba flakka.

Rata-rata tujuan orang mengambil obat adalah karena sensasinya. Menurut mereka ketika menggunakan barang haram, maka rasanya seperti terbang, melayang dan sangat melegakan.

Dalam beberapa kasus, seperti yang terjadi di selatan Florida, AS, seorang pemuda merusak pintu kantor polisi ketika di bawah pengaruh Flakka. Dalam kasus lain seorang gadis berlari-lari di jalan raya sambil berteriak bahwa dia adalah setan. Efek berkenaan dilihat orang seperti zombie. Untuk jangka panjang, penggunaan Flakka dalam dosis tinggi mempengaruhi suhu tubuh. Perubahan yang ekstrim dapat menyebabkan kerusakan otot dan ginjal.

Meskipun efek Flakka hanya bertahan selama satu sampai beberapa jam tetapi tidak mustahil dampaknya mungkin berkepanjangan dan berkelanjutan.

Efek lain yang juga mengerikan dari penggunaan Flakka adalah pada ginjal. Bahan aktif yang ada pada obat tersebut bisa menyebabkan otot melemah dan membuat tubuh mengalami hipertermia.

Sejumlah pengguna mengatakan, jika pengguna Flakka aman dari dosis berlebihan, mungkin mereka harus menjalani cuci darah atau dialisis seumur hidup. (utusan.com.my/arrahmah.co.id)

0 Comments:

Cloud Hosting Indonesia