Murtini dan Ultramen Dalam Konflik Geger Kendeng

Malam ini, tanggal 30 12 206, saya terkejut setelah mendapatkan kabar, bahwa ada pemanggilan terhadap warga seputar persoalan identitas diri yang ditemukan dalam daftar surat.

Oleh: Ubaidillah Achmad
EKOLOGI, ARRAHMAH.CO.ID - Malam ini, tanggal 30 12 206, saya terkejut setelah mendapatkan kabar, bahwa ada pemanggilan terhadap warga seputar persoalan identitas diri yang ditemukan dalam daftar surat. Sehubungan dengan kabar ini, saya meminta kepada teman, bukti surat pemanggilan, sebagai data atau acuan saya, bahwa apa yang saya tulis ini, karena ada persoalan yang serius yang harus saya tanggapi.
Sebelum saya menanggapi, saya mencoba mengingat ingat pada sebuah tayangan program Mata Najwa yang bertema bergerak demi hak. Dalam pandangan saya, tema yang dibuat program Mata Najwa di Metro ini sangat bagus dan relevan dengan kondisi masyarakat sekarang ini. Kondisi masyarakat ring pertama rembang sekarang ini, adalah masyarakat yang mempunyai hak suara dan berpendapat terhdap kondisi lingkungannya yang lestari yang dihadapkan dengan rencana pengembangan industri. Karena menjaga lingkungan lestari, adalah hak, maka seseorang yang bersikap untuk membela hak, adalah merupakan bentuk membela hak terhadap lingkungannya.
Bagaimana jika hak membela lingkungan lestari dikaitkan dengan kebijakan Ganjar yang langsung berdampak pada objek kebijakan? Dampak dari objek kebijakan ini, misalnya, berupa, industrialisasi yang berdampak buruk terhadap lingkungan lestari. Karenanya, untuk menghindari dampak buruk ini, diperlukan kajian yang serius dan penuh kejujuran. Dengan demikian tidak terjadi konflik akar rumput seperti sekarang ini.
Martini: Pejuang Kendeng
Martini, adalah di antara sekian petani yang masih gigih dan sabar menjadi tanda. Sebagai tanda Martini telah menandai kesadaran manusia terhadap arti lingkungan lestari dan relasi suci kosmologi. Kesadaran inilah yang melahirkan pengatahuan yang tidak diduga oleh para kapital dan para ilmuwan, bahwa industri akan berdampak buruk pada lingkungan, ekologi, lapisan ozon, dan psikis masyarakat korban industri. Artinya, industri akan berpengaruh pada lingkungan secara umum maupun lingkungan hidup.
Adanya tanda yang bernama Martini ini, telah mengundang perhatian masyarakat luas yang tidak hanya terbatas pada masyarakat Rembang, namun juga masyarakat Jawa Tengah dan masyarakat dunia. Fenomena ini telah menggugah banyak pihak untuk turut berpartisipasi mengingatkan kepada pemerintah maupun swasta, yang mengizinkan pendirian industri di lingkungan masyarakat padat penduduk. Peringatan ini, sudah dikirim ke Gubernur malalui sosmed, surat resmi, dan media elektronik dan cetak.
Sebagai sebuah tanda, Martini telah menghadapi resiko yang berat, yang di antaranya: pertama, terkait dengan sikap berkorban yang harus menyisakan waktu untuk perjuangan menjaga lingkungan lestari. Kedua, terkait dengan resiko berhadapan dengan pihak industri dan aparat keamanan. Misalnya, kondisinya yang berusia 35 tahun (sebagaimana yang beredar di jejaring sosial) harus berhadapan dengan aparat yang pernah melemparnya kesemak berduri.
Kejadian na'as ini terjadi tanggal 16 Juni 2014. Pada peristiwa ini, Murtini bersama puluhan perempuan dari Desa Timbrangan dan Tegaldowo Gunem Rembang telah berani menghentikan masuknya alat berat ke dalam area tapak pabrik semen di desa mereka. Keberanian Murtini ini dibentuk oleh kesadarannya, bahwa pabrik dan tambang semen akan mengancam suply air yang mereka butuhkan untuk pertanian dan penghidupan masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang untuk kebutuhan anak cucu.
Kesadaran Murtini yang berdampak pada jangka panjang ini, sudah ia lakukan sama yang dilakukan para leluhur sebelumnya. Misalnya, adanya sikap kearifan masyarakat lokal untuk menanam pohon jati yang diharapkan akan dapat dipetik oleh anak cucu. Model kearifan lokal yang berupa sikap menanam pohon itu, bukan untuk keuntungan diri sendiri, namun untuk jangka panjang anak cucu. Karnanya, berulang kali, setiap Murtini ditanya, tidakkah usia masih muda memerlukan lapangan kerja, segera ia akan menjawab, kami hanya ingin anak cucuk menyaksikan gunung kendeng yang mampu menopang kebutuhan air masyarakat Rembang. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa Murtini dan sedulur kendeng yang lain bertahan di tenda yang sudah berlangsung terhitung selama 929 hari.
Deret kisah perjuangan Murtini tidak hanya di tapak pabrik, namun bersama ibu-ibu Kendeng terus melakukan serangkaian aksi. Misalnya, aksi mengiringi proses persidangan, aksi Kartini Mencari Jokowi, aksi Long March Menjemput Keadilan, aksi budaya Kupatan Kendeng, aksi menghantarkan surat undangan untuk mengadakan Pembuktian kebenaran AMDAL.
Hasilnya, perjuangan Murtini telah mencengangkan semua pihak, baik akademisi maupun para politisi secara nasional dan dunia. Sesuatu yang dianggap tidak mungkin oleh pihak yang pura pura mendukung pejuang kendeng melalui jalur hukum, ternyata setelah keputusan hukum MA belum kunjung bersikap sesuai dengan harapan para petani kendeng.
Yang menjadi ironis, pada saat tulisan ini dibuat, Ganjar Pranowo belum segera melanjutkan putusan MA. Misalnya, melanjutkan isi amar keputusan MA. Fenomena sikap Ganjar ini, berimplikasi pada peristiwa yang seharusnya tidak terjadi: pertama, menerbitkan ijin baru bagi PT. Semen Indonesia di Rembang. Ini artinya, selain Ganjar menjanjikan akan mematuhi keputusan hukum yang tidak direspon segera, ia juga telah terbaca mendukung kelanjutan industri semen di rembang.
Bagaimana sekarang Murtini? Tanggal 16 Desember 2016, Murtini bersama Sutrisno  menerima surat pangilan dari Polda Semarang. Kejadian pemanggilan ini bermula dari laporan legal officer PT Semen Indonesia.
Analogi Berbeda Konteks
Dalam kasus pemanggilan Murtini, telah memunculkan pandangan yang serba kemungkinan. Misalnya, Murtini akan tetap selamat dari pemeriksaan karena beberapa alasan: pertama, tanda tangan tersebut masih belum jelas dan relevansinya dengan persoalan substansi analisis lingkungan. Kedua, Pihak pengadu atau penyidik menyadari objek persoalan tidak merupakan objek yang menjadi substansi industri apakah berhenti atau berlanjut di Rembang?
Bagaimana analogi gugatan Joko Prianto dibandingkan dengan laporan legal officer PT Semen Indonesia terhadap Ultramen? Gugatan Joko Prianto tersebut terkait dengan masalah substansi yang mendasari bukti substansial, apakah sudah ada sosialisasi tentang hal yang seharusnya disosialisasikan? Sementara itu, persoalan ultramen sebagai bentuk pilihan rakyat untuk bebas mengidentifikasi diri sebagai peserta yang diminta berpendapat. Secara sosiologis, hal ini merupakan dampak dari arus teknologi informasi, sehingga ultramen tidak hanya tren di kalangan masyarakat kota, namun juga menjadi tren masyarakat desa.
Kemunculan ultramen merupakan bentuk yang dipersoalkan yang akan berdampak pada penambahan kuantitas tolak semen versus pro semen. Peran ultramen sebenarnya berfungsi sebagai penanda tangan dan berfungsi sebagai data pandangan masyarakat yang mengikuti sosialisasi, bukan diambil sebagai fungsi keabsahan sosialisasi. Karena tanpa ultramen, baik untuk dukungan sosialisasi maupun untuk dukungan tolak, sebenarnya tidak berpengaruh apa apa.
Yang menjadi persoalan, mengapa untuk menanggapi keputusan MA, keberadaan ultramen menjadi kuat? Hal ini tentu saja, kekuatan ultramen bukan karena dzat fisiknya, namun karena dikuatkan kehendak kepentingan untuk merespon kepitusan MA.
Selain itu, fenomena Ultramen berbeda dengan fungsi AMDAL. Karenanya, tidak dapat dianalogikan secara seimbang, apabila dikaitkan antara ultramen dan AMDAL. AMDAL memiliki arti penting sebagai dasar perizinan industri. Sementara itu, ultramen merupakan bentuk tren media informasi yang dipahami masyarakat yang akan berdampak pada model karakter seseorang yang suka figur ultramen. Sedangkan, model AMDAL jika tidak dilakukan dengan jujur akan berdampak langsung pada lingkungan lestari dan kelangsungan ekologis.
Karenanya, jika keberadaan ultramen dipersoalkan, maka apakah itu masuk kawasan substansial yang akan berdampak pada lingkungan lestari dan kelangsungan ekologis.
Hukum Islam Terhadap Ultramen
Fenomena Ultramen dalam kasus konflik akar rumput di lingkungan masyarakat, perlu untuk mendapatkan kajian pespektif Islam. Alasannya, fenomena adanya ultramen di tengah konflik industri semen versus warga tolak semen ini berada di lingkungan tradisi santri masyarakat Pamotan dan Rembang. Tradisi masyarakat santri ini, sangat lekat dengan perspektif hukum Islam.
Dalam hukum Islam menghindari kerusakan itu wajib dibandingkan dengan menarik kemaslakhatan hidup. Karenanya, Amdal untuk melihat dampak lingkungan itu wajib. Sama halnya dengan menjaga lingkungan lestari, juga dapat dikatagorikan sebagai perbuatan yang mulia. Jika lingkungan lestari tidak dijaga dengan baik, maka akan berdampak pada kerusakan lingkungan. Oleh kare itu, hukum menjaga lingkungan lestari itu, adalah Wajib.
Dalam konteks hukum wajib ini tergantung pada konteks. Jika penjagaan terhadap lingkungan lestari cukup dengan sebagian perwakilan, maka hukum wajibnya menjadi fardlu kifayah. Sebaliknya, jika menjaga lingkungan lestari tidak cukup dengan perwakilan, maka setiap muslim baligh wajib melakukannnya. Istilah hukum untuk katagori ini disebut fardlu ain.
Yang menjadi persoalan bagaimana analisis terhadap dampak lingkungan dapat dilakukan dengan jujur tanpa ada relayasa. Karena kesalahan awal melakukan kajian lingkungan akan sangat membahayakan bagi generasi yang akan datang. Berikut ini dasar hukum yang dapat dijadikan dasar untuk menentukan kepantasan menganalogikan antara analisis dampak lingkungan dengan kasus Ultramen.
Dasar hukum dimaksud: Al-ashlu fil asy-yaa’i al-ibaahatu maa lam yarid daliilut tahriim”. Artinya, hukum asal dari segala benda adalah boleh, selama tidak ada dalil yang mengharamkan, adalah kaidah yang benar. Sehubungan dengan kaidah “al-ashlu fil asy-yaa’i al ibaahah” ini, terkait dengan konteks pemanfaatannya. Apa relasinya dengan pegunungan kendeng? Jika pemanfaatan gunung kendeng tidak mengancam kerusakan ekologis, maka boleh dilakukan penambangan.
Sebaliknya, jika pemanfaatan gunung kendeng akan merusak kelangsungan lingkungan hidup, maka haram dilakukan penambangan. Jadi, gunung kendeng merupakan konteks yang dimaksudkan oleh kata al asya' yang konteks pemanfaatannya lebih baik bertahan dan tetap tanpa pertambangan. Kata Al asya' dijelaskam secara istilah, sebagai berikut: al mawaadul-latii yatashorrofu fiihaa al-insaanu bi-af’aalihi. Artinya, materi-materi yang digunakan oleh manusia dalam perbuatan-perbuatannya.
Jadi, kaidah ini berlaku bagi benda ketika dia dikaitkan dengan perbuatan. Atas dasar itu, kaidah “al ashlu fil asy-yaa-i al ibaahah maalam yarid daliilut tahriim” ini bukanlah kaidah yang sia-sia. Jika kita meletakkannya pada tempat yang benar, maka kita akan menemukan urgensi dari kaidah ini. Misalnya, untuk konteks menjaga lingkungan lestari dikaitkan dengan mempertahankan gunung kendeng. Sebaliknya, jika tidak ditempatkan pada konteks yang benar, maka kita tidak akan menemukan urgensi dari kaidah ini. Misalnya, persoalan ultramen di tengah konflik antara masyarakat ring pertama dengan industri semen.
Rembang, 1/1/2017
Ubaidillah Achmad, Penulis Suluk Kiai Cebolek dan Islam Geger Kendeng, Khadim Majlis Kongkow As Syuffah Sidorejo Pamotan Rembang

COMMENTS

Nama

.,1,#AyoMondok,12,#BelajarIslam,8,#CintaNKRI,2,#DanaHaji,1,#HariSantri,19,#HariSantri #HariSantri2017,1,#HariSantri2017,1,#HarlahNU,4,#HarlahNU91,2,#HaulKiaiHasanGenggong,2,#IslamIndonesia,1,#IslamNUsantara,4,#KajianRamadhan,1,#SavePalestine,3,#SaveRohingya,3,1 Muharram,3,1 Syawal,1,2016,1,A. Zakky Zulhazmi,1,Abdlul Halim Hasan,1,Abdul Mun'im DZ,1,Abu Bakar Hasan Assegaf,1,Adab Rasulullah,1,Advetorial,2,Afif Sunakim,1,Agama,1,Agama Cinta,1,Agenda,25,Agenda NU,1,Agnez Mo,1,Agus Zainal Arifin,3,Ahlusunnah wal Jama'ah,31,Ahmad Baso,1,Ahmad Mujib Rahmat,1,Ahmet Davutoglu,1,Ahsunnah,1,AJaran Islam,1,Akhir Zaman,1,Akhlakul Karimah,1,Al-Nimr,1,Al-Qaeda,1,Al-Qur'an,4,Al-Qur'an Raksasa,1,Al-Zastrow Ngatawi,1,Alamsyah M. Dja’far,3,Ali bin Abi Thalib,2,Ali Zawawi,1,Alissa Wahid,1,Allah,1,Almanak,1,Alumni Madrasah,1,Amalan,16,Amalan di Bulan Ramadhan,2,Amalan NU,4,Amalan Rasulullah,1,Amaliah,19,Aman Abdurrahman,1,Amirul Ulum,2,Anas Saidi,1,Angka Istimewa dalam Islam,1,Angka Tiga,1,Angker,1,Ansor,3,Ansor Garut,1,Ansor Malang,1,Ansor Surabaya,1,Anti Korupsi,4,Anti Narkoba,1,Anti Radikalisme,3,Anti Terorisme,2,Anti Wahabi,1,Aplikasi Batik,1,Aqidah,2,Arab,1,Arab People,1,Arab Saudi,2,Arief Mundatsir Mandan,1,Arifin Junaidi,1,Arrahmah Channel,5,Arrahmah Featured,11,Arrahmah.com,1,Articles,2,Artikel,26,Asian Youth Robot Olimpiade,1,Asosiasi Pesantren NU,1,Aswaja,24,Asy'ariyah,1,Australia,1,Avicenna Roghid Putra,1,Ayat-ayat Toleransi,1,Ayman Adz Dzawahiri,1,Ayo Mondok,1,AYRO,1,Bahtsul Masail,1,Bangsa Indonesia,1,Banser,14,Banten,1,Batik,1,Batik Indonesia,1,Battle,1,Battle of Uhud,1,Beasiswa,12,Beasiswa Kemenag,3,Beasiswa Madrasah,1,Beasiswa Santri,1,Beasiswa Santri 2016,1,Beasiswa Santri Berprestasi,2,Beasiswa Santri Berprestasi 2016,1,Bekasi,1,Belajar Islam,26,Berita,148,Berita Duka,5,Berita Islam,3,Bid'ah,2,Bid'ah para Sahabat,1,Bima Arya,1,Biseksual,1,Bisnis Haram,1,BNN,1,BNN di Jepara,1,BNPT,2,Bodo Kupat,1,Bogor,1,Bom Kuningan,1,Bom Sarinah,2,Bom Thamrin,2,BPOM,1,Brain,1,Budaya,1,Buku,6,Bulan Rajab,1,Buletin Jumat,5,Burdah,1,Cak Masykur,25,Cak Nun,1,Cak Nur,1,Cangkir9,2,Cep Herry Syarifuddin,1,Cerpen,2,Channel Arrahmah,37,Charlie Hebdo,1,Cheng Ho,1,Choirul Anam,1,Cinta,1,Cinta Bangsa,1,Cinta Tanah Air,1,Counter Radicalism,6,Cybercrime,2,Dajjal,1,Dakwah Islam,4,dan Transgender,1,Darurat Narkoba,3,Dea Anugerah,1,Deklarasi Nahdlatul Ulama,1,Deklarasi Serpong,1,Densus 88,2,Digital Media,2,Direktorat Pendidikan Madrasah,1,Dit PD Pontren Kemenag,1,DKI Jakarta,1,Doa,31,Doa Akhir Tahun,1,Doa Anak Sholeh,1,Doa Awal Tahun,1,Doa Berbuka,1,Doa dan Tirakat,1,Doa Gus Mus,1,Doa Harian,1,Doa Nabi,1,Doa Pernikahan,2,Doa Setelah Shalat,1,Doa Wudhu,1,Dosen UIN Walisongo,1,Download,1,Dr. Amin Haedari,1,DR. KH. M. A. SAHAL MAHFUDH,1,Dr. Nadirsyah Hosen,10,Dubes,1,Dzikir dan Doa,2,Dzikir Setelah Shalat,1,Editor's Choice,10,Effendi Choirie,1,Ekologi,3,Ekonomi,3,Eksekusi Mati Al-Nimr,1,English Edition,1,Esensi Syariah,1,Fadhila Haifa’ Afifah,1,Fadilah,1,Falak,1,Fardhu Wudhu,1,Fatayat NU,2,Fathoni Muhammad,1,Fatwa MUI,1,FDS,11,featured,133,Featured Arrahmah,44,Fikih,2,Fikih dan Muamalah,3,Fikih Ibadah,10,Fiqh,8,Fiqh Ibadah,1,Fiqh Qurban,6,Fiqh Shalat,3,Fiqih Lingkungan,2,Firqaf,1,Firqah,1,Firqoh,1,Fokus Khusus,1,FSN,2,Fulldayschool,4,Fundamentalis akan Habis,1,Gafatar,1,Galeri,4,Gay,1,Geluntung Agel Wafi,1,Gerakan Nasional AyoMondok,1,Gerhana,1,Gerhana Bulan,1,Gerhana Matahari,3,Gerhana Matahari Total,1,GIYE,1,Good Muslim,13,GP Ansor,8,Grand Syaikh Al-Azhar,1,Grants,1,Griya Gus Dur,1,GTK Madrasah,2,Guru Inspiratif,2,Guru Madrasah,2,Guru MAN,1,Guru Mughni,1,Guru PAI,1,Gus Ahmad Muwaffiq,1,Gus Aqib,1,Gus Dur,23,Gus Miek,1,Gus Mus,9,Gus Muwafiq,1,Gus Rizal Mumaziq,1,Gus Sholah,1,Gus Ubaidillah Achmad,1,Gus Yaqut,1,GusDur.net,1,Gusdurian,2,Habib Abu Bakar,1,Habib Lutfi,1,Habib Luthfi bin Yahya,1,Habib Novel,10,Habib Novel Alaydrus,7,Habib Salim Bin Jindan,1,Habib Sholeh Al-Hamid Tanggul,1,Habib Syech,1,Habib