Billboard Ads

Saat Bulan Suci Dikotori Ekstrimis dengan Serangan Teror Paling Berdarah di Muka Bumi
Saat Bulan Suci Dikotori Ekstrimis dengan Serangan Teror Paling Berdarah di Muka Bumi
ARRAHMAH.CO.ID - Serangan teroris di seluruh dunia di bulan suci Ramadan tahun ini sedikitnya sudah menewaskan 149 orang. Kemarin sebuah mobil van berwarna putih menyeruduk sejumlah pejalan kaki di Jembatan London, Inggris. Setelah itu pelaku turun dari mobil kemudian menikam orang-orang. Peristiwa itu menewaskan tujuh orang dan melukai 48 lainnya.

Sebelumnya Rabu lalu ledakan bom bunuh diri di Kabul, Afganistan menewaskan sedikitnya 90 orang saat jam sibuk pagi hari. Di Baghdad, Irak, dua bom meledak di sebuah toko es krim menewaskan 12 orang dan melukai seratus lainnya.

Kelompok militan biasanya menjadikan bulan Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk melancarkan serangan teror dan menjanjikan imbalan berlipat bagi para anggotanya.

Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam sebuah rekaman suara menyerukan perang habis-habisan melawan negara Barat selama bulan suci Ramadan tahun ini.

Rekaman suara yang disebarkan kepada para anggota ISIS itu seperti yang pernah mereka lakukan pada tahun lalu.

Laman Newsweek melaporkan, Jumat (26/5), dalam pesan suara itu ISIS menyerukan agar para anggotanya melancarkan serangan terhadap rumah, pasar, jalan, dan forum pertemuan.

"Menyerang warga sipil sangat disukai dan cara paling tepat untuk mendapat pahala Ramadan," bunyi pesan tersebut.

"Ketahuilah, perang melawan musuh kita adalah perang habis-habisan," demikian bunyi pesan itu seperti yang didapat oleh pakar terorisme Michael S.Smith II yang biasa melacak komunikasi para militan. (merdeka.com/ibnuyaqzan)