Billboard Ads


JAKARTA, ARRAHMAH.CO.ID - Pelaksanaan perkemahan Rohis yang digelar Direktorat Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendis Kemenag disambut sukacita. Para siswa-siswi dari berbagai wilayah di Indonesia mengaku gembira dan bangga menjadi peserta kegiatan kemah Rohis ini.

Dilansir dari pendidikanislam.id, menurut Febila Emirna, kegiatan ini sangat membahagiakannya. Pasalnya, ini merupakan pengalaman pertamanya untuk tingkat nasional. “Kami melihat bahwa kemah Rohis ini selain bisa menambah teman dan wawasan baru, bisa dapat mempertebal keislaman dan keimanan,” ujar siswi kelas X SMAN 2 Kota Solok, Sumatera Barat ini.

Gadis yang tampil dengan pakaian adat Minang ini melihat bahwa kegiatan kemah Rohis ini bisa memupuk peserta untuk mandiri, disiplin waktu, dan dapat bekerja sama dengan orang baru dikenal. “Saya berharap, kegiatan ini dapat memberikan kesan yang baik, bisa berbagi satu sama lain juga bisa kompak,” harapnya.

Saat ditanya tentang stigma miring sebagai organisasi yang mudah disusupi paham radikalisme, ia berpendapat bahwa hal itu tidak benar. “Pihak-pihak yang suka kekerasan atau tindak radikal itu orang yang tidak memahami agamanya,” tandasnya.

Senada dengan Febila, siswi kelas X SMA Bangka Belitung Ardina juga menyanggah jika Rohis mudah disusupi radikalisme. “Sebenarnya tidak, Rohis merupakan organisasi yang kuat dan sangat antiradikalisme. Rohis memiliki semangat luar biasa dan jauh dari tindak kekerasan. Kami sangat anti sikap ,” ujarnya.

Jika ada pihak yang suka kekerasan, bagi Ardina, mereka kurang mengenal ajaran agamanya. “Ada yang kurang dalam memahami pesan agamanya masing-masing,” tandasnya.

Sementara itu, siswi kelas XI SMA 5 Kota Jambi, Wirda Arneli, mengaku sangat bahagia bisa bertemu para aktivis Rohis dari seluruh Indonesia. Ia berharap kegiatan ini terus ditingkatkan di masa mendatang. “Hal ini kita gunakan agar Rohis makin the best,” ujarnya. (Musthofa Asrori)

Sumber : pendidikanislam.id


By