Billboard Ads

#CintaROHIS Photo: Antara
KHAZANAH ISLAM, ARRAHMAH.CO.ID - Penetrasi gerakan radikal di Indonesia masif menyasar remaja di sekolah-sekolah. Hal ini terungkap dari berbagai penelitian diantaranya yang dilakukan Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LaKIP, 2010) dan laporan tahunan The Wahid Institute.

Untuk menangkal gerakan terorisme dan radikalisme itu Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) kembali menggelar kegiatan Perkemahan Rohis (Rohani Islam) Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, pada 2-6 Mei mendatang. Kegiatan ini rencananya akan diikuti sekitar 1.800 siswa SMA dan SMK dari seluruh Indonesia.

Perkemahan Rohis Nasional ini merupakan gelaran yang kedua setelah yang pertama diselenggarakan pada 11-15 November 2014 lalu.

"Berbeda dengan sebelumnya, jumlah peserta yang terlibat tahun ini lebih banyak dan berasal dari 33 provinsi di Indonesia," ujar Direktur Jendral Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag, Kamaruddin Amin, dalam konferensi pers Perkemahan Rohis Nasional di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (28/4).

Bertemakan 'Membangun Generasi Muda yang Ramah dan Bermartabat', Kamaruddin berharap Rohis dapat memberikan warna yang berbeda di tengah belantika dunia remaja. Rohis, Kamaruddin menegaskan, merupakan salah satu penangkal terhadap berbagai peristiwa negatif yang menimpa remaja seperti pergaulan bebas dan pemakaian obat-obatan terlarang.

Keberadaan Rohis di sekolah sebagai forum belajar nilai-niai agama harus terus mendapatkan bimbingan dari berbagai pihak. Apalagi, anggota Rohis adalah generasi bangsa yang sedang menjalani usia emas pada tahapan kehidupan mereka.

"Peserta Rohis tahun ini adalah calon pemimpin  bangsa pada Indonesia Emas 2045," kata Kamaruddin. (ROL)



By