Billboard Ads

Khazanah Islam, Arrahmah.co.id -. Bagi kalangan profesional dan masyarakat perkotaan yang sibuk seperti di Jakarta, banyak umat muslim yang terjebak dalam kelalaian mengejar harta secara berlebihan termasuk tidak mempedulikan kehalalannya, bahkan tidak sadar memasuki pola hidup hedonisme yang banyak mengandung mudharat baik bagi dirinya pribadi maupun masyarakat sekitarnya.

Menurut survey yang diselenggarakan di salah satu perusahaan BUMN besar di Indonesia menyatakan, bahwa beberapa etos kerja dan motivasi karyawan pada umumnya adalah untuk memperoleh gaji yang besar, karier yang meningkat, dan fasilitas yang bagus. Hal ini menimbulkan keresahan, kekhawatiran, dan tekanan hati karena usaha keras yang terputus dari keikhlasan pada ketentuan Allah.

Dalam menghadapi hal di atas, profesional muslim memerlukan hati yang teraktivasi, hati yang hidup, yang selalu berdisiplin untuk kokoh dan berpegang teguh pada keyakinan kekuasaan Allah, sehingga selalu disiplin untuk mengambil keputusan-keputusan yang benar dengan tidak mengikuti pertimbangan nafsu, namun melalui pertimbangan mata hati yang mampu melihat yang benar dan salah maupun halal dan haram.

Itulah sebagian materi yang disampaikan oleh KH Luqman Hakim, Ph.D pengasuh acara Kongkow Sufi Pertama yang diadakan oleh Persaudaraan Profesional Muslim (PPM) Aswaja di Café Sirih Manis, Sabang, Jakarta Pusat (5/10), kepada komunitas pengajian kaum profesional selepas jam kerja untuk melakukan “recharge” rohaniah di tengah kesibukan dan keruwetan pekerjaan keseharian.

Acara Kongkow Sufi, sebagaimana disampaikan oleh Koordinator Acara, Mukhlisin Akhlis, diadakan setiap bulan pada Rabu pertama, di lokasi yang sama untuk mendengarkan tausiyah sufistik. Tema-tema bulanan sufistik untuk profesional dan masyarakat perkotaan muslim telah dikemas selama periode setahun dengan tema besar “Manajemen Sufi untuk Kesalehan Profesional” telah disampaikan kepada jamaah. Dalam acara tersebut dibuka peluang bagi para peserta untuk menyampaikan konsultasi pribadi untuk memperoleh motivasi dan arahan dari pengasuh secara langsung.