Ini Agenda Haul Agung Sunan Ampel ke - 568

Ini Agenda Haul Agung Sunan Ampel ke - 568

Agenda Haul Agung Sunan Ampel
Agenda Haul Agung Sunan Ampel
AGENDA, ARRAHMAH.CO.ID - Sunan Ampel, Sunan Ampel merupakan tokoh dalam tonggak sejarah Islam di Indonesia dan icon Jawa Timur khususnya kota Surabaya. Saat kita mendengar kata “Ampel” pasti yang terlintas di pikiran kita adalah sejarah Islam di Indonesia atau sejarah awal mula istilah Wali Songo.
Jika kita berwisata ke Surabaya, tak lengkap rasanya jika kita tidak berziarah ke makam beliau ini. Makam Sunan Ampel yang beralamatkan, Jalan Ampel Masjid No. 53 Semampir Surabaya Jawa Timur, dapat ditempuh sekitar 30 menit dari Stasiun Kereta Api Pasar Turi.
Agenda Haul Agung Sunan Ampel
Agenda Haul Agung Sunan Ampel
Tahun ini pada bulan mei mendatang kita akan meperingati haul beliau yang ke-568. Kegiatan tersebut dimulai pada hari jumat tanggal 12 mei 2017 m/15 sya’ban 1438 h, pukul 18.00 (ba’da maghrib) bertempat di makam Sunan ampel dan dilanjutkan dengan pengajian umum ba’da isya’ di serambi masjid agung sunan ampel surabaya. Di setiap haul pada hari pertama selalu dikhususkan untuk muslimat.
Pada hari berikutnya yaitu sabtu tanggal 13 mei 2017 m/16 Sya’ban 1438 h, yang dimana hari kedua ini adalah merupakan puncak acara. Kegiatan pada hari kedua ini dimulai dari ba’da subuh dengan khataman al-Qur’an bil ghoib yang bertempat di masjid agung sunan ampel bangunan lama (pria) dan masjid agung sunan ampel bangunan baru ( wanita). Pada sore harinya ba’da ashar di adakan kirab, mulai dari para undangan, peserta sampai muhibbin sunan ampel akan berjalan mulai dari kampung margi menuju makam sunan ampel.
Kenapa kirab dilaksanankan mulai dari Kampung Margi? Menurut penuturan Direktur Lembaga Pengajaran Bahasa Arab Masjid Agung Sunan Ampel atau yang biasa dikenal dengan LPBA MASA (LPBA MASA adalah lembaga resmi yang di naungi Masjid Agung Sunan Ampel sebagai pondasi dan kaderisasi para penerus dakwah Sunan Ampel lewat Pendidikan Bahasa Arab), bahwa kirab dimulai dari Kampung Margi itu karena ingin menghormati jasa para Ulama, yang mana Kampung Margi dulu adalah pusatnya perkumpulan Ulama di wilayah sekitar Ampel. Di situ pula tinggal seorang Ulama Kharismatik yaitu Sayyid Muhammad bin Husein al-Aidarus atau yang terkenal dengan sebutan Habib Neon ± 60-70an. Lewat pendekatan spiritual, yang kemudian di percaya oleh masyarakat sekitar dan menjadi banyak rujukan, bahwasannya nama dari Sunan Ampel yaitu Ahmad Rahmatullah, walaupun banyak sejarahwan yang masih mempertanyakannya.
Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Yasin dan Tahlil yang di pimpin langsung oleh Takmir Masjid Agung Sunan Ampel yaitu KH. Mohammad Azmi, dan dilanjutkan dengan membaca napak tilas Sunan Ampel yang biasanya di isi oleh Ulama’ Kharismatik NU yaitu KH. al-Habib Luthfi bin Yahya yang bertempat di Makam Sunan Ampel. Dan Setelah isya’ acara dilanjutkan dengan dilanjutkan dengan Pengajian Umum di Masjid Agung Sunan Ampel (Lama).
Pada hari ketiga haul yaitu tanggal 14 mei 2017 m/17 sya’ban 1438 h  acara dimulai dengan khitan massal pukul : 06.00 wib bertempat di area parkir (sebelah barat makam sunan ampel ) dan dilanjutkan pada malam harinya pukul 20.00 wib dengan pembacaan sholawat nabi dan hadrah ishari yang bertempat di masjid agung sunan ampel.
Menurut penuturan Gus Hifni pula bahwasannya dahulu Sebelum tahun 1972 prosesi atau acara Haul Agung Sunan Ampel hanya berisi tahlil di makam Sunan Ampel. Dan setelah KH. Nawawi Muhammad bin Hasbulah menjadi Nadlir di Masjid Agung Sunan Ampel, Haul diadakan 3 hari, termasuk kesenian Hadrah yang merupakan pertama kali diadakan di Haul Agung Sunan Ampel dan menjadi rangkaian acara wajid di Haul Agung Sunan Ampel.
Haul Agung Sunan Ampel ini berbeda dengan Haul para Ulama’ di Indonesia, yang biasanya dirayakan pada hitungan Hijriyah saat hari wafatnya, sedangkan Haul Agung Sunan Ampel diambil Hari Jum’at, Sabtu dan Ahad pada Akhir bulan Sya’ban yang biasanya dilaksanakan pada 2 atau 1 minggu sebelum Romadlon, oleh karena itu setiap Haul Agung Sunan Ampel selalu berbeda tanggal nya setiap tahunnya baik di hijriyyah dan masehi nya.
Surabaya, 14 04 2017 M/ 17 Rojab 1438
Penulis: Mochammad Fuad Nadjib, Abdi Sunan Ampel di LPBA Masjid Agung Sunan Ampel (Lama).
Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: