Benarkah Rasulullah Lahir 12 Rabiul Awal?

Benarkah Rasulullah Lahir 12 Rabiul Awal?

Masalah ini mulai sering dimunculkan agar menjadi ragu dengan kelahiran Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallama, sehingga tidak melakukan perayaan Maulid Nabi di tanggal 12 Rabiul Awal tersebut.

Berkenaan dengan kelahiran Rasulullah ini meliputi 3 pembahasan, hari lahirnya, tahun kelahirannya dan tanggal kelahirannya.


Hari Lahir Nabi


Ulama sepakat kelahiran Rasulullah adalah hari Senin sebagaimana dalam hadis sahih riwayat Imam Muslim
Tahun Kelahiran Nabi.

Dijelaskan dalam banyak hadis diantaranya:

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: وُلِدَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْفِيْلِ. رواه البزار والطبراني في الكبير ورجاله موثقون (مجمع الزوائد ومنبع الفوائد . محقق - ج 1 / ص 242)

“Ibnu Abbas berkata: Rasulullah dilahirkan di tahun gajah” HR al-Bazzar dan al-Thabrani, para perawinya terpercaya
Juga dalam riwayat lain ditegaskan bahwa Qais bin Makhzamah memiliki kesamaan tahun kelahiran dengan Rasulullah di tahun Gajah (HR Ahmad, dinilai hasan oleh Syuaib al-Arnauth)


Tanggal Kelahiran Nabi


Imam Nawawi berkata:

وَاخْتَلَفُوا فِي يَوْم الْوِلَادَة هَلْ هُوَ ثَانِي الشَّهْر ، أَمْ ثَامِنه ، أَمْ عَاشِره ، أَمْ ثَانِي عَشَره ؟ (شرح النووي على مسلم - ج 8 / ص 66)
“Ulama beda pendapat tentang hari kelahirannya, apakah hari 2 bulan Rabiul Awal, ke 8, ke 10 ataukah ke 12? (Syarah Muslim 8/66)

Dalil Penguat Tanggal 12 Rabiul Awal

- Hadis al-Baihaqi

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ قَالَ : وُلِدَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِاثْنَتَيْ عَشْرَةَ لَيْلَةً مَضَتْ مِنْ شَهْرِ رَبِيْعِ الْأَوَّلِ قَالَ الْبَيْهَقِي رَحِمَهُ اللهُ : وَرَوَيْنَا عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ثُمَّ عَنْ قَيْسِ بْنِ مَخْزَمَةَ ثُمَّ عَنْ قبُاَثَ بْنِ أَشِيْمٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وُلِدَ عَامَ الْفِيْلِ وَكَانَ الزُّهْرِي وَمَنْ تَابَعَهُ يَقُوْلُوْنَ وُلِدَ بَعْدَهُ وَالْأَوَّلُ أَصَحُّ (شعب الإيمان - ج 2 / ص 134)

Muhammad bin Ishaq berkata: “Rasulullah dilahirkan pada 12 malam bulan Rabiul Awal”. Al-Baihaqi berkata: “Kami meriwayatkan dari Ibnu Abbas kemudian dari Qais bin Makhzamah kemudian dari Qubats bin Asyim bahwa Nabi dilahirkan pada tahun Gajah. Al-Zuhri dan yang mengikutinya mengatakan bahwa dilahirkan sesudah tahun Gajah. Pendapat pertama lebih sahih (HR al-Baihaqi dalam Syuab al-Iman)

- Riwayat Ibnu Abi Syaibah

قَالَ أَبُوْ بَكْرِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ : حَدَّثَنَا عُثْمَانُ عَنْ سَعِيْدِ بْنِ مَيْنَاءَ عَنْ جَابِرٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ قَالَا : وُلِدَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْفِيْلِ يَوْمَ الْاِثْنَيْنِ الثَّانِيَ عَشَرَ مِنْ رَبِيْعِ الْأَوَّلِ وَفِيْهِ بُعِثَ وَفِيْهِ عُرِجَ بِهِ إِلَى السَّمَاءِ وَفِيْهِ هَاجَرَ وَفِيْهِ مَاتَ فِيْهِ انْقِطَاعٌ وَقَدِ اخْتَارَهُ الْحَافِظُ عَبْدُ الْغَنِى بْنُ سُرُوْرٍ الْمَقْدِسِي فِي سِيْرَتِهِ (سيرة ابن كثير - ج 2 / ص 93)

