Billboard Ads

Dua Terduga Teroris Anggota Kelompok Santoso Tertangkap Karena Kelaparan
FOKUS TERORISME, ARRAHMAH.CO.ID - Dua orang terduga teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), anak buah Santoso tertangkap.

"Sekitar pukul 11.30 tadi telah dilakukan penangkapan terhadap DPO Santoso disekitar Poso Pesisir," kata Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto  Jum'at Siang, (16/04), dilansir BeritaSatu.com.

Dua orang ini termasuk 29 buronan polisi terkait jaringan teroris MIT pimpinan Santoso.


Kedua orang itu adalah Ibad alias Amru alias Ibadurohman. Dia lahir di Banyumas pada 14-07-1995 dan beralamat di Desa Sugihan, Cilacap. Pelaku bergabung dengan Santoso sejak 2013.
Yang kedua adalah Son Haji alias Faqih, lahir di Jakarta pada 29-11-1997. Pelaku beralamat di Randu Dongkal, Pemalang, Jateng. Dia bergabung dengan Santoso sejak 2015.
"Barang buktinya yaitu bom lontong, sebotol spirtus, rantang yang berisi bubuk putih yang diduga bahan peledak, dua pisau kecil, sebuah parang, senter, charger nokia, dan baterai," urai Agus.
Seperti diketahui saat ini kelompok Santoso diyakini berada di wilayah Lembah Napu yang meliputi Kecamatan Lore Utara, Lore Timur, Lore Piore, dan Lore Tengah, Poso, Sulawesi Tengah.
Dengan tertangkapnya dua orang itu maka kelompok Santoso tinggal 27 orang lagi. Buron nomor satu adalah Santoso alias Abu Wardah, diikuti Muhammad Basri alias Bagong, dan Ali Ahmad alias Kalora. Ketiganya asal Poso.




By