2.267 Peserta Ikuti Ujian Program 5000 Doktor Kemenag




2.267 Peserta Ikuti Ujian Program 5000 Doktor Kemenag
2.267 Peserta Ikuti Ujian Program 5000 Doktor Kemenag
ARRAHMAH.CO.ID - Sebanyak 2.267 peserta dari berbagai daerah mengikuti ujian Progam 5000 Doktor Kementerian Agama. Mereka tersebar di 21 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Berbeda sebelumnya, tahun ini peserta bisa memilih tempat ujian yang berdekatan dengan tempat tinggal mereka. 

Penanggung Jawab Pelaksanaan Ujian Syafi'I mengaku tempat ujian dibuat fleksibel, agar calon penerima beasiswa bisa berkonsentrasi pada ujian dan tidak terbebani biaya transportasi ke tempat pelaksanaan ujian. "Meski mereka ambil pilihan studi di Yogjakarta, Surabaya, atau kota lain, kalau dia orang Jakarta, bisa memilih tempat ujian di Jakarta," terang Syafi'i di Jakarta, Rabu (12/07).

Direktur Pascasarjana UIN Jakarta, Masykuri Abdillah menyambut baik program 5000 Doktor ini. Menurutnya, ini adalah program bagus karena memberikan afirmasi yang jelas kepada masyarakat.

Masykuri berharap program ini terus ditingkatkan karena memberi dampak yang luas. "Karena peserta yang diterima di program ini adalah orang-orang terbaik, maka peserta program ini harus memiliki kompetensi yang bagus, terutama keilmuan agama," harap Masykuri.

Harapan Masykuri disambut baik Kasubdit Ketenagaan Direktorat Diktis, Syafii. Dia berkomitmen agar proses pelaksanakan ujian dilakukan dengan baik sehingga mendapatkan hasil terbaik. "Karena program ini uangnya berasal dari rakyat, maka kita harus bisa memastikan bahwa ujian harus terlaksana dengan baik. Jika prosesnya baik, pasti hasilnya ke depan juga akan baik," ungkap Syafi'i.

"Pelaksaan ujian hari ini ada tiga, bahasa Arab, bahasa Inggris dan Tes Potensi Akademik. Besok, akan dilakukan ujian wawancaran untuk pendalaman proposal desertasi," tambahnya.

Di Jakarta, sebanyak 88 peserta ikut ujian. Ikut hadir mengawasi ujian, Direktur Pascasarjana, Masykuri Abdillah, Wakil Direktur I, Didin Saepudin, dan Wakil Direktur II, JM. Muslimin. (Kemenag/Arrahmah.co.id)

Click to comment