“Jabir dan Ibnu Abbas berkata: “Nabi dilahirkan pada tahun Gajah, hari Senin 12 Rabiul Awal. Di hari Senin beliau diangkat menjadi Nabi, melakukan Mi’raj ke langit, hijrah ke Madinah dan hari Senin beliau wafat” Sanadnya terputus dan dipilih oleh al-Hafidz Abd al-Ghani bin Surur al-Maqdisi dalam kitab sejarahnya” (Sirah Ibni Katsir, 2/93) Juga dapat dilihat dalam al-Bidayah wa Nihayah Ibnu Katsir.

- Ahli Hadis al-Munawi

(تنبيه) الْأَصَحُّ أَنَّهُ وُلِدَ بِمَكَّةَ بِالشُّعَبِ بِعِيْدِ فَجْرِ الْاِثْنَيْنِ ثَانِيَ عَشَرَ رَبِيْعَ الْأَوَّلِ عَامَ الْفِيْلِ (فيض القدير - ج 3 / ص 768)

“Pendapat yang lebih sahih bahwa Nabi dilahirkan di Kabilah Quraisy pada fajar hari Senin, 12 Rabiul Awal tahun Gajah” (Faidh al-Qadir 3/768)

Bahkan ulama Salafi pun berpendapat 12 Rabiul Awal:

- Syaikh Bin Baz
فتوى رقم (3474):
س: أُرِيْدُ التَّعَرُّفَ عَنْ حَيَاةِ الرَّسُوْلِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَتَى وُلِدَ؟ ...
ج: وُلِدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْاِثْنَيْنِ لِاثْنَتَيْ عَشْرَةَ لَيْلَةً مَضَتْ مِنْ شَهْرِ رَبِيْعِ الْأَوَّلِ عَامَ الْفِيْلِ ... (فتاوى اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء - ج 6 / ص 277)

“Fatwa No 3474: Soal: Saya inging mengetahui kehidupan Rasulullah Muhammad shalla Allahu alaihi wa sallama, kapan dilahirkan?

Jawab: “Nabi dilahirkan di hari Senin, 12 malam di bulan Rabiul Awal tahun Gajah” (Fatawa al-Lajnah al-Daimah li al-Buhuts al-Ilmiah wa al-Ifta’, 6/277)

- Syaikh Abdullah al-Faqih
وَأَكْثَرُ أَهْلِ السِّيَرِ عَلَى أَنَّهُ وُلِدَ يَوْمَ الثَّانِيَ عَشَرَ مِنْ رَبِيْعِ الْأَوَّلِ عَامَ الْفِيْلِ، بَعْدَ الْحَادِثَةِ بِخَمْسِيْنَ يَوْماً (فتاوى الشبكة الإسلامية - ج 44 / ص 50)

“Kebanyakan ahli sejarah bahwa Nabi dilahirkan pada 12 Rabiul Awal, tahun Gajah, setelah 50 hari dari peristiwa tersebut” (Fatawa al-Syabkah al-Islamiyah, 44/50)

فَالْمَشْهُوْرُ فِي كُتُبِ السِّيْرَةِ النَّبَوِيَّةِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وُلِدَ فِي الثَّانِيَ عَشَرَ مِنْ شَهْرِ رَبِيْعِ الْأَوَّلِ عَامَ الْفِيْلِ يَوْمَ الْاِثْنَيْنِ (فتاوى الشبكة الإسلامية - ج 126 / ص 120)

“Pendapat yang masyhur dalam kitab-kitab sejarah kenabian bahwa Nabi dilahirkan pada 12 Rabiul Awal, tahun Gajah” (Fatawa al-Syabkah al-Islamiyah, 126/120)
Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: