Billboard Ads

Untuk jadi pemimpin, murid-murid MTsN 3 ini harus memegang teguh sikap shiddiq (benar), tabligh (menyampaikan tanpa menyembunyikan), amanah (bisa dipercaya), fathanah (bijaksana), sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW. 
- Ahok 
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) mengunjungi Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Jakarta, Pondok Pinang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Senin, (09/05/2016). Photo: Hamam/Pendidikanislam.id
PENDIDIKAN ISLAM, ARRAHMAH.CO.ID - Hari pertama Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) mengunjungi Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Jakarta, Pondok Pinang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sekitar pukun 06.50 WIB, Ahok datang memberi semangat para siswa yang hendak menjalani ujian.

Ahok menekankan pentingnya kejujuran dalam menjalani Ujian Nasional. Dia berharap, generasi-generasi muda ini bisa menjadi pemimpin di massa depan.

“Kalau sekarang ujian hari ini adalah Bahasa Indonesia. Kalau jadi pemimpin, tiap hari diuji,” kata Ahok kepada para murid MTsN 3 Jakarta seperti lansir Detik.com, Senin (9/5).

Untuk jadi pemimpin, murid-murid MTsN 3 ini harus memegang teguh sikap shiddiq (benar), tabligh (menyampaikan tanpa menyembunyikan), amanah (bisa dipercaya), fathanah (bijaksana), sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

“Dan yang penting, Man Jadda wa Jada (jika bersungguh-sungguh maka akan berhasil),” kata Ahok.


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) mengunjungi Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Jakarta, Pondok Pinang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Senin, (09/05/2016). Foto Bersama para guru. Photo: Hamam/Pendidikanislam.id
Selanjutnya, Ahok memeriksa tiga laboratorium komputer di MTsN itu. Kondisinya layak. Ahok juga berfoto bersama para siswa dan guru di situ. (Kay)



By