Headlines
Loading...
Ke Sumenep, Ada Al-Qur'an Raksasa Tulisan Tangan di Museum Keraton

Ke Sumenep, Ada Al-Qur'an Raksasa Tulisan Tangan di Museum Keraton

[caption id="attachment_13953" align="aligncenter" width="759"]Al-Quran-Raksasa di Musium Keraton Sumenep Al-Quran-Raksasa di Musium Keraton Sumenep[/caption]

SUMENEP - Museum Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur merupakan tempat penyimpanan benda pusaka peninggalan para raja yang pernah memimpin daerah yang berada di wilayah ujung timur pulau garam Madura.


Disini para pengunjung bisa melihat benda-benda bersejarah, seperti Kereta Kencana dan Senjata Perang prajurit Keraton Kabupaten Sumenep. Namun dari benda-benda bersejarah ini ada yang paling menarik, yakni sebuah Al-Quran Raksasa yang memilik berat 500 kilogram dan panjang 4 meter serta lebar 3 meter.


Menurut petugas Museum Keraton Sumenep, Al-Qur’an raksasa ini memiliki daya magic tersendiri. Terbukti, setiap pengunjung yang masuk ke museum selalu mendatangi Al-Qur’an raksasa tersebut. Mungkin pertama kali mereka merasa heran karena baru kali ini ada sebuah Al-Qur’an yang ukurannya besar.


“Banyak sekali pengunjung yang masuk ke museum langsung tertarik untuk melihat Al-Qur’an besar ini, Mas. Mungkin mereka heran baru kali ada Al-Qur’an sebesar itu,” kata Moh. Erfandi, petugas Museum Keraton Sumenep.


Al-Qur’an yang terbuat dari kertas Panoraga dan sampulnya terbuat dari Kulit Kerbau ini, dibuat oleh seorang wanita bernama Sofiyanti warga Desa/Kecamatan Bluto, Sumenep pada tahun 2005. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu hingga 6 bulan, karena Al-Qur’an tersebut ditulis dengan tangan dan bahannya juga cukup sulit didapatkan.


“Al-Qur’an ini ditulis tangan oleh seorang wanita dari Desa Bluto, Mas. Pembuatan Al-Qur’an raksasa ini ditulis pada tahun 2005 saat MTQ yang dilaksanakan di Kabupaten Sumenep,” terang Erfandi.


Selain Al-Qur’an Raksasa yang menjadi pusat perhatian para pengunjung, Kereta Kencana Raja Sumenep Sultan Abdurrahman pada tahun 1812 hingga 1854 masehi yang merupakan hadiah dari Kerajaan Inggris ini juga menjadi pusat perhatian para pengunjung Museum Keraton Sumenep. (ron/matasumenep)

0 Comments:

Cloud Hosting Indonesia