Umar bin Hafidz,3,Hadist,1,Hadist Jibril,1,Hadits,1,Hadits 72 Bidadari,1,Hadits Diskriminatif,1,Hafidzoh,1,Haji,7,Haji 2015,1,Haji 2017,1,Haji 2018,1,Hajj,1,Halal bi Halal,3,Halaqah,1,Hamid Ahmad Masduki Baidlawi,1,Har Santri,1,Hari Arafah,2,Hari Batik Nasional,1,Hari Natal,1,Hari Pahlawan,2,Hari Santri,32,Harlah,2,Harlah NU,3,Hasan al-Bashri,1,Haul,4,Haul Gus Dur,9,Haul Kiai Sholeh Darat,2,Haul Sunan Ampel,1,Haul Sunan Bonang,1,Haul Syekh Nawawi Al-Bantani,1,Headlines,20,Hikam Zain,15,Hikmah,83,Hikmah Islam,45,Hipsi,3,Hisab,1,Hizb,1,Hizbut Tahrir,2,Hizbut Tahrir Indonesia,2,Hoax,2,Hong Kong,1,HTI,2,HTIBubar,6,Hubbul Wathan minal Iman,1,Hukum Islam mengenai LGBT,1,Hukum Melangkahi Kuburan,1,Hukum Membunuh,1,Hukum Membunuh dalam Islam,1,Hukum Ucapan Natal,1,Humor,3,HUT TNI,1,Hymne,1,I-Banking,1,Ibadah,4,Ibn Muljam,1,Ibn Yaqzan,1,Ibu Nabi Muhammad,1,Ibunda Nabi Muhammad,1,IDC,1,Ideologi,1,Idhul Adha,1,Idul Adha,14,Idul Fitri,7,IIEE,1,IISRO,1,Ijazah,6,Ijtihad,1,Ikhbar,42,Ilmu Kalam,1,Image,1,Imam al-Syafi’i,1,Imam Ghazali,1,Imam Malik,1,Imam Muslim,1,Imam Nawawi,1,Imlek,1,INC,2,Indonesia Darurat Narkoba,1,Info Haji,2,Inspirasi,11,Inspirasi Pesantren,2,Interfaith,3,Internasional,98,International,3,International Islamic School Robot Olympiad,1,International Peace Day,1,Internet Banking,1,IPNU,1,IPPNU,1,Iqbal Khalidi,3,Iqbal Kholidi,1,Iran,1,ISIS,11,Islah Gusmian,1,Islam,16,Islam dan Perdamaian,1,Islam Di China,3,Islam di Papua,1,Islam Indonesia,3,Islam Nusantara,28,Islam Nusantara Center,1,Islam Papua,1,Islam Radikal,1,Islamic Event,1,Islamic State,1,Isra' Mi'raj,1,Istighosah Kubro,1,Istikharah,1,Ito Surmardi,1,JAD,1,Jakarta,4,Jamiyatun Nasihin,1,Jasad Utuh,1,Jawa Barat,3,Jawa Tengah,7,Jawa Timur,4,Jazirah Arab,1,JIhad,3,Jihad fi Sabilillah,1,Jokowi,5,Jonru,1,Jurnalistik,1,K.H. Ahmad Umar Abdul Manan,1,Kabar Duka,1,Kabar Pesantren,5,Kabar Pesantrens,1,Kajian Islam,18,Kajian Ramadhan,1,Kalam Ulama,4,Kalender,2,Kalender Islam,2,Kalimah Syahadat,1,Kalis Mardiasih,1,Kampung Damai,1,Kampus,1,Kekerasan,1,Kemenag,3,Kementerian Agama,1,Kementerian Agama RI,3,Keraton Sumenep,1,Kesehatan,4,Ketua PBNU,1,Ketum PBNU,1,Ketupat,1,Keutamaan Bulan Rajab,1,Keutamaan Shalat Tarawih,16,Keutamaan Shalawat Nabi,2,Keutamaan Tarawih,1,KH A Ghazalie Masroeri,1,KH Abdurrahman Wahid,5,KH MA Sahal Mahfudh,2,KH Maemon Zubair,1,KH Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh,1,KH Sahal Mahfudh,3,KH Said Aqil Siraj,1,KH Wahab Hasbullah,1,KH. Abdul Aziz Manshuri,1,KH. Abdul Ghoffar Rozien,1,KH. Abdul Karim,1,KH. Abdul Muhaimin,1,KH. Abdurrahman Wahid,1,KH. Ali M. Abdillah,1,KH. Bisri Mustofa,1,KH. Cep Herry Syarifuddin,3,KH. Hasyim Asy'ari,1,KH. Hasyim Asyari,3,KH. Husein Muhammad,2,KH. Iftah Sidiq,1,KH. Lukman Harits Dimyati,1,KH. Ma'ruf Amin,2,KH. Maimoen Zubair,11,KH. Marzuqi Dahlan,1,KH. Masdar F. Mas'udi,2,KH. Mustofa Bisri,2,KH. Said Aqil Siraj,5,KH. Sholeh Darat,8,KH. Thobary Syadzily,1,KH. Tubagus Muhammad Falak,1,KH. Yahya Cholil Staquf,3,KH. Zainal Mustafa,2,KH. Zakky Mubarok,2,KH.Shalih Darat,1,Khanza Iliyina Syafa,1,Khawarij,1,Khazanah,3,Khazanah Isam,7,Khazanah Islam,379,Khilafah Islamiyah,5,Khofifah Indar Parawansa,1,Khoirul Anam,2,Khulafaur Rasyidin,1,Khutbah,4,Khutbah Idul Fitri,2,Khutbah Jumat,1,Kiai Abdul Hamid,1,Kiai Hasan Genggong,1,Kiat Menulis,1,Kiddle,1,Kilas,1,Kirab Santri,1,Kisah Hikmah,16,Kisah Nabi,1,Kisah Rasulullah,1,Kisah Teladan,1,Kita Tidak takut,1,Kitab Durrotun Nasihin,1,Kitab Jawahirul Bukhori,1,Kitab Kuning,5,Kitab Pegon,1,Kitab Suci,1,Kokam,1,Kolom,96,Komedi Religi,1,Kominfo,1,Konferwil NU Jabar,1,Konflik Sunni-Syiah,1,Kongkow Sufi,3,Konsultasi Agama,1,Konsultasi Islam,1,Kontra Radikal-Terorisme,1,KPAI,1,KPK,1,Kreatif Indonesia,1,Kriminal,1,Krisis Jerusalem,2,Krisis Rohingya,7,KUPI,1,Kurban,7,Kyai Maimoen Zubair,1,Kyai Masdar,1,Kyai Pahlawanku,1,Kyai Pesantren,1,Lailatul Qadr,1,Lambang NU,1,Lapan-A2,1,Laporan,1,Lazisnu,1,Le Petit Prince,1,Lebaran,1,Lebaran Ketupat,1,Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama,2,Lesbian,1,Letter of Acceptance,1,LFNU,1,LGBT,2,Liberalisme,1,Life of Mohammed,3,Life of Muhammad,2,Liga Santri,2,Liga Santri Nusantara,3,Lingkungan,1,LIPI,1,Litbang Kemenag,1,Literasi,7,Literasi Digital,3,LoA,1,Logo Muktamar NU ke-33,1,Logo NU,1,Love Peace,1,LPDP,1,LSN,5,LSN 2017,3,LTN NU,3,Lukman Hakim Saifuddin,3,Lunar System,1,M. Kholid Syeirazi,1,M. Nur Kholis Setiawan,1,M. Rikza Chamami,13,M. Rikza Khamami,1,Ma'arif NU,2,Madrasah,24,Madrasah Diniyah,5,Madrasah Lebih Baik,2,Madrasah TBS,1,Mahasiswa,2,Mahbub Ma'afi,2,Mainstream Media,1,Majelis Dzikir,1,Majelis Shalawat,1,Makalah,3,Makam Gus Dur,1,Makam Nabi,1,Makam Nabi Muhammad SAW,1,Makam Rasulullah,1,Makam Sunan Bonang,1,Makkah,1,Maklumat,3,Makna Bismillah,1,Makna Logo Muktamar NU ke-33,1,Malik bin Anas,1,Mama Falak,1,MAN IC,1,Manhaj Salafi Imam Syafi’i,1,Manhaji,1,Manusia Robot Bali,1,Mars,1,Masjid,1,Masjid Zhenjiao,1,Masjidid Haram,1,Masjidil Haram,1,Maturidiyyah,1,Maulid,4,Maulid Burdah,1,Maulid dalam Islam,1,Maulid Nabi,7,Maulid Nabi Muhammad SAW,3,Mbah Maimoen Zubair,2,Mbah Moen Sarang,2,Mbah Mun,1,Mbah Sahal,1,Mbah Sholeh Darat,1,MCA,1,Media,2,Media Sosial,1,Media Watch,1,Mehmet Gormez,1,Melangkahi Kuburan,1,Meme,1,Meme Islami,1,Menag,2,Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia,1,Mengenal Jejak Mengenal Watak,1,Menristek,1,Menulis,1,Merayakan Maulid,1,Milad,1,Minal Aidin Wal Faizin,1,Minhajul 'Abidin,5,Moment,1,MTs Surya Buana Malang,1,MTsN 2 Pamulang,1,MTT,1,Mualaf,2,Mudik Lebaran,1,Muhammad,2,Muhammad bin ‘Abd al-Wahhab,2,Muhammad Nasir,1,Muhammad Niam,1,Muhammad PBUH,1,Muhammad SAW,3,Muhammad Tijany,1,Muharram,2,MUI,1,Mujaheeden,1,Mujahidin Palestina,1,Mukiyah,1,Mukjizat,2,Muktamar NU,1,Muktamar NU ke 33,2,Munas-Konbes NU,20,Munawir Aziz,1,Muntaha Azhari,1,Museum Keraton Sumenep,1,Muslim Hong Kong,1,Muslim Kagetan,1,Muslim Papua,1,Muslimat NU,2,Nabi dan Rasul,1,Nabi Ibrahim,1,Nabi Muhammad,2,Nabi Muhammad SAW,6,Nadirsyah Hosen,6,Nadlatul Ulama,2,Nahdatul Ulama,18,Nahdlatul Ulama,157,Nahdlatul Ulamata,1,Name of Allah,1,Narkoba,3,Nasehat,8,Nasihat,1,Nasional,412,Nasionalisme,1,Natal,1,Natal 2015,1,Natal dan Maulid,1,Netizen Jurnalistik,1,New,1,News,677,News Ikhbar,2,News IPPNU,1,News Pictures,17,Ngaji Live,1,Ngaji Puasa,27,Ngaji Ramadan,8,Ngaji Ramadhan,20,Ngaji Video,1,Niat Puasa,1,Nishfu Sya'ban,1,NKRI,1,NKRI Harga Mati,3,NU,7,NU ANZ,1,NU Batang,1,NU