Billboard Ads

Softlaunching Gerakan Nasional Ayo Mondok. Dok. 2015
KHAZANAH ISLAM, ARRAHMAH.CO.ID - Gerakan Nasional Ayo Mondok kini memiliki lagu resmi berjudul “Ayo Mondok Pesantrenku Keren” sebagai upaya menggelorakan dan menyuarakan kembali pendidikan pesantren kepada masyarakat dunia.

Lagu ini diciptakan oleh Koordinator Nasional Gerakan Ayo Mondok KH Luqman HD Attarmasi dan Hammam Fathullah HB, dan telah ditetapkan oleh Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU (RMINU) sebagai lagu resmi milik santri seluruh Nusantara.

“Melalui lagu ini, kami ingin kembali melantangkan bahwa pesantren bukan lagi lembaga alternatif, melainkan lembaga pendidikan yang utama,” kata Hammam Fathullah, pencipta lagu Ayo Mondok saat di temui NU Online di Pesantren Al Fattah Kikil, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (7/5).

Gus Hammam, sapaan akrabnya mengatakan, proses pembuatan lagu Mars Ayo Mondok dilakukanya dalam waktu yang cukup singkat. Tepatnya tiga hari menjelang peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober tahun lalu. Dengan sarana dan peralatan yang terbatas, lagu ini berhasil direkam dengan dibantu oleh Imam Tobroni dan Hengki dari Sanggar Jubah, sebuah kelompok pengajian dan seni milik Pesantren Al Fattah Kikil Pacitan.

“Proses pembuatan lagu ini hanya dalam waktu dua hari saja. Satu hari untuk pembuatan konsep lirik lagu dari Kiai Luqman (Koordinator Ayo Mondok) dan pembuatan aransemen. Satu hari lagi untuk proses recording (rekaman),” jelasnya

Lagu “Ayo Mondok Pesantrenku Keren” dinyanyikan oleh dua orang santri Pesantren Al Fattah Kikil Pacitan, Ashari dan Irma. Dalam lagu tersebut, Gus Hammam menggabungkan dua aransemen musik yang berbeda. Pertama, aransemen gambus yang mewakili identitas santri. Kedua, pada reff lagu disisipkan unsur gamelan yang mewakili identitas Nusantara. Sementara lirik lagu menekankan dua frase, Ayo Mondok dan santri Nusantara.

“Lagu ini bertempo Allegro Moderato. Alasanya dengan tempo yang cukup cepat bisa membakar para santri dan siapapun yang mendengar atau yang menyanyikan lagu mars ini,” imbuhnya.

Lirik lagu Ayo Mondok, lanjutnya, berisi ajakan kepada masyarakat untuk kembali kepada nilai, akhlaq dan jati diri pesantren, yaitu dengan cara mengaji dan memahami ilmu lewat pesantren.

Rencananya lagu ini akan dinyanyikan oleh Grup Band Wali pada pembukaan Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana Gerakan “Ayo Mondok” yang akan digelar di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Pasuruan pada 13 Mei 2016 mendatang.

Lagu Mars Ayo Mondok versi MP3 dapat diunduh di web NU Online pada kanal "Download" (kiri atas). Berikut lirik lagu tersebut:


Mars Ayo Mondok, Pesantrenku Keren

(Lirik oleh KH Luqman Harits & Hammam Fathullah HB)

Gerakan nasional Ayo Mondok
Pesantrenku keren jadi semboyan kami
Menjunjung tinggi ilmu akhlak karimah
Banggalah menjadi santri nusantara

Ooo... Ooo... Ooo...


Reff (2x):

Ayo Mondok… Ayo Mondok
Lantangkan bahwa kami santri nusantara
Ayo Mondok.. Ayo Mondok
Bhakti kami dari santri untuk negeri
(2x)

Profil Pencipta lagu Ayo Mondok, Pesantrenku Keren

Hammam Fathullah, yang akrab disapa Gus Hammam sejak kecil telah menaruh bakat pada bidang seni. Darah seninya mengalir deras dari jiwa sang ayah, KH Muhammad Burhanuddin HB yang merupakan pengasuh Pesantren Al Fattah Kikil Pacitan. Kiai Burhan dikenal sebagai kiai yang memiliki perhatian pada bidang seni pesantren.

Kemampuanya dalam berseni semakin terasah tatkala Gus Hammam nyantri di Pesantren Krapyak Yogyakarta dan bergabung dengan “Sanggar Sunan”. Selain tekun mengaji, dia juga fokus mendalami bidang seni. Terbukti dengan olehnya menciptakan lagu maupun menaransemen musik. Hingga kini ada sekitar 20 judul lagu dari berbagai genre yang telah dia ciptakan.

“Lagu yang kami buat macam-macam ya, ada yang shalawat, pop alternatif. Tapi lebih suka dengan model aransemen kultur budaya,” katanya.

Sepulang dari krapyak, dia semakin giat menghidupkan kembali kelompok pengajian seni “Sanggar Jubah” warisan kakeknya KH Bakri Hasbullah yang didirikan pada 1950. Sanggar Jubah merupakan wadah berkesenian para santri. di sanggar seni ini para santri dapat memperkaya studi seninya.

“Sanggar Jubah mulai banyak dikenal masyarakat pada tahun 1999. Sanggar Jubah mengkolaborasikan seni ala pesantren dengan seni buadaya nusantara,” jelasnya.

Pada tahun 2014 lalu, Sanggar Jubah berhasil merilis album perdana. Pada album tersebut berisikan 8 komposisi lagu, dengan mengangkat tema kolaborasi musik tradisional kepesantrenan, Jazz, Dangdut, Gambus dan Rock.

Sanggar Jubah merupakan satu-satunya sanggar seni pesantren di Pacitan yang paling aktif melakukan pementasan. Dalam setiap penampilan, Sanggar Jubah selalu menapilkan konsep pementasan yang berbeda dalam setiap penampilanya.

Selain hobi berkesenian, Gus Hammam juga menekuni dunia videomaker. Beberapa film pendek berhasil dia buat. Salah satunya film pendek berjudul “3 Mimpi” yang diperankan oleh para santri MTs Ali Maksum Krapyak, dan berhasil meraih juara III Festival Film IAIN Sunan Ampel Surabaya 2012 .

Wajar saja bila, Koordinator Gerakan “Ayo Mondok” KH Luqman HD Attarmasi menunjuk Gus Hammam untuk menggarap lagu yang menjadi kebanggan para santri pesantren itu. baginya membuat lagu mars Ayo Mondok merupakan pengalaman yang paling berharga.

“Ini pengalaman kedua kalinya, pertama membuat lagu Mars untuk pesantren Krapyak dan kedua membuat lagu Mars Gerakan Ayo Mondok ini,” pungkasnya.

Sumber: NU Online

By