Beranda News Nasional Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang Tegaskan Tolak Ustadz Pengasong Khilafah Felix Y....

Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang Tegaskan Tolak Ustadz Pengasong Khilafah Felix Y. Siauw

7
0
Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang Tegaskan Tolak Ustadz Pengasong Khilafah Felix Y. Siauw
Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang Tegaskan Tolak Ustadz Pengasong Khilafah Felix Y. Siauw. Image: PojokSatu
NEWS, ARRAHMAH.CO.IDPimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang memberikan pernyataan sikap terkait rencana Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung untuk mendatang Ustadz Felix Y. Siauw dalam acara Halal Bihalal.
Alasan penolakan lebih dikarenakan propaganda yang dilakukan HTI jelas bertentangan dengan UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan ajaran Islam. Dalam Islam, mencintai tanah air bagian dari iman (hubbul wathan minal iman). Sedangkan proyek khilafah, menuduh sesat dan kafir pada NKRI bagian dari sikap membenci tanah air sendiri dan mengancam kedaulatan bangsa Indonesia.
Atas kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka Halal Bihalal bersama Ust Felix Y. Siauw hari Minggu tanggal 9 Juli 2017 pukul 19.30 WIB di Masjid At Taufiq Jl Durian Raya 34 Srondol Wetan, Banyumanik Kota Semarang dan Kegiatan Halal Bihalal Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung bersama Ustadz Felix Y. Siauw hari Senin tangga 10 Juli 2017 pukul 08.00 WIB di Kampus Unissula
Berikut ini pernyatakan sikap Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang yang disampaikan kepada Polrestabes Semarang :
1. Menghimbau kepada pihak berwajib kepolisian (Polrestabes Kota Semarang) dan Rektor Universitas Islam Sultan Agung Semarang untuk tidak mengizinkan atau mencabut izin apabila surat izin sudah dikeluarkan terkait kegiatan tersebut.
2. Menolak kehadiran Ustadz Felix Y Siauw dan Tokoh Hizbut Tahrir lainnya serta segala bentuk Kegiatan berbau HTI yang menjadi ajang untuk menyebarkan propaganda khilafah dengan maksud merubah Pancasila sebagai ideologi dan asas tunggal kehidupan bernegara.
3. Menuntut dan Mendesak kepada pemerintah untuk segera membubarkan HTI di bumi pertiwi ini, baik secara organisasi, paham, maupun pola tindakan.
4. Menuntut dan Mendesak kepada aparat yang berwenang untuk menjalankan tugasnya menjaga Keamanan Nasional dengan menindak tegas organisasi atau perorangan yang menyebarkan ideologi yang memicu pada gerakan anti NKRI.
5. Menghimbau pada para pengikut HTI untuk kembali pada ajaran islam ahlus sunnah wal jama’ah yang sesuai dalam bingkai NKRI.
Rencana terkait dikeluarkannya pernyataan sikap tersebut telah disampaikan oleh Kepala Banser Kota Semarang Suharmanto, ST dalam Apel Banser setelah kegiatan pengamanan Khaul Kiai Shaleh Darat semalam (04/07/17). (rifqi/ibnu yaqzan)
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.