Bogor,13,NU Care,2,NU Care LazisNU,2,NU Garis Lurus,1,NU Jabar,2,NU Jatim,1,NU Klaten,1,NU Semarang,1,NUCare,4,NUPeduli,1,Nur Kholik Ridwan,1,Nur Rofiah,1,Olimpiade Kedokteran,1,Opini,283,Opinion,1,Opnion,1,Orbituari,2,Pagar Nusa,13,PAI,2,Palestina,2,Palestine,1,Palestine Mujaheeden,1,Papua,1,Parenting,1,PBNU,8,PBSB,3,PBSB 2016,1,Peace,1,Peduli Bencana,2,Pelajar NU,1,Pendaftaran PBSB 2016,1,Pendididkan Islam,18,Pendidika Islam,1,Pendidika Islam,1,Pendidikan,171,Pendidikan Agama,1,Pendidikan Islam,158,Pendidikan Karakter,2,Pendidikan Madrasah,5,Pendidikan Politik,3,Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam,1,Pendidikn Karakter,1,Pendis Kemenag,2,Penggrebekan di Jepara,1,Pengobatan Islami,1,Penjajahan,1,Pentas PAI,1,Penulis,1,Perang,1,Perang Badar,1,Perang Uhud,1,Perguruan Tinggi NU,1,Perkemahan Rohis,1,Perppu Ormas,2,Perpres,1,Perpu Ormas,1,Perwimanas,2,Pesan Kiai,1,Pesantren,70,Pesantren Assalafiyah Cirebon. Assalafiyah,1,Pesantren Ibnu Mas'ud,1,Pesantren Lirboyo,2,Pesantren Mahasiswa,1,Pesantren Salaf,1,Photo,1,Pilihan Editor,105,Pilkada,1,Pilkada 2017,1,Pilkada DKI,1,Pilkada Jatim,1,Ploso,1,PMII,3,Polemik Sejarah Tere Liye,1,Politik,13,Ponorogo,1,Ponpes Al-Anwar,1,Pontianak,1,PPMN III,1,Pra Munas,4,Pramuka,1,Prof. Dr. Ahmad Tayyeb,1,Prof. Dr. Quraish Shihab,3,Profil,3,PTKI,1,Puasa Arafah,1,Puasa Ramadhan,1,Puisi,12,Pustaka,10,Pustaka Pesantren,8,Qawli,1,Qunut Nazilah,1,Quote,1,Qurban,5,Radicalism,1,Radikalisme,10,Rajab,1,Ramadan,2,Ramadhab,1,Ramadhan,72,Ramadhan 2015,12,Ramadhan 2016,2,Ramadhan di Hong Kong,1,Ramadhan Video,25,Rasis,1,Rasullah,1,Rasulullah SAW,6,Recommended,2,Refleksi Akhir Tahun,1,Release,2,Release PBNU,1,Religion,2,Remaja Islam,1,Resolusi Jihad,2,Resolusi Jihad NU,1,Rezeki Halal,1,Rijal Mumazziq Z,1,Risalah NU,1,RMI NU,4,Robikin Emhas,1,Robot,1,Rohingya,11,Rokok,2,Rubbubiyah,1,Ruchman Basori,2,Rukun Islam,1,Sahabat,1,Sahabat Nabi,2,Sahih Muslim,1,Said Budairy,1,Saifuddin Zuhri,1,Saifullah Ma'shum,1,Sajak,2,Salafi,2,Salam,1,Sanad Keilmuan,1,Santri,6,Santri Goes To Papua,3,Santri Menulis,1,Santri Urban,1,Sarkub Papua,1,Sastra Islam,11,Satelit,1,Satelit Indonesia,1,Save Rohingya,6,Sayembara Logo Muktamar NU ke-33,1,Science,5,Sedekah,3,Sejarah,5,Sejarah Al-Qur'an,1,Sejarah Indonesia,2,Sejarah Islam,1,Sejarah NU,2,Sekolah Lima Hari,1,Seni dan Sastra Islam,12,Seri Belajar Islam,8,Seri KH. Said Aqil Siraj,1,Seri Tokoh,1,SGTP,1,Shahih Muslim,1,Shaikh Nimr Baqir al-Nimr,1,Shalat,18,Shalat Gerhana,3,Shalat Idul Adha,1,Shalat Istiqa,1,Shalat Jum'at,6,Shalat Sunah,1,Shalat Sunnah,3,Shalat Tarawih,15,Shalawa Nabi,1,Shalawat,2,Shalawat Nabi,4,Shalawat Nabi Muhammad SAW,2,Shalawat Nariyah,3,Sholat Tarawih,1,Sholawat,1,Sholeh Darat,1,Short Course,1,Sifat Mulia Rasulullah SAW,1,Silsilah Nabi Muhammad SAW,1,Silsilah Rasulullah,1,Sindikasi Damai,15,Sindikasi Media,1,Singaparna,1,Sinopsis,1,Sirah Nabawiyah,2,Sirah Nabi,2,Siswa Berprestasi,1,Slamet Basyid,1,solar system,1,Solidaritas,1,Sponsored,2,Suara NU,1,Sudut Pandang,1,Sudut Taman Ramadhan,7,Sufistik,1,Sumanto Al Qurtuby,9,Sumenep,1,Sunnah,2,Sunnah Rasulullah,1,Sunnah Shalat,1,SUNNI,1,Sunni-Shia,1,Sunni-Syiah,1,Suraji,6,Surat Edaran Gubernur Jateng,1,Surat