Basuki dan Baswedan Semalam Ke Rumah

Basuki dan Baswedan Semalam Ke Rumah

Basuki dan Baswedan Semalam Ke Rumah
Basuki dan Baswedan Semalam Ke Rumah
SASTRA, ARRAHMAH.CO.ID

Semalam Anies dan Ahok main ke rumah. Mereka minta restu. Tentu saya restui semuanya. Mereka itu kan anak-anak saya.

Kami sempat ngobrol ngalor ngidul seputar persiapan Pilkada DKI.

Sampai akhirnya, mereka berdua minta saran kepada saya.
"Apa yang harus kami lakukan?"

Saya diam sejenak. Saya tak bisa bicara. Ini dikarenakan masih ada singkong rebus yang sedang saya kunyah. Setelah singkong rebus habis kutelan, barulah saya bicara.

"Begini, Nak Ahok dan Nak Anies. Kalian ini sudah pada gede. Masa kalian ndak paham sih?! Saya pastikan, besok pagi kalian berdua akan memilih diri kalian sendiri. Itu memang baik. Namanya swamilih. Tapi, apa kalian tidak ingin saling memberikan suara kalian masing-masing?"

"Maksud, Pak Wong?" hampir serentak mereka berdua bertanya.

"Kalian ini, masih saja ndak paham! Cobalah besok kalian tukar pilihan. Ahok, kamu coblos Anies di TPS. Dan kamu, Anies. Coblos Ahok di TPS. Sikap kalian yang demikian, tidak akan mengurangi suara kalian."

Mereka berdua saling berpandangan. Sesekali melirik ke wajah saya lalu mereka kembali saling berpandangan. Itu terjadi berulang-ulang. Karena saya kesal, saya tampar keduanya; Plak!!!

"Lho kok saya ditampar?" lagi-lagi mereka bertanya hampir kompak.

"Eh, kalian ini masih saja saling curiga.Pasti di antara kalian masih mikir kan? Apakah benar, dia ini mau pilih kamu. Dan apa benar kamu mau pilih dia?"

Keduanya mengangguk. Mengangguk. Dan terus mengangguk.
Dan, Plak!!! Saya tampar lagi. Kalian ini pada kenapa?

"Eh, anu. Maaf. Anu." Mereka kompak!

"Sudah sana kalian pulang! Saya mau nonton bola!"

Begitulah kisah singkat tadi malam. Kisah rahasia, yang sengaja saya bocorkan kepada sedulur semua. Kisah ini oleh kalian dianggap bohong juga ndak masalah. Toh saat ini, kita sudah makin akrab dengan kebiasaan berbohong.

Plakk!!!

19/4/2017
Abdullah Wong
Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama
Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: