Billboard Ads

Siswa Madrasah Diniyah Nidhomiyah Putra, Kencong.
PENDIDIKAN ISLAM, ARRAHMAH.CO.ID - Pemerintah kota Sukabumi melalui Dinas Pendididkan Kementerian Agama setempat, menerapkan wajib belajar Madrasah Diniyah. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi Dudi Fathul Jawad mendukung program lulusan Sekolah Dasar (SD) harus memiliki ijazah Madrasah Diniyah bila ingin melanjutkan ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Bagi mereka siswa-siswi muslim wajib memiliki ijazah Madrasah Diniyah untuk melanjutkan ketingkat SMP,” jelasnya dilansir pendidikanislam.id, Senin (16/5). Dengan adanya persyaratan ini, tentunya mewajibkan anak-anak SD untuk menempuh madrasah diniyah.

Menurut Dudi, mereka pun tak merasa terbebani dengan persyaratan ini karena madrasah diniyah dapat dilakukan saat sore atau malam hari sepulang mereka dari sekolah formal. Setelah mereka mengenyam pendidikan diniyah banyak hal positif yang dirasakan peserta didik.

Sebagai seorang yang pernah mengajar di Madrasah Diniyah, Dudi mengatakan bahwa anak-anak mengalami peningkatan dalam melakukan baca tulis Alquran, praktik ibadah shalat, dan meningkatkan akhlakul karimah. Begitu juga dengan prestasi akademik sekolah formal, meningkatnya pemahaman agama khususnya dalam menghafal Alquran juga berdampak pada daya rangsang belajar yang baik.

“Selama ini kuantitas pendidikan agama di sekolah formal masih minim, di Madrasah Diniyah anak-anak lebih memahami perbuatan baik dan buruk karena dalam menghadapi radikalisme dan demoralisasi, pendidikan agama dapat menangkalnya,” jelas Dudi.  

Siswa-Siswi SD formal yang akan menempuh pendidikan Madrasah Diniyah dapat memilih jenis madrasah yang tidak selalu harus formal. Banyak pilihan saat ini seperti pendidikan majelis Alquran, Taman Pendidikan Alquran dan rumah tahfidz yang dapat dilakukan selepas pulang sekolah, disore atau dimalam harinya. (AS)

Sumber : pendidikanislam.id