Terbuka,3,Suriah,2,Syafa'at Rasulullah,1,Syafaat Nabi,1,Syahid,1,Syahrozad Zalfa Nadia,1,Syaikhona Kholil Bangkalan,1,Syarat Wajib Zakat,1,Syariah,2,Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani,1,Syeikh Abdul Qodir Al-Jailany,1,Syekh Abdul Qadir Al-Jailani,1,Syekh Dr. Muhammad Fadhil,1,SYIAH,3,Tafsir,1,Tafsir Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani,1,Tahlilan,2,Tahun Baru 2016,1,Tahun Baru Islam,2,Tahun Baru Masehi,1,Tanah Suci,1,Tarawih,21,Tasawuf,3,Tawan,1,Tawariq,1,Tayyip Erdogan,1,Tebuireng,6,Tekno,20,Teladan,1,Teladan Nabi,3,Teologi Teror,1,Teraweeh,1,Tere Liye,1,Teror,1,Teror 2016,1,Teror Jakarta,1,Teror Sarinah,1,Teror Thamrin,1,Teroris,4,Terorism,10,Terorisme,25,Tionghoa,1,Tips and Trick,2,Tokoh,86,Tokoh Betawi,1,Tokoh Bogor,1,Tokoh Dunia,3,Tokoh Indonesia,19,Tokoh Islam,114,Tokoh Kemerdekaan,2,Tokoh Muda Islam,25,Tokoh NU,17,Tokoh NU Bogor,1,Tokoh NU Jabar,1,Tokoh Perempuan,1,Tokoh PMII,1,Tokoh Rembang,1,Tokoh Syiah,1,Tolak FDS,12,Toleransi,5,Tradisi,2,Tragedi Crane di Masjidil Haram,1,Trend Sosial,2,Tuah Pesantren,1,Tulisan Arab,1,Tuntunan Islam,1,Turats,1,Turki,1,TurnBackHoax,4,Tutorial,1,TV9,1,Ubaidillah Achmad,23,Ubaidillah Ahmad,1,Ucapan Minal Aidin Wal Faizin,1,Ucapat Selamat Natal,1,Udhiyah,1,Uhud,1,Ulama,11,Ulama Bogor,1,Ulama Indonesia,1,Ulama NU,3,Ulama Nusantara,1,Ulama Perempuan,1,Ulama Salaf,1,Uluhiyah,1,UNU,2,Ustad Ahmad Ikrom,1,Ustadz,1,Ustadz Ahmad Ali MD,2,Ustadz Ali MD,1,Ustadz Fathuri,24,Ustadz Fatoni Muhammad,1,Ustadz Lc,1,Ustadz Ma'ruf Khozin,3,Ustadz Menjawab,5,Ustadz Yusuf Mukhtar Sidayu,1,Ustadz Yusuf Suharto,1,Uswah,3,Uswatuna,3,UU Ormas,1,Video,5,Vinanda Febriani,7,VoA-Islam,1,Wahabi,4,Wahabism,2,Wahabisme,2,Wahid Foundation,6,Wali Pasemone,1,Wali Songo,2,Walisongo,5,Waliyullah,1,Wardi Taufik,1,Wawasan,79,Wawasan Islam,54,Wawasan Kebangsaan,12,Wawasan Nusantara,43,Website Islam Indonesia,1,Website Islam Nusantara,1,Wirid dan Doa,2,Wirid dan Doa Setelah Shalat,1,Women and Jihad,1,Women Fighter,1,World Peace,1,Wudhu,3,Yahya Staquf,1,Yasin,1,Yayasan Saifuddin Zuhri,1,Yenny Wahid,3,Yogyakarta,8,Z-Featured,3,Zainal Mustafa,1,Zakat,4,Zakat Fitrah,2,Zakir Naik,1,Zakky Zulhazmi,2,ZIarah,4,Ziarah Kubur,2,Zikir,1,Zuhairi Misrawi,1,Zulkilfi Hasan,1,خطبة كسوف الشمس,1,
ltr
item
Arrahmah.co.id - Portal Dunia Islam: Murtini dan Ultramen Dalam Konflik Geger Kendeng
Murtini dan Ultramen Dalam Konflik Geger Kendeng
Malam ini, tanggal 30 12 206, saya terkejut setelah mendapatkan kabar, bahwa ada pemanggilan terhadap warga seputar persoalan identitas diri yang ditemukan dalam daftar surat.
https://2.bp.blogspot.com/-QdqeWYXQYdA/WGkLmYqkajI/AAAAAAAADuo/5_DdfNi-ZFMH8vDFbcHmoGGyG3GEp7H1wCLcB/s320/IMG-20170101-WA0113.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-QdqeWYXQYdA/WGkLmYqkajI/AAAAAAAADuo/5_DdfNi-ZFMH8vDFbcHmoGGyG3GEp7H1wCLcB/s72-c/IMG-20170101-WA0113.jpg
Arrahmah.co.id - Portal Dunia Islam
https://www.arrahmah.co.id/2017/01/murtini-dan-ultramen-dalam-konflik.html
https://www.arrahmah.co.id/
https://www.arrahmah.co.id/
https://www.arrahmah.co.id/2017/01/murtini-dan-ultramen-dalam-konflik.html
true
766049156261097024
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content